Juergen Klopp (59) resmi ditunjuk DFB sebagai pelatih baru Timnas Jerman di Frankfurt. Mantan pelatih Liverpool ini meneken kontrak empat tahun penuh untuk memulihkan daya saing Die Mannschaft yang terus merosot sejak juara Piala Dunia 2014.
Inti artikel
- Juergen Klopp (59) resmi ditunjuk DFB sebagai pelatih baru Timnas Jerman di Frankfurt
- Debutnya dijadwalkan September lawan Belanda di UEFA Nations League
- Klopp membawa filosofi kerendahan hati dan kesabaran membangun skuad yang dinikmati serta didukung penuh rakyat usai hengkang dari Red Bull
Debutnya dijadwalkan September lawan Belanda di UEFA Nations League. Klopp membawa filosofi kerendahan hati dan kesabaran membangun skuad yang dinikmati serta didukung penuh rakyat usai hengkang dari Red Bull.
Kontrak Empat Tahun dan Trio Asisten yang Dibawa ke Bangku Cadangan
Kontrak empat tahun memberi Klopp tanggung jawab utuh hingga Piala Eropa 2028 dan Piala Dunia 2030. Ia tinggalkan jabatan di Red Bull demi tawaran DFB yang dianggap tugas nasional.
Trio asisten yang dibawa ke bangku cadangan adalah Peter Krawietz, Pepijn Lijnders, dan Sven Bender. Kombinasi ini membentuk reuni staf era Liverpool dan Dortmund yang pernah membawanya juara Liga Champions.
Lijnders sempat bekerja di bawah Guardiola sebelum bergabung dengan Klopp. Bender menambah elemen lokal sebagai mantan pemain Die Mannschaft. Optimaise News melihat susunan ini sebagai fondasi filosofi satu suara di ruang ganti.
Mengapa Nagelsmann Mundur dan Kursi Pelatih Jerman Kosong

Julian Nagelsmann mundur setelah Jerman tersingkir babak 32 besar Piala Dunia 2026. Skuadnya kalah adu penalti dari Paraguay dan meninggalkan kursi pelatih kosong.
Kegagalan itu mempertegas krisis daya saing yang sudah berlangsung lebih dari satu dekade. DFB butuh sosok yang mampu merombak mental dan gaya main secara cepat.
Presiden DFB Bernd Neuendorf menyebut Klopp sebagai kandidat ideal setelah diskusi intens. Per Mertesacker juga diperpanjang sebagai direktur olahraga hingga 2030 agar struktur stabil.
Kata Klopp: Tugas Istimewa Menyatukan Orang Jerman
Klopp menilai pekerjaan ini tugas istimewa yang melampaui sekadar menang laga. Ia ingin tim nasional kembali menjadi jembatan yang menyatukan seluruh orang Jerman.
Dalam pernyataannya ia menekankan kerendahan hati dan kesabaran. Tim harus dibangun pelan-pelan agar dinikmati dan didukung penuh rakyat di setiap pertandingan.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Red Bull yang membuka jalan. Spekulasi bahwa Juergen Klopp kian dekat jadi pelatih baru Timnas kini resmi terwujud sebagai pelatih baru timnas.
Jadwal Debut September: Lawan Belanda di UEFA Nations League
Laga pertama Klopp sebagai pelatih baru Timnas Jerman digelar September melawan Belanda. Pertandingan itu menjadi ujian langsung filosofi barunya di kancah internasional.
UEFA Nations League memberi ruang eksperimen tanpa tekanan turnamen besar. Hasil di sana akan jadi acuan awal menjelang Euro 2028.
Klopp sudah mulai menyusun skema pemusatan. Fokus utamanya menanamkan intensitas tinggi dan kebersamaan yang sempat hilang.
Jejak Karier: Dari Liverpool-Red Bull Kembali ke Dugout Nasional
Perjalanan Klopp dimulai di Mainz, lalu membesarkan Dortmund, memuncak di Liverpool, dan sempat di Red Bull. Dua musim lalu ia hengkang dari Anfield sebelum menerima peran di grup Red Bull.
Kini ia kembali ke dugout nasional setelah Jürgen Klopp adalah pelatih kepala baru Timnas Jerman. Timeline Mainz, Dortmund, Liverpool, Red Bull, Timnas memperjelas kenapa penunjukan ini istimewa.
Pengalaman juara Eropa dan liga top memberi modal untuk merombak Die Mannschaft. Optimaise News mencatat langkah ini sebagai titik balik ambisi Jerman di kancah dunia.







