Jakarta, Optimaise News – Alibaba telah meluncurkan model Qwen3.8-Max yang langsung menempati posisi tertinggi berkat kehebatannya dalam pemrosesan data. Model ini dibangun dengan 2,4 triliun parameter, salah satu yang terbesar saat ini, dan kini tersedia bagi developer di seluruh dunia melalui Alibaba Cloud Model Studio.
Inti artikel
- Alibaba telah meluncurkan model Qwen3.8-Max yang langsung menempati posisi tertinggi berkat kehebatannya dalam pemrosesan data
- Arsitektur Sparse Mixture-of-Experts yang digunakan membuat model ini tetap cepat meski skala datanya luar biasa
- Salah satu fitur paling menonjol dari Qwen3.8-Max adalah window konteks hingga satu juta token
Keunggulan utama Qwen3.8-Max terletak pada efisiensi inferensi yang mampu mengaktifkan hanya sekitar 95 miliar parameter dari total yang ada. Arsitektur Sparse Mixture-of-Experts yang digunakan membuat model ini tetap cepat meski skala datanya luar biasa.
Window Konteks Satu Juta Token untuk Tugas Berat
Salah satu fitur paling menonjol dari Qwen3.8-Max adalah window konteks hingga satu juta token. Kemampuan ini memungkinkan model untuk mengolah dokumen ratusan halaman sekaligus, menyimak serial televisi panjang, atau bahkan memproses rekaman siaran langsung selama 100 jam tanpa kehilangan konteks.
Peringkat Top di Arena AI Text dan Vision
Qwen3.8-Max berhasil menduduki peringkat kelima di Text Arena dan nomor dua di Vision Arena. Prestasi ini menunjukkan bahwa model Alibaba tidak hanya kuat dalam pemahaman teks saja, melainkan juga dalam pemrosesan gambar dan visual lainnya. Pengujian internal juga terbukti efektif, karena model ini mampu menyelesaikan proyek rekayasa perangkat lunak selama 16 hari secara mandiri.
Menciptakan Framework Agent Open Source oh-my-cli
Dalam proses pengembangan, Qwen3.8-Max menghasilkan framework AI agent bernama oh-my-cli yang kemudian dirilis sebagai proyek open source di GitHub. Pengguna bisa langsung mencoba atau mengembangkan aplikasi menggunakan bahasa alami tanpa perlu coding rumit. Hasilnya, pengembangan aplikasi oleh tim kecil menjadi lebih cepat dan terjangkau.
Menang Tantangan Manusia di WWW2025
Di ajang WWW2025 Multimodal Dialogue Intent Recognition Challenge, Qwen3.8-Max mengungguli peserta manusia. Tantangan ini menguji kemampuan memahami maksud percakapan berbasis multimodal. Alhasil, model Alibaba ini terbukti lebih unggul dalam mendeteksi niat pengguna meski dialognya rumit dan panjang.
RecreationBench dan Ketersediaan Via API Global
Alibaba juga memperkenalkan benchmark baru bernama RecreationBench yang dirancang untuk menguji kemampuan rekonstruksi aplikasi tanpa akses ke internet atau kode sumber. Model ini dapat digunakan melalui API di Alibaba Cloud Model Studio sehingga developer global dan lokal bisa langsung mengintegrasikannya ke proyek mereka.






