Film The Odyssey versi Christopher Nolan berhasil meraih pendapatan box office global US$264 juta pada pekan perdana tayangannya. Di Korea Selatan saja, film ini menarik lebih dari 290.000 penonton pada hari pertama, dengan total 291.359 penonton pada penayangan perdana yang mencakup 44,8 persen dari keseluruhan tiket yang terjual.
Inti artikel
- Film The Odyssey versi Christopher Nolan berhasil meraih pendapatan box office global US$264 juta pada pekan perdana tayangannya
- Pemerintah daerah berencana membuka pameran permanen di bekas pabrik pengolahan ikan tuna Florio pada Oktober mendatang
- Para wisatawan bisa melihat langsung beberapa kostum dan perlengkapan yang digunakan, didukung oleh departemen kebudayaan Sisilia
Menurut pantauan Optimaise News, angka ini menjadi rekor debut terbesar dalam karier sutradara tersebut dan menandai lonjakan signifikan yang juga berdampak pada penjualan buku puisi klasik di Inggris serta Amerika Serikat.
Syuting di Pulau Favignana Bersiap Sambut Wisatawan Pasca-Rilis
Pulau Favignana di Italia yang hanya dihuni sekitar 3.000 jiwa, yang menjadi latar utama syuting Ithaca dalam film ini, kini bersiap menghadapi gelombang wisatawan. Tim produksi menghabiskan beberapa bulan di sana sejak akhir 2024 hingga musim semi 2025 dengan melibatkan 500 warga lokal sebagai pemeran dan pekerja.
Pemerintah daerah berencana membuka pameran permanen di bekas pabrik pengolahan ikan tuna Florio pada Oktober mendatang. Para wisatawan bisa melihat langsung beberapa kostum dan perlengkapan yang digunakan, didukung oleh departemen kebudayaan Sisilia.
Angka ini tak lepas dari tren film tourism yang menurut UNWTO dapat mendongkrak kunjungan hingga 25 hingga 40 persen di destinasi yang muncul dalam film populer. Proyeksi pasar menunjukkan nilai ekonomi global bisa mencapai US$157,5 miliar pada tahun 2036.
Perbandingan Terjemahan Wilson dan Inspirasi Nolan terhadap Karya Homer
Terjemahan puisi The Odyssey karya Emily Wilson tahun 2017 menjadi salah satu inspirasi utama Christopher Nolan. Terjemahan ini dianggap lebih lugas dan mengoreksi bias gender yang ada di versi sebelumnya seperti karya Robert Fagles serta Robert Fitzgerald.
Wilson menerapkan konsep kaca jendela ala George Orwell, membuat bahasa lebih transparan agar pembaca bisa menikmati kedalaman makna tanpa hambatan. Pendekatan ini berhasil membuka pintu bagi pembaca baru meski aslinya dirancang dengan irama puisi yang kuat.
Nolan memilih pendekatan setia yang berambisi menangkap roh Homer secara utuh meski ambisinya besar dengan anggaran US$250 juta. Upaya ini berbeda dari adaptasi sebelumnya seperti miniseri 1997 yang monster-monsternya terasa seperti Muppets, atau film Coen Brothers yang memindahkan latar ke Amerika Selatan.
Struktur Narasi yang Dimulai dari Telemachus dan Rintangan Poseidon
Film ini memulai cerita mendekati akhir karya Homer, saat putra Odysseus bernama Telemachus berusaha menyelesaikan masalah pelamar Penelope di Ithaca. Alur ini dirancang cerdik dengan memadukan kejelasan struktur narasi dengan kerumitan mitologis para dewa yang sering campur tangan manusia fana.
Odysseus, yang diwakili Matt Damon, harus mengarungi lautan yang dikendalikan Poseidon untuk kembali ke rumah. Narasi ini menghubungkan kedua sosok itu melalui rangkaian rintangan dan petualangan yang penuh dinamika antara anak buah dan makhluk aneh.
Durasi tiga jam dalam format IMAX memungkinkan rekonstruksi semesta Zaman Perunggu dengan detail yang hidup tanpa efek berlebihan. Pendekatan ini menghormati spirit aslinya meski mengambil kebebasan kreatif.
Akting Matt Damon hingga Anne Hathaway dalam Latar Yunani Kuno
Matt Damon memerankan Odysseus dengan akting terkendali yang pas untuk peran pahlawan murka di hadapan para dewa. Anne Hathaway dan Tom Holland sebagai Penelope serta Telemachus memberikan kedalaman emosional yang kuat dalam interaksi antar karakter.
Latar Yunani Kuno dihidupkan dengan naturalisme visual yang menyatu, dari Laut Aegea yang berganti rupa menjadi ungu hingga adegan peperangan dengan warna merah tua. Tata kostum dan tata panggung berhasil menangkap era tersebut tanpa jatuh ke kekemasan berlebihan seperti film epik Romawi sebelumnya.
Nolan sebelumnya menawari sutradara Troy tapi memilih Batman Begins sebagai gantinya. Keputusan ini membuktikan kemampuannya menyutradarai adaptasi epik besar yang juga sukses komersial.
Dampak Box Office dan Lonjakan Penjualan Puisi Klasik
Pendapatan US$264 juta di pekan pertama menandai rekor debut terbesar dalam karier Christopher Nolan. Angka ini didukung oleh penjualan tiket presale yang kuat dan format IMAX 70 mm yang habis terjual di berbagai kota.
Di Inggris, penjualan buku puisi The Odyssey melonjak 1.400 persen dalam empat minggu, dengan total 8 juta poundsterling dalam 30 minggu pertama yang naik 13,3 persen dari periode sama tahun lalu. Penjualan di Amerika Serikat pun naik 76 persen menurut Circana BookScan.
Fenomena ini menghubungkan kesuksesan film dengan dampak sastra klasik yang abadi. Bagi pemirsa Indonesia, pengalaman membaca Homer di masa kecil yang kini disematkan dalam layar besar ini membuktikan betapa timelessnya karya itu.






