Makassar, Optimaise News – PSM Makassar resmi mendatangkan gelandang serang berpaspor Belanda keturunan Toraja-Maluku, Navarone Foor. Pengumuman ini datang melalui video perkenalan yang dibuat pemain asli Belanda itu menggunakan bahasa Indonesia.
Inti artikel
- PSM Makassar resmi mendatangkan gelandang serang berpaspor Belanda keturunan Toraja-Maluku, Navarone Foor
- Pengumuman ini datang melalui video perkenalan yang dibuat pemain asli Belanda itu menggunakan bahasa Indonesia
- Kedatangan Navarone Foor mengikat klub dengan tanah leluhurnya yang kuat
Optimaise News mencatat pengumuman tersebut diterbitkan Kamis 13 Agustus 2026 pukul 14.47 WIB. Klub konstan mengumumkan kehadiran Foor yang berusia 34 tahun pada saat pengadaan.
Ikatan Emosional yang Bikin PSM Pilih Foor
Kedatangan Navarone Foor mengikat klub dengan tanah leluhurnya yang kuat. PSM Makassar menekankan bahwa ia memilih membela tim dari akar Toraja-Maluku, mengingat darahnya yang sangat kental di kedua suku tersebut.
Video perkenalan dari klub menunjukkan Foor berbicara dalam bahasa Indonesia, memberikan nuansa personal yang kuat. Slogan Ewako Sangmane Navarone Foor menjadi penutur bagi ikatan ini, menggabungkan identitas lokal dengan pengalaman sepak bola profesionalnya.
Jejak Karier di Tim Akar Belanda
Foor memulai kariernya di NEC U-17 lalu naik ke tim U-19 pada 2009. Ia kemudian pindah ke NEC Nijmegen periode 2011 hingga 2016 sebelum bergabung dengan Vitesse, SC Cambuur, dan musim lalu bermain di VVV-Venlo.
Di lapangan, ia dikenal sebagai playmaker serang yang berpengalaman di berbagai kompetisi Belanda. Omroep Gelderland menyebutnya pemain Vitesse berdarah Indonesia, menunjukkan jaringan internasional yang luas.
Ruang Baru di Super League dan Ikatan Timnas
Kedatangan Foor memberikan opsi bagi lini tengah PSM Makassar musim ini. Artikel sumber menyebutkan bahwa ia pernah menyatakan minat untuk membela Timnas Indonesia, menjadikan peluang gabungan di luar klub semakin terbuka.
Optimaise News mencatat peluang ini menjadi titik penting bagi pemain muda keturunan Papua yang berhasrat merapat ke pentas internasional. Klub memanfaatkan pengalaman Belanda Foor untuk memperkuat rotasi di Liga 1.
Bagi Komentari Lini Tengah Timnas
Pengayaan roster timnas dengan pemain keturunan Toraja-Maluku seperti Foor dapat memperkuat persaingan di tengah para pemain muda berbakat. Ia membawa bekal pengalaman dan sikap yang bisa menjadi contoh bagi generasi berikutnya.
Keputusan bergabung dengan tanah leluhur juga mencerminkan sejarang bagaimana pemain Indonesia merasa dekat dengan budaya asli saat merapat ke tim nasional. Ini membuka ruang lebih luas bagi banyak nama yang mengincar Timnas di masa depan.







