Qaza Dilarang Rasulullah: Ini Hukum Potongan Rambutnya dalam Hadits

Qaza adalah potongan rambut sebagian yang dilarang dalam hadits Nabi SAW. Temukan dalil lengkap, hukum makruh menurut mazhab, serta cara membedakannya.

Author Image

Nurul

Qaza Dilarang Rasulullah: Ini Hukum Potongan Rambutnya dalam Hadits

Potongan rambut qaza merupakan salah satu larangan yang diajarkan dalam hadits Nabi Muhammad SAW. Ini mencakup mencukur atau memotong sebagian rambut sementara yang lain tetap dibiarkan panjang. Menurut penjelasan dalam kitab Adab Berpakaian dan Berhias karya Syaikh Abdul Wahab Abdussalam Thawilah, tindakan ini termasuk perbuatan makruh yang harus ditinggalkan demi menjaga akhlak Islami.

Inti artikel

  • Potongan rambut qaza merupakan salah satu larangan yang diajarkan dalam hadits Nabi Muhammad SAW
  • Ini mencakup mencukur atau memotong sebagian rambut sementara yang lain tetap dibiarkan panjang
  • Qaza diartikan sebagai potongan rambut yang tidak merata, dengan sebagian dibiarkan tumbuh bebas

Apa Itu Qaza dalam Adab Berhias Islam

Qaza diartikan sebagai potongan rambut yang tidak merata, dengan sebagian dibiarkan tumbuh bebas. Hadits Nabi SAW menyebutkan larangan ini secara eksplisit. Rasulullah bersabda bahwa beliau melarang memotong sebagian rambut dan membiarkan sisanya tetap panjang.

Penjelasan lengkap hadits tersebut berasal dari riwayat Ibnu Juraij yang mengatakan Ubaidillah bin Hafsh meriwayatkan dari Umar bin Nafi bahwa Ibnu Umar mendengar Rasulullah melarang hal tersebut. Ubaidillah kemudian menunjukkan dengan menggunting rambut anak di ubun-ubun dan sisi kepala. Ia menegaskan bahwa bagi anak, jambul dan rambut di tengkuk boleh tetap, tetapi qaza dilarang.

Dalil Larangan Potongan Rambut Qaza dari Rasulullah

Larangan qaza didasarkan pada hadits shahih yang diriwayatkan dari Bukhari dan Muslim. Surah Al-Ahzab ayat 36 juga menjadi dalil penting karena menyatakan tidak ada pilihan lagi setelah Allah dan Rasul menetapkan suatu ketentuan. Selanjutnya, surah Al-Hasyr ayat 7 memerintahkan menerima apa yang diberikan Rasul dan meninggalkan yang dilarang.

Hukum qaza dipandang makruh oleh mazhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali. Perbuatan ini lebih baik ditinggalkan karena bertentangan dengan sunnah Nabi dalam berhias. Menurut kitab Fikih untuk Milenial karya Moh. Mufid, status makruh ini bukan haram, sehingga umat Islam diminta menjauh untuk menjaga kesempurnaan ciptaan Allah.

Perbedaan Qaza dengan Menyambung Rambut dalam Syariat

Qaza hanya berupa potongan sebagian tanpa mengubah panjang atau volume rambut secara keseluruhan. Ini berbeda dari menyambung rambut yang sering melibatkan rambut asli atau sintetis dari orang lain. Menyambung rambut mengandung unsur penipuan dan mengubah ciptaan Allah, sehingga lebih berat hukumnya.

Hadits Abdullah bin Umar RA menyebutkan Allah melaknat perempuan yang menyambung rambut dan perempuan yang meminta disambungkan. Riwayat Asma binti Abu Bakar RA juga mengulang larangan tersebut. Ulama Syafi’iyah membagi pandangan menyambung rambut menjadi haram mutlak atau boleh dengan syarat izin suami, tetapi qaza tetap dalam kategori larangan Nabi tanpa unsur penipuan.

Pandangan Ulama tentang Larangan Qaza

Mazhab empat sepakat bahwa qaza makruh karena menunjukkan ketidakpatuhan pada sunnah Nabi. Hikmah utamanya adalah menjaga kehormatan tubuh manusia dan menjauhkan dari perbuatan yang mencela. Rambut dianggap bagian dari ciptaan Allah yang tidak boleh diubah tanpa alasan syar’i.

Optimaise News mencatat bahwa pemahaman ini membantu umat menjaga adab berhias sesuai ajaran Islam. Larangan qaza menjadi bagian dari pedoman agar setiap perbuatan sesuai syariat tanpa pilihan pribadi setelah ketentuan Allah ditetapkan.

FAQ
Apa itu qaza?
Potongan rambut sebagian yang dilarang dalam hadits, dengan sebagian rambut tetap dibiarkan panjang.
Apa hukumnya?
Makruh menurut mazhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali karena bertentangan dengan sunnah.
Beda dengan menyambung rambut seperti apa?
Qaza hanya memotong sebagian tanpa mengubah panjang, sementara menyambung rambut mengandung unsur penipuan dan lebih berat hukumnya.
Apakah qaza boleh untuk anak-anak?
Bagi anak, jambul dan rambut tengkuk boleh, tetapi qaza dilarang.
Nurul
Redaktur Teknologi

Nurul adalah redaktur teknologi Optimaise News. Meliput gadget, laptop, handphone, spesifikasi, dan harga perangkat untuk pembaca yang banding-banding sebelum beli. Fokus pada fakta spek, rentang harga, dan konteks pemakaian (kerja, kuliah, gaming ringan).