Jakarta, Optimaise News – Tim pusat laboratorium forensik Polri tiba di lokasi kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Pusat pada Jumat malam 7 Agustus 2026 namun belum memulai olah TKP. Mereka menunggu penyisiran Damkar selesai dan bangunan dinyatakan aman sebelum mengumpulkan barang bukti secara ilmiah.
Inti artikel
- Mereka menunggu penyisiran Damkar selesai dan bangunan dinyatakan aman sebelum mengumpulkan barang bukti secara ilmiah
- Gedung sudah dipasangi garis polisi dan dikelilingi aparat kepolisian serta pemadam kebakaran
- Puslabfor Bareskrim Polri memastikan proses olah TKP dan TPTKP baru digelar setelah penyisiran selesai
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menegaskan petugas lab forensik masih di luar sementara Damkar membersihkan sisa api. Gedung sudah dipasangi garis polisi dan dikelilingi aparat kepolisian serta pemadam kebakaran.
Pusat laboratorium forensik polri tunda olah TKP hingga aman
Puslabfor Bareskrim Polri memastikan proses olah TKP dan TPTKP baru digelar setelah penyisiran selesai. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan penyelidikan pemicu kebakaran dilakukan secara ilmiah melalui laboratorium forensik.
Menurut Kapolres Metro Jakpus Kombes Reynold Elisa Partomuan Hutagalung, titik awal api berasal dari lantai 11 yang sedang dalam renovasi. Pemadaman total dikerjakan 100 personel Damkar yang dikerahkan hingga api padam.
Optimaise News mencatat keputusan menunda masuknya pusat laboratorium forensik bertujuan menjaga integritas bukti di lantai yang rusak. Langkah ini menghindari kontaminasi sampel sebelum kondisi struktur dinyatakan aman.
Sepuluh saksi dan empat korban intensif di rumah sakit
Polisi sudah memeriksa 10 saksi, termasuk korban yang sempat terjebak di lantai 15. Orang tersebut bekerja di unit teknis gedung dan kini masih dirawat di rumah sakit.
Laporan MetroTV menyebutkan empat korban dievakuasi dan menjalani perawatan intensif. Mereka termasuk di antara pihak yang memberikan keterangan awal terkait kondisi di dalam bangunan saat api menyebar.
Kehadiran pusat laboratorium forensik jakarta diharapkan memperjelas urutan peristiwa mulai dari lantai renovasi. Temuan ilmiah nanti akan digabungkan dengan keterangan saksi untuk menyusun rekonstruksi lengkap.
Petugas kepolisian menjaga perimeter agar area rawan tidak diganggu. Kerja sama Damkar dan lab forensik menjadi kunci agar rawatan korban dan pengumpulan bukti berjalan seiring tanpa saling mengganggu.
Hingga kini pusat laboratorium forensik polri belum merilis rincian peralatan yang dibawa. Mereka menunggu izin final dari tim pemadam sebelum memasuki zona utama bekas kebakaran.







