Tim promosi Académico de Viseu mencuri satu poin usai menahan imbang Benfica 2-2 pada laga pembuka Primeira Liga 2026-27 di Estádio da Luz, Minggu 9 Agustus 2026. Pertandingan digelar di stadion kosong karena sanksi penutupan tribun tuan rumah, sehingga atmosfer kandang hilang total.
Inti artikel
- Pertandingan digelar di stadion kosong karena sanksi penutupan tribun tuan rumah, sehingga atmosfer kandang hilang total
- Kick-off laga di Portugal berpusat pada malam 9 Agustus 2026 (sekitar 20:30 waktu lokal)
- Untuk penonton di Amerika Serikat, sumber yang dihimpun menyebut beIN SPORTS dan beIN SPORTS en Español sebagai saluran TV
Bagi pembaca yang mencari Benfica vs Academico de Viseu lewat kata kunci siaran gratis, Optimaise News merangkum saluran resmi (terutama pasar AS), catatan free trial FuboTV yang legal, plus kronologi gol dan kutipan pemain-pelatih yang menjelaskan kenapa hasil itu bersejarah setelah 37 tahun absen dari kasta tertinggi.
Jadwal dan saluran resmi beIN-Fubo-Benfica TV INT
Kick-off laga di Portugal berpusat pada malam 9 Agustus 2026 (sekitar 20:30 waktu lokal). Sejumlah pratinjau zona Asia mencatat setara 02:30 dini hari 10 Agustus, jadi cek konversi jam di perangkat kamu sebelum mencari ulang siaran.
Untuk penonton di Amerika Serikat, sumber yang dihimpun menyebut beIN SPORTS dan beIN SPORTS en Español sebagai saluran TV. Opsi streaming yang dicantumkan meliputi FuboTV, beIN SPORTS CONNECT, dan Benfica TV INT. Ketersediaan hak siar beda per negara, termasuk Indonesia; pantau app resmi atau paket legal lokal, bukan tautan gelap.
Bagaimana free trial FuboTV bekerja legal per wilayah
Jalur “gratis” yang legal biasanya lewat masa uji coba atau promo FuboTV, bukan tautan bajakan. Syarat, durasi, dan apakah kartu wajib didaftarkan berubah menurut wilayah dan periode promo. Setelah 2-2 yang mengejutkan, trial yang masih aktif bisa dipakai untuk highlight atau ulang tayang resmi jika platform memberi akses arsip.
Praktik aman: cek dulu apakah beIN/Fubo/Benfica TV INT ada di paket kamu, bandingkan geotarget, lalu batalkan trial sebelum masa tagihan jika hanya ingin sebatas laga pembuka. Berdasarkan sumber yang dirangkum Optimaise News, menonton tanpa bayar hanya sah bila kamu benar-benar memenuhi syarat promo yang berlaku di lokasimu.
Kronologi 2-2: Pavlidis-Prestianni vs Pereira-Clóvis
Benfica unggul lebih dulu lewat Vangelis Pavlidis menit ke-10, lalu menambah lewat tembakan Gianluca Prestianni menit ke-58. Académico de Viseu membalas lewat Rubén Pereira menit ke-55 dan André Clóvis menit ke-67 hingga skor berakhir 2-2.
Prediksi pra-laga yang beredar mengarah ke Benfica 3-1, sejalan dengan jarak kualitas skuad dan sejarah head-to-head lama (pertemuan terakhir tercatat musim 1988-89, empat laga terakhir tanpa gol bagi tim tamu). Kenyataan di lapangan beda: klub promosi yang finis runner-up Liga 2 lewat head-to-head atas Torreense berhasil mengambil poin di markas raksasa Lisbon.
Konteks skuad tuan rumah: Marco Silva menggantikan José Mourinho; musim lalu Benfica finis ketiga dengan rekor 38 kemenangan dan 11 imbang tanpa kekalahan liga. Otamendi ke River Plate; rekrutan baru mencakup Jhon Durán (pinjaman Al Nassr, sudah cetak gol lawan Hearts), Jakub Kamiński, Enzo Barrenechea, dan Clément Lenglet. Di sisi Europa, Benfica sudah menghancurkan Hearts 6-1 pada leg pertama kualifikasi ketiga Liga Europa.
Kutipan Ewerton dan Bruno Pinheiro soal adaptasi 37 tahun
Kiper Académico, Ewerton, digambarkan menahan banyak peluang emas Benfica. Ia menekankan fokus skuad dan nilai poin setelah absen panjang dari I Liga.
“Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit, tetapi kami fokus. Kami memainkan pertandingan yang memanjakan mata. Saya ingin mengucapkan selamat kepada seluruh tim. Saya juga sangat senang dengan penampilan saya, saya membantu tim dengan beberapa penyelamatan. Sudah 37 tahun tidak bermain di I Liga, kami tahu ini akan sulit tetapi kami siap untuk meraih poin dan kami membawa pulang poin penting ini,”
ujar Ewerton kepada BTv. Ia menambahkan rekan setim menerimanya dengan baik sejak transfer, sehingga kepercayaan diri cepat tumbuh.
Pelatih Bruno Pinheiro menilai perbedaan ritme fisik sangat besar. Timnya memakai garis lima bek untuk menutup lebar lapangan dan mengurangi duela 1v1. Ia juga jujur soal stadion kosong: komunikasi di lapangan lebih mudah, dan atmosfer penuh suporter Benfica kemungkinan membuat skor babak pertama jauh lebih berat.
Pramusim Académico tercatat tiga kemenangan dari lima laga, termasuk 1-0 di perebutan tempat ketiga Torneio de Verao da Povoa de Varzim. Andro/André Clovis sempat mencatat empat gol pramusim dan menjadi ancaman yang terbukti di menit ke-67.
Marco Silva dan Tomás Araújo: dampak laga tanpa penonton
Bek Benfica Tomás Araújo menyayangkan start liga seperti itu. Menurutnya peluang tuan rumah banyak, beberapa bola menyentuh tiang, namun kebobolan dari sepak pojok dan umpan silang dinilai terlalu mudah. Ia menegaskan suporter adalah “pemain ke-12” di kandang dan menganggap sanksi merampas keunggulan itu, meski suara pendukung di luar stadion tetap terdengar.
Marco Silva menekankan organisasi Académico sulit dibaca, termasuk cara gelandang dipakai dalam skema 4-3-3, serta pentingnya kualitas di area penyelesaian yang belum optimal di laga pertama. Fokusnya tetap pada tugas Benfica tiap pekan, dengan catatan Braga juga harus diperhitungkan di perebutan gelar selain tiga kandidat rutin.







