Tim Milik Ayah SIC58 P12

Honda yang sama, hasil beda: O'Gorman P12 dan Rammerstorfer P17 di Silverstone, sementara Veda membuktikan mesin itu masih kompetitif.

Author Image

Dwi

Tim Milik Ayah SIC58 P12

Seri ke-12 Moto3 2026 di Sirkuit Silverstone memperlihatkan kontras mesin Honda yang sama: duo rookie SIC58 Squadra Corse milik Paolo Simoncelli, ayah mendiang Marco Simoncelli, hanya mampu mengantar Casey O’Gorman ke P12 dan Leo Rammerstorfer ke P17. Veda Ega Pratama di Honda Team Asia, plus Adrian Fernandez, menunjukkan bahwa mesin itu masih bisa bicara di lintasan Inggris.

Inti artikel

  • Veda Ega Pratama di Honda Team Asia, plus Adrian Fernandez, menunjukkan bahwa mesin itu masih bisa bicara di lintasan Inggris
  • O’Gorman start dari P17 setelah kualifikasi lemah, lalu menyelesaikan 15 lap dan menjadi satu-satunya peraih poin tim
  • Rammerstorfer finis dua posisi di bawah zona poin P15

O’Gorman start dari P17 setelah kualifikasi lemah, lalu menyelesaikan 15 lap dan menjadi satu-satunya peraih poin tim. Rammerstorfer finis dua posisi di bawah zona poin P15. Optimaise News merangkum, laporan Bolasport terbit Kamis, 13 Agustus 2026 pukul 13.56 WIB, dengan penulis-editor Agung Kurniawan, menempatkan hasil itu sebagai catatan minor beruntun SIC58.

Hasil O’Gorman P12 dan Rammerstorfer P17 di Silverstone

Kualifikasi jadi akar masalah. Start P17 memaksa O’Gorman menghabiskan energi untuk menyusul, bukan mengatur ritme di kelompok depan. Finis P12 masih poin, tetapi jauh dari harapan kompetitif untuk seri ke-12.

Rammerstorfer pulang tanpa poin. P17 berarti dua tingkat di luar ambang P15. Satu akhir pekan, dua rookie Honda di garasi yang sama gagal memberi tekanan pada rival KTM yang lebih bertenaga di atas kertas.

Bagi pembaca di Indonesia, angka itu lebih dari sekadar hasil semalam. Ia mempertegas bahwa label rookie saja tidak cukup bila sesi kualifikasi sudah tertinggal jauh.

Paolo Simoncelli dan dua rookie SIC58 Squadra Corse 2026

SIC58 mengandalkan Casey O’Gorman dan Leo Rammerstorfer sepanjang 2026. Paolo, pemilik tim, sempat memotivasi Rammerstorfer pada Moto3 Belanda, seperti terekam dokumentasi tim. Dorongan itu belum mengubah pola hasil di Inggris.

Sikap Ayah Marco Simoncelli kepada Saingan Veda sempat jadi sorotan di hasil pencarian: kepercayaan pada pembalap sendiri tetap ada, meski tren poin tipis. Di Silverstone, dukungan teknis Honda tetap ada, tetapi eksekusi grid dan balapan tidak sejalan.

Dalam rangkuman Optimaise News, identitas tim yang melekat pada nama Marco Simoncelli justru membuat hasil P12-P17 terasa lebih berat. Ekspektasi publik pada garasi bersejarah itu lebih tinggi daripada skor yang tercetak.

Honda vs KTM: mengapa Veda dan Fernandez tetap bicara

Sumber mencatat mesin Honda SIC58 di atas kertas kalah tenaga dari KTM. Namun perbandingan langsung di Silverstone meruntuhkan alibi mesin semata. Veda dan Adrian Fernandez, juga di Honda, masih mampu bersaing pada seri yang sama.

Artinya, paket yang sama tidak otomatis menghasilkan ritme yang sama. Honda Team Asia memanfaatkan window kompetitif yang tidak terbuka bagi duo SIC58, terutama setelah O’Gorman tertahan di barisan kualifikasi.

Bila KTM unggul tenaga, Honda tetap punya bukti lapangan lewat Veda dan Fernandez. Celahnya ada di manajemen akhir pekan dan posisi start, bukan hanya spek mesin.

Pelajaran klasemen rookie dari awal musim hingga seri Inggris

Garis musim memperjelas jarak. Setelah tiga seri 2026, Veda masih rookie terbaik dengan 27 poin dan P7 klasemen. Ia podium ketiga di Goiania, kelima di Buriram, lalu kecelakaan tanpa poin di COTA.

Maximo Quiles (CFMoto Aspar) memimpin awal dengan 65 poin, diikuti Alvaro Carpe 42 dan Valentin Perrone 38. Rookie lain: Brian Uriarte 23 poin di P9, Rico Salmela 20 di P10. Veda kecewa di COTA, tetapi menyebut itu pelajaran menjelang Jerez 24-26 April 2026.

Menjelang Inggris, data terpisah menempatkan Veda di P6 dengan 90 poin, masih tanpa kemenangan tetapi dua podium (Brasil dan Prancis). SIC58 sudah menumpuk poin kecil lewat O’Gorman 40 dan Rammerstorfer 4 sebelum seri itu. Silverstone menambahkan pola, bukan insiden tunggal: rookie Honda di garasi Simoncelli tertinggal jauh dari rekan mesin yang sama.

FAQ
Siapa yang finis poin untuk SIC58 di Silverstone?
Hanya Casey O’Gorman, P12 setelah start P17 dan 15 lap penuh. Leo Rammerstorfer finis P17, di luar zona poin.
Apakah Honda tidak kompetitif di Moto3 2026?
Tidak otomatis. Veda Ega Pratama dan Adrian Fernandez masih berbicara di Silverstone dengan mesin Honda yang sama keluarga.
Bagaimana status rookie Veda di awal musim?
Setelah tiga seri ia memegang predikat rookie terbaik, 27 poin, P7, meski tanpa poin di COTA.
Dwi
Redaktur Olahraga

Dwi adalah redaktur olahraga Optimaise News. Meliput sepak bola, basket, dan kompetisi internasional: skor, jadwal siaran, transfer, dan analisis pertandingan untuk pembaca Indonesia. Tulisan mengacu sumber pertandingan dan rilis resmi, disusun agar cepat dibaca di beranda dan Google Discover.