Raul Fernandez berhasil memimpin finis di Grand Prix Sepeda Motor Inggris 2026 yang digelar di Silverstone pada Minggu lalu. Pembalap yang memakai motor Aprilia itu menyelesaikan 20 lap dengan waktu 39 menit 45,930 detik, unggul 2,538 detik atas Jorge Martin. Marco Bezzecchi melengkapi podium ketiga dan membuat tiga motor pabrikan Noale menguasai seluruh peringkat tiga besar.
Inti artikel
- Raul Fernandez berhasil memimpin finis di Grand Prix Sepeda Motor Inggris 2026 yang digelar di Silverstone pada Minggu lalu
- Pembalap yang memakai motor Aprilia itu menyelesaikan 20 lap dengan waktu 39 menit 45,930 detik, unggul 2,538 detik atas Jorge Martin
- Marco Bezzecchi melengkapi podium ketiga dan membuat tiga motor pabrikan Noale menguasai seluruh peringkat tiga besar
Urutan finis dan perubahan posisi di tengah balapan
Persaingan di barisan depan berubah beberapa kali setelah lampu start. Jorge Martin sempat unggul di awal sebelum Raul Fernandez merebut kendali. Bezzecchi terus bertarung untuk podium sementara Alex Marquez menyelesaikan comeback dari posisi ketujuh menjadi keempat.
Pada fase akhir, Raul Fernandez tak terbendung dan menjaga jarak yang semakin lebar meski Martin berusaha mendekat. Motor Aprilia mereka tampil sangat konsisten sepanjang jalannya, mendominasi sepuluh besar lengkap dengan empat rider yang finis atau gagal sebelum garis finis.
Triple podium dan dominasi pabrikan Aprilia

Apa yang lebih menonjol adalah Aprilia benar-benar menguasai trek. Jorge Martin finis kedua, Marco Bezzecchi ketiga, dan Raul Fernandez juara. Tim pabrikan Noale membawa tiga motor yang sama-sama kompetitif sejak awal hingga akhir.
Dominasi ini semakin terlihat dari fakta bahwa ketiga pembalap menggunakan paket mesin dan pengembangan yang sama menyelesaikan balapan dengan target yang sama ketat. Hal ini menjadi bukti kuat kepercayaan pabrikan pada paket motor mereka akhir pekan ini.
Update klasemen setelah Grand Prix Inggris
Setelah race utama, Jorge Martin memperlebar keunggulan menjadi 31 poin di puncak klasemen. Marco Bezzecchi naik ke peringkat kedua dan Ai Ogura turun ke ketiga. Raul Fernandez juga mengikuti dengan 184 poin dan mulai mendekati Fabio Di Giannantonio di peringkat keenam.
Klasemen menunjukkan bagaimana persaingan sangat ketat di kalangan rider. Setiap race memberikan kesempatan bagi pembalap untuk mengumpulkan poin penting sebelum ronde berikutnya di Aragon.
Komentar rider pasca balapan
Semangat dari Raul Fernandez muncul jelas setelah menghindari frustrasi dari kekecewaan di sprint. Ia mengubah semangat tampil tanpa cela di race utama dan meraih kemenangan pertama musim 2026 ini.
Jorge Martin menyatakan sangat ingin kemenangan itu, lalu menjelaskan kesalahannya terkait ride height device serta bagaimana ia mengejar Raul sepanjang 20 lap di trek yang panas. Marco Bezzecchi menyebut fisiknya sudah terkuras habis setelah duel berat melawan Alex Marquez demi merebut podium.
Lingkungan balap yang menuntut pembalap
Silverstone selalu menjadi trek yang menuntut konsistensi karena suhu dan permukaan yang berbeda-beda. Raul berhasil menjaga pedal gas tetap terkendali meski peningkatan tenaga berlebih dan kurangnya rotasi menyebabkan suhu motor semakin tinggi.
Marco Bezzecchi merasa jelas terbebani oleh pengejaran di lap-lap akhir padahal masih di tengah pemulihan dari cedera bahu dan lutut. Ini menunjukkan betapa beratnya tekanan di pertandingan dunia ini.
Langkah berikutnya menuju Michelin Grand Prix Aragon
GP Inggris kali ini juga menandai perubahan kecil di jalur musim. Rundown race setebal 20 lap di Silverstone berakhir dan sekarang semua pembalap sudah mempersiapkan diri menuju ronde kedua belas di Michelin Grand Prix Aragon akhir Agustus mendatang.
Para pembalap membawa momentum dan pengalaman ini ke trek baru. Setiap detail yang diperbaiki di akhir pekan lalu akan menjadi modal berharga untuk menghadapi tantangan di Aragon.







