Persib Bandung Lolos Final Piala Presiden 2026 Usai Kalahkan Persija

Persib menang 2-1 atas Persija di semifinal Piala Presiden 2026 di Bali; Barros dan Sekulic unggul, Kwon balas, tiket final ke Maung Bandung.

Author Image

Robbi Cahya Yudha

Persib Bandung Lolos Final Piala Presiden 2026 Usai Kalahkan Persija

– Persib Bandung memastikan tiket final Piala Presiden 2026 setelah menaklukkan Persija Jakarta 2-1 pada semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026). Gol Uilliam Barros dan penalti Balsa Sekulic di babak pertama menutup laju Macan Kemayoran; Kwon Chang-hoon hanya mampu memperkecil skor di akhir laga.

Inti artikel

  • Duel rivalitas yang digelar tanpa penonton itu dikawal wasit Jepang Yudai Yamamoto
  • Sejak peluit awal, skuad asuhan Igor Tolic lebih sering menekan
  • Persija sempat merespons lewat Witan Sulaeman, namun penyelesaian akhir masih melambung

Duel rivalitas yang digelar tanpa penonton itu dikawal wasit Jepang Yudai Yamamoto. Catatan Optimaise News menunjukkan Maung Bandung menjadi tim pertama yang mengamankan tempat di partai puncak, sambil menjaga laju sempurna di turnamen pramusim ini.

Persib buka keunggulan 2-0 di babak pertama

Sejak peluit awal, skuad asuhan Igor Tolic lebih sering menekan. Luka Menalo aktif di lini depan; beberapa tembakannya masih dilumat kiper Persija, Aqil Savik, termasuk di menit-menit awal dan menjelang jeda.

Persija sempat merespons lewat Witan Sulaeman, namun penyelesaian akhir masih melambung. Kebuntuan pecah di menit ke-22. Dari situasi sepak pojok, Uilliam Barros lepas dari kawalan dan menanduk atau menembak first time ke gawang hingga skor 1-0.

Tujuh menit kemudian wasit menunjuk titik putih. Denis Kolinger dinilai melakukan handball saat menghalau umpan Adam Alis di kotak penalti. Balsa Sekulic mengeksekusi dengan keras ke sudut bawah; Aqil Savik tak menjangkau, skor menjadi 2-0. Hingga istirahat, keunggulan itu bertahan meski Persija sempat mendapat peluang lewat Eksel Runtukahu.

Persija rebut skor di menit akhir babak kedua

Persija rebut skor di menit akhir babak kedua
Persija rebut skor di menit akhir babak kedua.

Babak kedua berubah wajah. Pelatih Persija Shin Tae-yong memasukkan Victor Dethan dan Kwon Chang-hoon sejak dini untuk menambah energi serangan. Tekanan Macan Kemayoran naik, sementara Persib merespons dengan rotasi untuk menjaga intensitas.

Pertahanan Maung Bandung relatif kokoh meski peluang berbahaya muncul. Baru di menit-menit penutup, umpan silang Dethan disambar Kwon Chang-hoon; gawang Teja Paku Alam jebol, skor 2-1. Persija gagal menyamakan kedudukan sampai peluit panjang.

Di tengah ketegangan, Yamamoto sempat menenangkan Gakuto Notsuda (Persib) yang berdebat dengan Gustavo Almeida (Persija) usai kontak dengan Witan. Laga tetap berjalan hingga Persib memastikan kemenangan.

Bobotoh kritik tajam performa Ramon Tanque

Di luar lapangan, euforia lolos final bercampur suara kritis di media sosial. Sejumlah bobotoh menargetkan performa Ramon Tanque dan menggulirkan tagar agar pemain tersebut digeser dari rotasi utama di akun Instagram resmi klub.

Kritik itu muncul bersamaan dengan rasa lega atas dua gol babak pertama. Redaksi Optimaise News mencatat reaksi campur aduk ini sebagai bagian dari tensi El Clasico Indonesia yang selalu panas, meski pertandingan digelar di Bali tanpa massal di tribun.

Persib pertahankan momentum menuju partai puncak

Dengan hasil ini, Persib unggul di rivalitas musim pramusim dan menjadi finalis pertama. Mereka menunggu pemenang semifinal lain antara Persebaya Surabaya dan Arema FC. Momentum itu penting menjelang Super League 2026/2027: pola serangan cepat lewat Menalo, Barros, dan Sekulic plus disiplin di lini belakang jadi modal yang ingin dijaga Tolic.

Efektivitas finishing di babak pertama membedakan Maung Bandung dari lawan yang lebih sering bergantung peluang set-piece dan umpan silang di babak kedua. Laju tak terkalahkan di Piala Presiden 2026 tetap utuh.

Persija bidik perbaikan tim untuk Super League

Usai laga, bek kiri Pratama Arhan membuka konferensi pers dengan sikap sportif. “Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat kepada Persib karena berhasil melaju ke final,” ucapnya.

Ia menekankan kekalahan sebagai bahan evaluasi. “Bagi saya dan teman-teman, pertandingan ini menjadi bahan pembelajaran. Kami harus memperbaiki berbagai kesalahan agar bisa tampil lebih baik pada liga nanti. Sekali lagi selamat buat Persib,” sambung Arhan.

Menurutnya, skuad Persija masih butuh waktu. “Menurut saya, kami memang masih membutuhkan waktu. Tim ini baru berkumpul dan belum lama berlatih bersama.” Ia menambahkan banyak pemain baru, termasuk asing, yang masih menyesuaikan sistem Shin Tae-yong. Fokus Macan Kemayoran beralih ke babak perebutan peringkat ketiga lawan tim yang kalah di semi lain, sambil mempercepat adaptasi sebelum kompetisi resmi.

Bagi pembaca yang mengikuti rivalitas Bandung-Jakarta, semifinal ini menegaskan bahwa Piala Presiden 2026 tetap menjadi laboratorium taktik: Persib mengunci final dengan dua gol awal, Persija belajar dari komposisi anyar, dan partai puncak menanti pemenang jalur Surabaya-Malang.

Robbi Cahya Yudha
Head of Editorial

Robbi Cahya Yudha adalah Head of Editorial (kepala redaksi) Optimaise News. Latar SEO Specialist / digital marketing, termasuk pengalaman di KATADATA (Business dan Partnership). LinkedIn: https://id.linkedin.com/in/robbi-cahya-yudha-593a6b20b