Timnas Indonesia keok 3-0 dari Vietnam pada 3 Agustus 2026 di Stadion Pakansari. Kekalahan telak itu langsung memicu kritik dari pemain naturalisasi Vietnam Nguyen Xuan Son yang menyebut Transfermarkt salah hitung market value skuad Garuda.
Inti artikel
- Timnas Indonesia keok 3-0 dari Vietnam pada 3 Agustus 2026 di Stadion Pakansari
- Kutipan persisnya: “Hello Transfermarkt i think you should correct those market values
- See the values of my boys please.”
Pemain Vietnam ini bahkan menuliskan langsung ke akun platform tersebut, memicu psywar seru yang melibatkan respons pemain Indonesia non-pemain. Menurut pantauan Optimaise News, kasus ini membuat Transfermarkt jadi sorotan publik di Indonesia.
Nguyen Xuan Son Kritik Transfermarkt via Instagram
Nguyen Xuan Son, pemain naturalisasi Vietnam yang pernah bernama Rafaelson, menyatakan ingin Transfermarkt memperbaiki perhitungan market value timnya. Kutipan persisnya: “Hello Transfermarkt i think you should correct those market values. That’s not right. See the values of my boys please.”
Kritik ini dimulai pasca kekalahan Indonesia dan langsung menyebar di media sosial. Pemain Vietnam lain ikut merespons dan membalas beberapa pemain Indonesia yang juga menanggapi isu tersebut.
Justin Hubner dan Hendrio Araujo Balas Sindiran
Justin Hubner, pemain Indonesia yang tidak tergabung dalam Piala AFF kali ini, merespons dengan ucapan sopan. Ia menulis, “Di turnamen yang tidak resmi FIFA, kalian bermain sangat bagus, selamat ya, kita akan bertemu lagi di kompetisi resmi.”
Pemain Vietnam Hendrio Araujo lalu membalas singkat dengan kalimat “Terlalu banyak bicara”. Balasan itu menjadi bahan perbincangan lebih lanjut di kalangan penggemar.
Nilai Transfermarkt Timnas Indonesia vs Vietnam
Timnas Vietnam saat ini bernilai total 6,63 juta euro menurut Transfermarkt, sementara tim Indonesia mencapai 19,65 juta euro berkat pemain naturalisasi di Eropa. Timnas Timor Leste berada di peringkat paling rendah dengan nilai hanya 810.000 euro.
Nguyen Xuan Son tercatat sebagai pemain paling berharga Vietnam dengan market value 550.000 euro. Diikuti Nguyen Quang Hai dan Nguyen Dinh Bac masing-masing 400.000 euro, serta Nguyen Hoang Duc dan Bui Hoang Viet Anh 325.000 euro.
| Negara | Nilai Total (Euro) | Pemain Terbaik | Market Value (Euro) |
|---|---|---|---|
| Vietnam | 6.630.000 | Nguyen Xuan Son | 550.000 |
| Indonesia | 19.650.000 | Pemain Naturalisasi | Beragam |
| Timor Leste | 810.000 | João Pedro | 200.000 |
Perbandingan dengan Thailand dan Dampak AFF 2026
Timnas Thailand bernilai 5,48 juta euro, artinya Vietnam unggul di peringkat kedua turnamen setelah Indonesia. Perbedaan nilai itu jadi sorotan jelang laga pembuka Grup A Piala AFF 2026.
Transfermarkt ikut disebut karena nilai yang terlalu rendah untuk skuad Vietnam, padahal tim ini memiliki sejumlah pemain berpengalaman. Isu ini menunjukkan betapa sensitifnya dunia sepak bola terhadap data pasar yang beredar.
Psywar Berlanjut hingga 7 Agustus 2026
Kekalahan 3-0 di Pakansari masih menjadi bahan perbincangan. Pemain Vietnam melanjutkan kritik di media sosial, sementara pemain Indonesia seperti Justin Hubner menjaga nada profesional. Psywarmakin mereda setelah dua hari berlangsung.
Transfermarkt belum memberikan pernyataan resmi atas tudingan salah hitung. Namun, peristiwa ini menarik perhatian netizen yang membahas nilai pasar tim nasional di Asia Tenggara.





