Pemkot Malang Bidik PAD dari Event

Pemkot Malang dorong sport tourism dengan revitalisasi venue Gunung Banyak dan program 1.000 event. Target lonjakan okupansi hingga 80 persen serta kontribusi.

Author Image

Dwi

– Pemkot Malang menggarap momentum Gunung Banyak sebagai destinasi paragliding internasional. Mereka jadikan sport tourism sebagai andalan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kegiatan olahraga.

Inti artikel

  • Pemkot Malang menggarap momentum Gunung Banyak sebagai destinasi paragliding internasional
  • Mereka jadikan sport tourism sebagai andalan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kegiatan olahraga
  • Kota ini tak hanya bergantung pada wisata alam, tapi juga event olahraga yang bakal ditambah setelah revitalisasi infrastructure pendukung

Kota ini tak hanya bergantung pada wisata alam, tapi juga event olahraga yang bakal ditambah setelah revitalisasi infrastructure pendukung.

Langkah ini bertumpu pada kolaborasi antar kota dan penyediaan fasilitas yang mendukung pembinaan atlet.

Optimasi Landing Zone Paragliding untuk Standar Internasional

Pemkot Batu segera membenahi landing zone paragliding Songgomaruto di Desa Songgokerto. Area itu dipoles agar memenuhi standar keamanan dan lebih nyaman untuk atlet. Wali Kota Batu Nurochman menegaskan pembenahan harus segera dilakukan setelah evaluasi dari Komandan Lanud Abdulrachman Saleh.

Landing zone ini jadi tumpuan bagi ribuan atlet paralayang yang mengharumkan nama Kota Batu, Jawa Timur, dan Indonesia. Sebelumnya insiden turnamen dipicu kondisi area yang kurang optimal. Kini Pemkot Batu prioritaskan pengecekan dan treatment agar lokasi semakin aman.

Perbaikan ini sekaligus memperkuat posisi Gunung Banyak sebagai venue paragliding dunia. Pembahasan Optimaise News mencatat kemauan Pemkot Batu agar lebih estetik sekaligus aman.

Kolaborasi Dispar dengan KONI Perkuat Event Nasional dan Global

Ketua Bidang Sport Tourism KONI Kota Malang siapkan tujuh fasilitas penunjang untuk Porprov Jatim 2025 di Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu. Fasilitas pertama adalah venue dengan 56 lokasi, 38 di antaranya di Malang.

Media hiburan, pertunjukan budaya, serta objek wisata strategis untuk keluarga atlet jadi prioritas. Pemerintah juga berikan diskon hotel bagi para pembinaan dan wadah UMKM yang jual produk olahraga.

Kepala Dinas Pariwisata Batu Onny Ardianto tekankan venue harus memenuhi standar nasional hingga internasional. Kolaborasi dengan federasi olahraga dan pemerintah pusat jadi kunci agar event olahraga dunia lebih mudah didatangkan ke Batu-Malang.

Event Berdayakan UMKM dan Tingkatkan Wisatawan di Batu-Malang

Program 1.000 event yang digagas Pemkot Malang menunjukkan dampak nyata. Okupansi hotel Kota Malang sudah tembus 80 persen saat event digelar. Wisatawan tidak hanya datang untuk pertandingan, tapi juga mengunjungi kampung tematik, wisata kuliner, dan pasar.

Sport tourism jadi segmen utama. Event olahraga bawa wisatawan yang menginap minimal sehari dan berbelanja di sentra oleh-oleh. Pelaku UMKM lokal ikut diuntungkan karena event menjadi momentum pemasaran produk mereka.

Dampak ekonomi ini sekaligus penggerak kesejahteraan masyarakat. Pemkot Malang buka ruang koordinasi agar kegiatan berjalan lancar tanpa perizinan yang rumit.

Targetkan 1000 Agenda Olahraga untuk Lonjakan Ekonomi Lokal

Kota Malang bidik sport tourism jadi andalan PAD. Revitalisasi Stadion Gelora Brantas pada 2026 sekaligus pembangunan Sport Center tahun 2027 jadi instrumen utama. Fasilitas indoor ini siap menjadi rumah bagi berbagai cabang olahraga.

Target 1.000 event dijamin tingkatkan minat wisatawan dari dalam dan luar negeri. Kolaborasi Pemkot Malang dengan Pemkot Batu jadi inti pengembangan ekosistem sport tourism yang lengkap. Panorama Gunung Banyak yang berada di 1.300 mdpl jadi daya tarik alam yang sulit ditandingi.

Dengan infrastruktur lengkap, Kota Batu-Malang yakin bisa tingkatkan prestasi atlet sekaligus ekonomi lokal. Event olahraga bawa multiplier effect yang nyata bagi UMKM dan pelayanan umum.

FAQ
Apa target Pemkot Malang di sport tourism?
Mereka targetkan sport tourism jadi andalan untuk tingkatkan PAD melalui event olahraga besar.
Fasilitas apa saja yang disiapkan untuk Porprov Jatim 2025?
Enam lebih termasuk 56 venue, media hiburan, pertunjukan budaya, objek wisata, wadah UMKM, serta diskon hotel dan kuliner.
Bagaimana okupansi hotel saat event?
Program 1.000 event berhasil naikkan okupansi hingga 80 persen, jauh di atas rata-rata harian.
Kapan revitalisasi Stadion Gelora Brantas?
Tahun 2026, sekaligus Sport Center baru 2027 untuk latihan jangka panjang atlet.
Dwi
Redaktur Olahraga

Dwi adalah redaktur olahraga Optimaise News. Meliput sepak bola, basket, dan kompetisi internasional: skor, jadwal siaran, transfer, dan analisis pertandingan untuk pembaca Indonesia. Tulisan mengacu sumber pertandingan dan rilis resmi, disusun agar cepat dibaca di beranda dan Google Discover.