Myles Lewis-Skelly, gelandang muda asal Arsenal berusia 19 tahun, kabarnya menjadi incaran Chelsea musim panas 2026. Menurut laporan dari Sky Sports, kelab The Blues mulai memantau pemain yang berpotensi ini setelah kedatangan Bruno Guimarães di lini tengah.
Inti artikel
- Myles Lewis-Skelly, gelandang muda asal Arsenal berusia 19 tahun, kabarnya menjadi incaran Chelsea musim panas 2026
- Arsenal disebut telah mematok banderol Lewis-Skelly di kisaran 45 juta poundsterling atau sekitar Rp1 triliun
- Peluang pindah pemain jebolan akademi mereka juga terbuka meski kontrak baru lima tahun hingga 2030 masih mengikat
Arsenal disebut telah mematok banderol Lewis-Skelly di kisaran 45 juta poundsterling atau sekitar Rp1 triliun. Peluang pindah pemain jebolan akademi mereka juga terbuka meski kontrak baru lima tahun hingga 2030 masih mengikat.
Peluang Transfer Myles Lewis-Skelly di Musim Panas 2026
Myles Lewis-Skelly lahir 26 September 2006 dan sudah dua musim berjibaku di Arsenal bawah arahan Mikel Arteta. Ia muncul sebagai andalan akhir musim lalu setelah bertransformasi dari bek kiri menjadi gelandang tengah. Pemain itu tampil 20 kali di Premier League musim lalu, 15 kali sebagai pengganti, lalu jadi inti di final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain.
Optimaise News mencatat kedatangan Bruno Guimarães dari Newcastle United dinilai akan menyulitkan posisi Lewis-Skelly di lini tengah karena kompetisi semakin ketat. Selain itu, Arsenal masih memiliki Martin Zubimendi dan Mikel Merino untuk bersaing di posisi utama.
Kontestasi Arsenal Versus Chelsea dan Manchester United

Chelsea disebut serius memantau Myles Lewis-Skelly dengan alasan saingan di lini tengah. Sementara itu, Manchester United juga muncul sebagai calon serius setelah Arsenal menawarkan pemain muda itu sebagai salah satu opsi jual untuk mengebalansi pengeluaran transfer termasuk Bruno Guimarães dengan nilai 75 juta poundsterling.
Bandrol Rp1 triliun tersebut masih terjangkau Manchester United yang baru membeli Youri Tielemans dan Andrey Santos. Namun, sumber menyatakan Arsenal awalnya tidak keberatan menjual Lewis-Skelly sebelum berubah pikiran jelang akhir musim karena kepentingan keuangan dan kontrak panjang.
Ketegangan Perburuan Posisi di Lini Tengah The Gunners
Posisi Lewis-Skelly yang semula bek kiri kini berubah menjadi gelandang tengah membuatnya kehilangan tempat di tim utama sementara cedera Riccardo Calafiori membuka kesempatan. Mentalitas kuatnya membuat manajer baru Manchester United Michael Carrick tertarik alternatif bek kiri setelah kekhawatiran soal Luke Shaw yang masih rentan cedera.
Lewis-Skelly tampil 75 kali di semua kompetisi dan mencetak satu gol untuk Arsenal. Ia juga menjadi pemain kunci di final Liga Champions yang membuktikan kontribusi jangka panjang meski sekarang mulai bersaing untuk bermain lebih sering.
Keputusan Arsenal Pertahankan Muda Berbakat Akademi
Menurut laporan Athletic, Myles Lewis-Skelly disebut masih ingin bertahan dan bersaing untuk merebut posisi inti. Pemain yang menandatangani kontrak baru hingga 2030 menunjukkan komitmen tinggi dengan ungkapan ambisi membangun warisan: “Saya ingin meninggalkan warisan. Saya ingin memenangkan semua yang bisa dimenangkan dalam sepak bola,” ujar Lewis-Skelly.
Arsenal dipimpin Mikel Arteta sejak ia bergabung dari akademi jebolan Hale End. Pemain yang tidak ingin kehilangan posisi inti di The Gunners tersebut kini menghadapi tekanan dari dua rival besar Premier League.
Statistik Performa dan Kata-Kata Motivasional Pemain
Lewis-Skelly telah menunjukkan evolusi signifikan di bawah arahan Arteta. Ia tidak hanya jadi cadangan berjumlah 15 kali, tetapi juga menjadi andalan musim lalu setelah transisi dari bek kiri ke gelandang tengah.
Performa itu membuatnya dipilih sebagai bagian dari skuad Arsenal yang sukses meraih trofi Premier League. Meski kini ada persaingan berat, kontrak hingga 2030 memberi Arsenal kendali penuh menghindari penjualan ke Chelsea atau Manchester United.







