Tangerang, Optimaise News – Sejumlah kawasan di Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan sempat gelap Senin 3 Agustus 2026 pagi akibat gangguan pasokan listrik. Pemadaman bermula mendekati pukul 05.00 WIB dan menyentuh area seperti Pesanggrahan, Cilandak, Bintaro, Ciputat, serta Pamulang sebelum pasokan kembali normal bertahap pukul 07.00 WIB.
Inti artikel
- Sejumlah kawasan di Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan sempat gelap Senin 3 Agustus 2026 pagi akibat gangguan pasokan listrik
- PLN UID Jakarta Raya menegaskan proses penormalan sudah dimulai lewat langkah keamanan teknis pukul 05.14 WIB
- Keterangan tertulis Senin pagi menyebutkan fokus utama tim adalah memulihkan layanan, bukan spekulasi penyebab
PLN UID Jakarta Raya menegaskan proses penormalan sudah dimulai lewat langkah keamanan teknis pukul 05.14 WIB. Penyebab masih ditelusuri, sementara warga melaporkan aktivitas Senin pagi sempat terganggu dan ada yang mendengar bunyi keras sesaat sebelum listrik padam.
Apa yang terjadi di jaringan pagi itu
Menurut Haris Andika dari komunikasi PLN UID Jakarta Raya, gangguan terkait pasokan yang menuju wilayah Cirendeu di Tangerang Selatan. Keterangan tertulis Senin pagi menyebutkan fokus utama tim adalah memulihkan layanan, bukan spekulasi penyebab.
Wilayah terdampak mencakup potongan Jaksel dan Tangsel yang biasa ramai di awal hari kerja. Informasi dari laporan media menyebut Bintaro, Cilandak, Pesanggrahan, Ciputat, dan Pamulang masuk zona yang merasakan mati lampu hari ini.
Beberapa warga mendengar dentuman atau ledakan singkat sekitar pukul 05.00 WIB, lalu membagikan pengalaman itu di media sosial. Optimaise News mencatat laporan semacam ini membantu memetakan seberapa luas gangguan dirasakan, meski belum menjadi kesimpulan resmi penyebab.
Cerita warga dan dampak aktivitas pagi
Adil, penduduk Jombang di Ciputat, mengaku listrik padam sekitar pukul 05.00 WIB. Awalnya ia mengira token prabayar habis, baru sadar setelah membaca obrolan grup warga. Aliran listrik di rumahnya menyala lagi mendekati 06.50 WIB.
Yunda di Bintaro merasakan pola serupa: padam sekitar pukul 05.00 WIB dan baru kembali lewat 06.30 WIB. Sementara Damar di Bintaro sektor 2 bilang listrik putus sejak 05.00, sempat dengar kabar bisa sampai 11.00, namun nyala kembali pukul 06.50 WIB. Ia menyebut jadwal Senin pagi jadi kacau karena listrik belum stabil di jam-jam penting.
Bagi pelaku usaha mikro dan kantor kecil, jeda kurang dari dua jam tetap merugikan. Mesin kasir, router internet, dan pendingin minuman bisa mati mendadak, sementara pengiriman pagi tertunda. Pola padam dini hari ke pagi kerja justru lebih terasa karena banyak yang baru menyiapkan operasional harian.
Langkah pemulihan dan saluran aduan PLN
Update resmi PLN menyebutkan pemulihan awal keamanan teknis dilakukan pukul 05.14 WIB. Pasokan untuk seluruh pelanggan kemudian dinormalisasi secara bertahap hingga pukul 07.00 WIB.
PLN menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan. Sisa kendala di level rumah atau gedung diminta dilaporkan lewat kanal digital PLN atau nomor layanan 123 agar bisa ditindaklanjuti tanpa antrean panjang di lapangan.
Bagi UMKM, menyimpan power bank, UPS mini, atau generator darurat sederhana tetap relevan meski gangguan ini relatif singkat. Mencatat waktu padam dan nyala juga membantu saat mengisi laporan gangguan agar petugas mendapat data akurat.







