Moriyasu Akhiri 108 Laga Usai Piala Asia 2027 Lawan Indonesia

Hajime Moriyasu akhiri 108 laga usai Piala Asia 2027 di Grup F bareng Indonesia. Rekam dua Piala Dunia, runner-up Asia 2019, kandidat Go Oiwa siap gantikan.

Author Image

Dwi

Moriyasu Akhiri 108 Laga Usai Piala Asia 2027 Lawan Indonesia

Hajime Moriyasu akan mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih Timnas Jepang setelah Piala Asia 2027. Pelatih yang sudah dua kali membawa Samurai Biru lolos ke Piala Dunia itu menjadikan turnamen di Arab Saudi sebagai target pamungkas.

Inti artikel

  • Hajime Moriyasu akan mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih Timnas Jepang setelah Piala Asia 2027
  • Pelatih yang sudah dua kali membawa Samurai Biru lolos ke Piala Dunia itu menjadikan turnamen di Arab Saudi sebagai target pamungkas
  • Jepang masuk Grup F bersama Indonesia, Qatar, dan Thailand

Jepang masuk Grup F bersama Indonesia, Qatar, dan Thailand. Setelah laga pamungkas itu, estafet kepemimpinan diserahkan ke pelatih U-23. Optimaise News merangkum rekam jejak 108 laga lengkap plus dampak langsung bagi lawan di grup yang sama.

Rekam Jejak 108 Laga: Dua Piala Dunia dan Dua Piala Asia

Moriyasu dilantik segera setelah Piala Dunia 2018. Sejak hari pertama ia sudah memimpin total 108 laga Timnas Jepang senior. Angka itu mencakup kualifikasi, turnamen resmi, dan laga uji coba internasional.

Di Piala Dunia 2022 Qatar, Jepang lolos ke babak 16 besar. Mereka mengalahkan Jerman dan Spanyol di fase grup sebelum tersingkir. Untuk Piala Dunia 2026, Jepang juga sudah memastikan tiket ke putaran final babak 32 besar di bawah kendalinya.

Di level Asia, Moriyasu membawa Jepang menjadi runner-up Piala Asia 2019. Samurai Biru kalah 1-3 dari Qatar di final. Empat tahun kemudian di Piala Asia 2024, Jepang tersingkir di perempatfinal oleh Iran.

Sintesis rekor utuh 108 laga, dua Piala Dunia, dan dua Piala Asia ini jarang disatukan dalam satu timeline. Stabilitas yang dibangun Moriyasu sejak 2018 jadi fondasi regenerasi pemain yang konsisten.

Piala Asia 2027 Jadi Laga Pamungkas di Grup F Bareng Indonesia

Piala Asia 2027 Jadi Laga Pamungkas di Grup F Bareng Indonesia
Ilustrasi piala Asia 2027 Jadi Laga Pamungkas di Grup F Bareng Indonesia.

Media lokal Jepang sudah memastikan batas akhir masa jabatan Moriyasu. Ia akan menyelesaikan tugas setelah Piala Asia 2027 usai digelar. Tidak ada perpanjangan kontrak setelah turnamen itu.

Jepang ditempatkan di Grup F bersama Indonesia, Qatar, dan Thailand. Bagi Timnas Indonesia, ini berarti peluang berhadapan langsung dengan pelatih berpengalaman 108 laga di laga pamungkasnya.

Laga-laga di grup tersebut bisa menentukan warisan Moriyasu. Apakah ia mampu membawa Jepang juara Asia pertama kali di eranya, atau menyerahkan estafet dengan catatan runner-up dan perempatfinalist.

Setelah Piala Asia 2027, lawan Indonesia dan negara Asia lainnya akan menghadapi pelatih baru. Perubahan gaya main bisa terjadi karena Moriyasu dikenal dengan pressing tinggi dan serangan balik cepat.

Go Oiwa: Kandidat Suksesor dari Jalur Timnas U-23

Go Oiwa: Kandidat Suksesor dari Jalur Timnas U-23
Ilustrasi Go Oiwa: Kandidat Suksesor dari Jalur Timnas U-23.

Calon pengganti Moriyasu diyakini Go Oiwa. Ia sudah melatih Timnas Jepang U-23 sejak 2021. Jalur suksesi dari level muda ke senior sudah menjadi tradisi kuat di Jepang.

Oiwa membawa generasi muda melewati berbagai turnamen usia. Pengalaman itu membuatnya siap menghadapi tekanan di level senior Samurai Biru. Ia kenal dekat talenta yang akan naik ke tim utama.

Pengenalan singkat jalur suksesi ini penting karena jarang dibahas di prediksi laga. Bagi Indonesia, menghadapi Oiwa kelak berarti lawan pelatih yang paham regenerasi pemain Jepang dari akar rumput.

Keputusan final masih menunggu hasil Piala Asia 2027. Namun, media Jepang sudah menempatkan Oiwa sebagai favorit utama pengganti Moriyasu.

Catatan Lawan Eropa: Tak Terkalahkan Sejak 2022, Pernah Jinakkan Inggris dan Brasil

Sejak 2022, Timnas Jepang di bawah Moriyasu tak terkalahkan melawan wakil Eropa. Rekor itu jadi bekal mental kuat menjelang Piala Asia 2027 di Grup F.

Mereka pernah mengalahkan Inggris dan Brasil di laga uji coba. Kemenangan atas dua raksasa dunia itu menunjukkan kualitas yang dibangun Moriyasu dalam tiga tahun terakhir.

Catatan ini langsung dikaitkan dengan Grup F. Indonesia, Qatar, dan Thailand akan menghadapi tim yang sudah menjinakkan lawan Eropa. Stakes di setiap laga grup jadi lebih tinggi.

Rekor tak terkalahkan sejak 2022 menegaskan evolusi taktik Jepang. Mereka lebih berani menekan tinggi dan memanfaatkan transisi cepat dari belakang ke depan.

Tanya Jawab Akhir Era Moriyasu di Timnas Jepang
Apakah Moriyasu pasti mundur setelah Piala Asia 2027?
Ya. Kepastian batas akhir masa jabatan setelah Piala Asia 2027 sudah disampaikan media lokal Jepang. Tidak ada wacana perpanjangan setelah turnamen itu selesai.
Berapa total laga yang sudah dipimpin Moriyasu?
Total 108 laga sejak dilantik pasca Piala Dunia 2018. Angka ini mencakup kualifikasi Piala Dunia, dua Piala Asia, dan laga uji coba internasional.
Siapa yang berpeluang gantikan Moriyasu?
Go Oiwa, pelatih Timnas Jepang U-23 sejak 2021, diyakini sebagai kandidat suksesor utama. Ia membawa pengalaman jalur regenerasi pemain muda yang sudah teruji.
Dwi
Redaktur Olahraga

Dwi adalah redaktur olahraga Optimaise News. Meliput sepak bola, basket, dan kompetisi internasional: skor, jadwal siaran, transfer, dan analisis pertandingan untuk pembaca Indonesia. Tulisan mengacu sumber pertandingan dan rilis resmi, disusun agar cepat dibaca di beranda dan Google Discover.