China Manfaatkan Model Anthropic untuk Navigasi Drone Real-Time
National University of Defense Technology di China menerapkan Claude milik Anthropic untuk mengembangkan sistem navigasi drone yang mampu beroperasi secara real-time meski jaringan komunikasi terputus. Drone tersebut bisa menganalisis video langsung dan mengambil keputusan navigasi mandiri. Teknik serupa juga muncul di simulasi operasi maritim oleh Academy of Military Sciences.
Inti artikel
- Drone tersebut bisa menganalisis video langsung dan mengambil keputusan navigasi mandiri
- Teknik serupa juga muncul di simulasi operasi maritim oleh Academy of Military Sciences
- Model ini melibatkan kapal perang, drone, serta kapal selam tanpa awak dalam pelatihan taktis
Model ini melibatkan kapal perang, drone, serta kapal selam tanpa awak dalam pelatihan taktis. Hasilnya lebih efisien karena tidak memerlukan perangkat keras canggih setiap saat. Berita ini disusun Optimaise News untuk pembaca yang mengikuti perkembangan teknologi global.
Distilasi Model jadi Metode Utama Pelatihan Lokal
Jamestown Foundation menyebut model distillation sebagai cara utama institusi China mengembangkan AI lokal. Peneliti mengajukan berbagai pertanyaan ke model Barat lalu menggunakan hasilnya sebagai data sintetis untuk melatih model yang lebih kecil dan bisa dikendalikan sendiri.
Metode ini memangkas biaya pengembangan tanpa bergantung pada GPU berperforma tinggi. Namun, model hasil distillation lebih sempit dan rentan kehilangan mekanisme pengaman yang ada di model asli. Hal ini menciptakan tantangan baru dalam pengendalian teknologi di tingkat internasional.
PLA Unit 96941 Ringkas Kode Sumber Pakai Teknik Serupa
Unit 96941 Angkatan Bersenjata Pembebasan Rakyat China merangkum kode sumber militer pakai GPT-3.5 lalu melatih model lokal untuk pengenalan target. Teknik ini memungkinkan model dapat dijalankan di perangkat keras taktis selama simulasi operasi maritim yang melibatkan kapal perang dan drone.
Reuters meneliti lebih dari 80 makalah akademis serta pengajuan paten dari institusi PLA yang memanfaatkan keluaran model Anthropic untuk melatih versi lokal. North University of China juga memakai Claude 3 Haiku untuk klasifikasi teks dan pemantauan sosial yang lebih cepat.
Anthropic Tetap Tegaskan Batasan Akses di China
Anthropic menyatakan tidak menyediakan akses komersial ke layanan mereka di China. Perusahaan ini aktif memantau penyalahgunaan layanan serta pelanggaran kebijakan pengguna. Pernyataan ini muncul di tengah laporan tentang pemanfaatan model Claude oleh berbagai entitas militer China.
Implikasi bagi Pengembangan AI Militer Lokal
Distilasi model memungkinkan institusi China mengembangkan sistem pertahanan secara mandiri dalam negeri. Pendekatan ini mengurangi ketergantungan pada model besar sekaligus mengatasi keterbatasan GPU. Namun, efektivitas aplikasi di lingkungan militer masih memerlukan verifikasi lebih lanjut karena berbasis pada analisis makalah dan paten.





