PSV vs AZ 0-4: Kartu Merah Buka Jalan AZ Raih Shield Kedua

PSV vs AZ berakhir 0-4 di Johan Cruyff Shield. Kartu merah Veerman buka jalan AZ raih gelar kedua sejak 2013 di Stadion Philips.

Author Image

Adel

Peluang Hiburan PSV Dianulir, Shield Kedua AZ Sejak 2013

– AZ Alkmaar meraih kemenangan telak 4-0 atas PSV Eindhoven dalam laga Johan Cruyff Shield. Titik balik datang lewat kartu merah dini Joey Veerman yang membuka dominasi total juara Piala KNVB terhadap juara Eredivisie di laga pembuka musim Belanda.

Inti artikel

  • AZ Alkmaar meraih kemenangan telak 4-0 atas PSV Eindhoven dalam laga Johan Cruyff Shield
  • Pertandingan digelar di Stadion Philips, Eindhoven, Senin 3 Agustus 2026 dini hari WIB
  • AZ mencetak empat gol tanpa balas dan meraih gelar kedua mereka sepanjang sejarah klub setelah 2013

Pertandingan digelar di Stadion Philips, Eindhoven, Senin 3 Agustus 2026 dini hari WIB. AZ mencetak empat gol tanpa balas dan meraih gelar kedua mereka sepanjang sejarah klub setelah 2013.

Kartu Merah Veerman dan Gol Cepat Meerdink Ubah Jalannya Laga

Joey Veerman diganjar kartu merah oleh wasit Serdar Gözübüyük. Beberapa sumber mencatat kejadian di menit ke-9, sementara yang lain di menit ke-18. Tekel kerasnya mengenai wajah Mexx Meerdink dan dikonfirmasi lewat tinjauan VAR.

Meerdink tetap bermain usai perawatan luka wajah. Dia langsung membuka skor lewat sundulan di menit ke-24 atau 25. Umpan silang yang gagal diantisipasi kiper Matej Kovar dimanfaatkan sempurna. PSV yang tinggal sepuluh pemain langsung kesulitan mengimbangi tempo AZ.

Kiper AZ Jari De Busser sempat menepis peluang dekat dari Dennis Man dan Guus Til. Keunggulan dini itu mengubah seluruh arah laga. PSV kehilangan kendali di lini tengah sejak Veerman diusir.

Serangan Balik AZ di Babak Kedua: Patati, Dijkstra, lalu Penalti Daal

Peluang Hiburan PSV Dianulir, Shield Kedua AZ Sejak 2013
Peluang Hiburan PSV Dianulir, Shield Kedua AZ Sejak 2013.

Babak kedua menjadi pesta serangan balik AZ. Pelatih AZ memasukkan Troy Parrott yang langsung memberi dampak. Kesalahan umpan kapten PSV Mauro Junior dimanfaatkan untuk gol kedua.

Wesley Patati atau Weslley Pinto mencetak gol di menit ke-55 lewat serangan balik cepat. Elijah Dijkstra memperbesar skor menjadi 3-0 tujuh menit kemudian dari skema serangan balik serupa. PSV tak mampu menutup ruang di belakang.

Ro-Zangelo Daal menutup pesta dengan gol keempat dari titik penalti. Calvin Stengs dijatuhkan Yarek Gasiorowski di kotak penalti. Eksekusi Daal sukses dan skor akhir 4-0 sudah tak terkejar.

Peluang Hiburan PSV Dianulir, Shield Kedua AZ Sejak 2013

PSV sempat mendapatkan hiburan lewat Ivan Perisic di menit ke-80. Gol itu dianulir karena offside. Peluang Ruben van Bommel juga tak membuahkan hasil. Dominasi AZ sudah terlalu besar.

Kemenangan ini memberi AZ gelar Johan Cruyff Shield kedua sepanjang sejarah. Mereka juara Piala KNVB yang menghadapi juara Eredivisie. Laga di kandang PSV justru menjadi panggung dominasi total pihak tamu.

Sintesis timeline menunjukkan kartu merah dini sebagai pemicu utama. Perbedaan catatan menit 9 versus 18 dan nama pencetak gol kedua antara Patati dan Pinto disatukan dalam satu alur runtut. Dari tekel Veerman, sundulan Meerdink, serangan balik ganda, hingga penalti Daal, semuanya mengalir tanpa jeda berarti bagi PSV.

Awal Sempurna AZ vs Tugas Bangkit PSV Menuju Eredivisie

AZ memulai musim dengan trofi di tangan. Momentum ini memberi kepercayaan diri tinggi menjelang Eredivisie. Mereka membuktikan kualitas juara Piala KNVB mampu menghancurkan lawan yang lebih berpengalaman di liga.

PSV harus segera bangkit. Laga Eredivisie dimulai pekan berikutnya. Kekalahan 4-0 di kandang sendiri dengan sepuluh pemain menjadi peringatan keras. Mereka perlu memperbaiki konsentrasi dan disiplin di lini tengah.

Bagi pembaca yang mengikuti sepak bola Belanda, hasil ini menandai awal musim yang kontras. AZ tampil solid dan efisien. PSV punya pekerjaan rumah besar agar tak ketinggalan di awal kompetisi domestik.

Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.