Surabaya, Optimaise News – Persebaya Surabaya meraih gelar pertama di Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung lewat drama adu penalti 6-5 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam WIB. Kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit sebelum pertandingan ditentukan melalui babak tos-tosan.
Inti artikel
- Kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit sebelum pertandingan ditentukan melalui babak tos-tosan
- Persebaya membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-20 melalui gol Ramadhan Sananta yang memanfaatkan umpan Rizky Dwi Irianto
- Striker Timnas Indonesia itu mencetak cetakan gol kedua tim Bajul Ijo yang tampil sebagai underdog sepanjang turnamen pramusim
Gol Pembuka Persebaya dan Imbang di Babak Pertama
Persebaya membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-20 melalui gol Ramadhan Sananta yang memanfaatkan umpan Rizky Dwi Irianto. Striker Timnas Indonesia itu mencetak cetakan gol kedua tim Bajul Ijo yang tampil sebagai underdog sepanjang turnamen pramusim.
Persib Bandung menyamakan skor 1-1 hanya tiga menit kemudian melalui gol Patricio Matricardi dari situasi bola mati. Laga sengit berlangsung sejak menit awal dengan kedua tim saling menyerang demi trofi bergengsi yang bergulir menjelang musim 2026/2027.
Drama Tambahan Waktu Hingga Babak Penalti
Tidak ada gol tambahan yang tercipta selama perpanjangan waktu 30 menit. Pertandingan berlanjut ketat hingga waktu normal dan tambahan waktu berakhir dengan skor tetap 1-1.
Penentuan juara pun harus dilakukan melalui adu penalti yang berlangsung dengan tensi tinggi. Persebaya Surabaya memenangkan babak tos-tosan 6-5 berkat penyelamatan kiper pengganti Reza Arya terhadap Uilliam Barros dan Hamra Hehanusa.
Pahlawan Adu Penalti dan Algojo Terakhir
Reza Arya menjadi pahlawan utama dengan dua penyelamatan penting yang mengubah jalannya permainan. Ia memberikan kepercayaan kepada rekan-rekannya untuk menjaga ketenangan di babak penalti.
Gledson Paixao da Silva menjadi algojo terakhir yang menuntaskan eksekusi penalti untuk memastikan kemenangan 6-5. Kiper pengganti Persebaya itu juga menyelamatkan satu tendangan penalti dari pihak Persib sebelum giliran terakhir berjalan.
Makna Gelar Pertama bagi Persebaya dan Persib
Gelar ini menjadi trofi Piala Presiden pertama dalam sejarah Persebaya Surabaya. Keberhasilan Bajul Ijo yang konsisten sepanjang turnamen ini meningkatkan kepercayaan diri skuad asuhan Bernardo Tavares.
Meski gagal meraih trofi, Persib Bandung tetap menunjukkan performa kompetitif meski absen beberapa pemain kunci yang membela Timnas Indonesia di ASEAN Hyundai Cup 2026. Pelatih Persib Igor Tolic memberikan apresiasi tinggi pada pemain muda yang mengisi formasi tersebut.
“Kami menembus partai puncak dengan kondisi tim yang tidak utuh. Kami mengorbitkan banyak pemain muda, dan pada akhirnya harus kalah lewat adu penalti,” ujar Tolic dikutip laman resmi Persib.
Persiapan Musim Baru 2026/2027
Kemenangan ini menjadi modal positif bagi Persebaya sebelum bergulirnya kompetisi resmi musim 2026/2027. Hasil ini juga menandai perkembangan positif tim yang tampil konsisten meski kehilangan beberapa pemain utama.
Persib Bandung akan fokus mempersiapkan diri menghadapi Super League 2026/27 dan babak play-off AFC Champions League Two. Pelatih Igor Tolic menekankan pentingnya mempertahankan standar permainan seperti di Piala Presiden ini.
Optimaise News mencatat bahwa laga final ini berlangsung sengit sejak menit awal dan penentuan melalui adu penalti memberikan drama menarik bagi para penggemar sepak bola Indonesia.






