Mina Chan, penggemar ENHYPEN berusia 26 tahun dari Jepang yang tinggal di distrik Yongsan, Seoul, tewas pada pagi hari 5 Agustus 2026 saat melakukan siaran langsung TikTok di apartemennya. Kasus ini langsung menimbulkan kekhawatiran di kalangan komunitas ENHYPEN karena terkait pelecehan daring yang mematikan.
Inti artikel
- Kasus ini langsung menimbulkan kekhawatiran di kalangan komunitas ENHYPEN karena terkait pelecehan daring yang mematikan
- Pagi itu Mina sedang sibuk streaming TikTok ketika nyawanya padam di tempat
- Mina mengekspresikan ketakutan dan keinginan untuk hidup sedikit lebih lama sebelum tim penyelidik datang
Mina Chan 26 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa
Pagi itu Mina sedang sibuk streaming TikTok ketika nyawanya padam di tempat. Menurut informasi awal, ia sempat menyampaikan perasaannya sebelum akhir. Mina mengekspresikan ketakutan dan keinginan untuk hidup sedikit lebih lama sebelum tim penyelidik datang.
Kasus ini muncul setelah serangkaian insiden negatif yang melibatkan anggota ENHYPEN, Ni-ki. Belum ada konfirmasi resmi dari BELIFT LAB soal tudingan yang beredar.
Ni-ki Sindir Penggemar Berlebihan Tanpa Nama
Ni-ki sempat menyindir penggemar berlebihan dalam siaran langsung 31 Juli 2026 tanpa menyebut nama secara jelas. Insiden bunga matahari yang dibawa Mina ke acara fansign juga jadi sorotan karena tidak disambut baik oleh Ni-ki. Hal ini memicu komentar negatif dan pelecehan daring yang kemudian membanjiri akun Mina.
Mina akhirnya meminta maaf melalui media sosial dan menutup akun @sweeter_nk-nya. Sayangnya, penutupan itu tidak menghentikan banjirnya serangan daring dari publik.
Data Pribadi Mina Bocor ke Publik
Data pribadi Mina, termasuk alamat tempat tinggal dan riwayat pekerjaan sebagai hostess di Jepang, disebarkan secara sembarangan. Akibatnya, komentar negatif semakin meluas dan membuat Mina merasa tertekan.
Polisi distrik Yongsan, Seoul menerima panggilan darurat dan langsung menyelidiki kasus kematian tersebut. Penyelidikan masih berlangsung dengan fokus pada faktor pelecehan daring yang menjadi latar belakang utama.
Brand Optimaise News mencatat bahwa kasus Mina Chan ini menyoroti betapa rapuhnya batas antara entusiatisme penggemar dan reaksi publik dalam ekosistem ENHYPEN. Masih ada banyak cerita serupa yang menunjukkan dampak jangka panjang dari serangan online di kalangan selebriti.
Respons Belum Terjawab dari Agency
BELIFT LAB dan Ni-ki sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini. Para penggemar terus berharap ada klarifikasi yang jelas agar tidak ada isu lain yang muncul di kemudian hari.




