Investor asing membukukan net sell Rp920,3 miliar di pasar saham Indonesia pada Rabu, 22 Juli 2026. Tekanan jual harian hampir tembus triliunan rupiah, terpusat di DSSA plus saham bank, otomotif, dan tambang.
Inti artikel
- Investor asing membukukan net sell Rp920,3 miliar di pasar saham Indonesia pada Rabu, 22 Juli 2026
- Tekanan jual harian hampir tembus triliunan rupiah, terpusat di DSSA plus saham bank, otomotif, dan tambang
- Meski begitu, IHSG hanya turun 0,09 persen atau 5,54 poin ke 6.334,4
Meski begitu, IHSG hanya turun 0,09 persen atau 5,54 poin ke 6.334,4. Net buy di pasar negosiasi dan tunai Rp192,8 miliar menahan total outflow. Data ini dihimpun Optimaise News dari Stockbit untuk sesi perdagangan tersebut.
Total Outflow Asing: Reguler vs Negosiasi-Tunai
Pasar reguler mencatat net sell asing Rp1,11 triliun. Angka itu jauh lebih besar dari total seluruh pasar. Sebaliknya, negosiasi dan tunai justru mencatat net buy Rp192,8 miliar.
Perbedaan dua lapis ini menjelaskan paradoks harian. Tekanan di papan reguler hampir triliunan, tapi total outflow hanya Rp920,3 miliar. Arus dana asing masih terus keluar dari pasar, namun tidak sebrutal yang terlihat di layar utama.
Net buy negosiasi-tunai berperan sebagai peredam. Tanpa penopang itu, pelemahan IHSG bisa jauh lebih dalam. Trader yang hanya lihat total net sell akan salah baca skala tekanan.
10 Saham dengan Net Sell Asing Terbesar 22 Juli

DSSA memimpin jauh dengan net sell asing Rp229,9 miliar. Diikuti BBRI Rp141 miliar, ASII Rp137,2 miliar, AMMN Rp133,5 miliar, dan TPIA Rp131,9 miliar. Lima saham ini saja sudah menyumbang lebih dari separuh outflow harian.
| Peringkat | Kode Saham | Net Sell Asing (Rp miliar) |
|---|---|---|
| 1 | DSSA | 229,9 |
| 2 | BBRI | 141,0 |
| 3 | ASII | 137,2 |
| 4 | AMMN | 133,5 |
| 5 | TPIA | 131,9 |
| 6 | BUVA | 65,4 |
| 7 | BRMS | 55,8 |
| 8 | TLKM | 52,8 |
| 9 | BMRI | 44,6 |
| 10 | CUAN | 43,9 |
Lima nama berikutnya adalah BUVA Rp65,4 miliar, BRMS Rp55,8 miliar, TLKM Rp52,8 miliar, BMRI Rp44,6 miliar, dan CUAN Rp43,9 miliar. Daftar top 10 lengkap ini khusus untuk 22 Juli 2026, tidak digabung periode lain.
Kehadiran BUVA, BRMS, dan CUAN di jajaran teratas menunjukkan tekanan tidak hanya menimpa bluechip. Asing ramai-ramai keluar dari saham berkapitalisasi besar sekaligus midcap tertentu pada hari yang sama.
Pola Sektor: Energi-Tambang dan Bank Dominan

Sektor energi dan tambang mendominasi lewat DSSA, AMMN, BRMS, serta CUAN. Bank ikut tertekan lewat BBRI dan BMRI. Otomotif diwakili ASII, sementara TPIA mewakili kimia-petrokimia dan TLKM mewakili telekomunikasi.
Konsentrasi di empat klaster itu membuat aliran jual terasa padat. Namun, tidak semua saham di sektor tersebut ikut terjual deras. Seleksi asing terlihat selektif, bukan panik massal di seluruh papan.
Pola ini berbeda dari pelemahan mingguan yang sering digambarkan media. Hari ini lebih terukur: ramai ramai keluar dari nama tertentu, bukan dari seluruh bursa. Data harian memberi gambaran lebih tajam bagi trader yang pantau posisi harian.
IHSG Hanya Melemah Tipis Meski Asing Jual Deras
IHSG tutup di 6.334,4. Pelemahan 0,09 persen terbilang ringan bila dibandingkan skala net sell reguler Rp1,11 triliun. Penopang dari negosiasi-tunai plus pembelian domestik menjaga indeks tetap kokoh.
Paradoks ini menjadi catatan utama Optimaise News. Tekanan jual asing hampir triliunan di reguler, tapi indeks hanya goyah tipis. Investor lokal dan aliran di papan non-reguler ternyata cukup kuat menahan laju turun.
Bila net buy negosiasi-tunai tidak ada, pelemahan bisa menembus 0,5 persen atau lebih. Fakta itu mengingatkan agar tidak menilai pasar hanya dari angka net sell total.
Breadth Pasar dan Nilai Transaksi Harian
Breadth pasar menunjukkan 281 saham naik, 367 turun, dan 317 stagnan. Jumlah saham yang melemah lebih banyak, tapi selisihnya tidak ekstrem. Nilai transaksi harian mencapai Rp18,36 triliun, cukup aktif untuk sesi Rabu.
Breadth yang tidak sepihak ini memperkuat narasi ketahanan indeks. Banyak emiten masih mampu naik meski asing ramai-ramai melepas saham unggulan. Likuiditas Rp18,36 triliun juga menandakan pasar tidak kering.
Gabungan breadth, nilai transaksi, dan net buy di negosiasi-tunai memberi konteks proporsional. Tekanan asing ada, tapi bukan sinyal panik menyeluruh. Trader bisa pakai data ini untuk menilai apakah outflow harian berlanjut keesokan hari.
FAQ Net Sell Asing 22 Juli 2026
Berapa total net sell asing seluruh pasar pada 22 Juli 2026?
Total net sell asing seluruh pasar tercatat Rp920,3 miliar. Angka itu hasil net sell reguler Rp1,11 triliun dikurangi net buy negosiasi plus tunai Rp192,8 miliar.
Mengapa IHSG hanya turun 0,09 persen meski asing jual deras?
Karena aliran beli di pasar negosiasi dan tunai menahan total outflow. Breadth pasar juga menunjukkan 281 saham masih naik, jadi tekanan tidak merata di seluruh papan.
Saham mana yang paling banyak dilepas asing hari itu?
DSSA memimpin dengan net sell Rp229,9 miliar. Diikuti BBRI, ASII, AMMN, dan TPIA yang masing-masing di atas Rp130 miliar.







