Modus Pungli Baru: Dicegat Rp25 Ribu Usai Keluar Thamrin

Armada dicegat minta Rp25 ribu usai keluar Thamrin City meski hanya melintas. Polsek Tanah Abang verifikasi viral pungli modus tiket.

Author Image

Bagus

Modus Pungli Baru: Dicegat Rp25 Ribu Usai Keluar Thamrin

Hanya melintas usai keluar dari Mal Thamrin City, sejumlah sopir angkutan di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, mengaku dicegat dan dimintai uang secara paksa. Aksi penarikan itu ditutupi dengan pemberian tiket parkir agar terlihat sah di mata umum. Padahal para sopir bersikeras sama sekali tidak memarkir armada mereka di bahu jalan mana pun. Kejadian ini memicu perbincangan di kalangan pengemudi angkutan barang.

Inti artikel

  • Aksi penarikan itu ditutupi dengan pemberian tiket parkir agar terlihat sah di mata umum
  • Padahal para sopir bersikeras sama sekali tidak memarkir armada mereka di bahu jalan mana pun
  • Kejadian ini memicu perbincangan di kalangan pengemudi angkutan barang

Pola penarikan paksa terhadap armada yang hanya melintas usai keluar mal tersebut memicu komitmen Polsek Tanah Abang. Mereka akan memverifikasi dugaan pungli yang beredar lewat video viral di media sosial. Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prastyo menyatakan pihaknya segera mengecek informasi tersebut secara menyeluruh. Respons cepat ini diharapkan menenangkan para sopir yang merasa dirugikan.

Dicegat Beberapa Meter Usai Keluar Thamrin City

Insiden tersebut berlangsung di Jalan H.M. Saleh Ishak yang terletak di Jakarta Pusat. Sopir baru saja meninggalkan kawasan perbelanjaan Thamrin City ketika tiba-tiba dicegat. Orang yang diduga pelaku datang dari seberang jalan dengan cepat. Mereka langsung menghampiri armada yang sedang melaju pelan.

Jarak penangkapan sangat dekat. Hanya beberapa meter setelah melewati pintu keluar mal. Sopir mengaku tidak sempat berhenti sejenak apalagi memarkirkan kendaraan dengan benar. Video yang beredar di media sosial menampilkan momen pengakuan sopir di tempat kejadian secara langsung. Rekaman itu memperjelas posisi armada yang masih di jalur lalu lintas.

Lokasi strategis dekat mal menjadikan titik itu rawan bagi armada angkutan. Banyak sopir yang mengantar atau menjemput barang ke dalam kawasan lalu langsung keluar. Mereka tak berniat menggunakan fasilitas parkir resmi sama sekali. Pola dicegat segera setelah keluar membuat ruang manuver sangat terbatas.

Bayar Rp10 Ribu Tetap Dapat Tiket Tarif Rp25 Ribu

Bayar Rp10 Ribu Tetap Dapat Tiket Tarif Rp25 Ribu

Sopir yang bernama Wiwin mengaku diminta membayar sebesar Rp25 ribu di lokasi tersebut. Ia hanya mampu memberikan Rp10 ribu karena keterbatasan uang yang dibawa saat itu. Permintaan itu disampaikan dengan tegas oleh orang yang menghampiri.

Meski pembayaran hanya parsial Rp10 ribu dari tagihan Rp25 ribu, Wiwin tetap diserahi tiket parkir. Tiket itu mencantumkan tarif Rp25 ribu seolah transaksi telah selesai penuh. Pemberian tiket berfungsi sebagai penutup aksi agar tidak terlihat sebagai pungutan liar semata.

Cara ini membuat modus tampak lebih rapi dibanding pungli tanpa bukti. Sopir yang menerima tiket merasa ada dokumen yang mengikat meski ia tahu tak pernah parkir. Keraguan muncul di benak korban sehingga sulit melawan di tempat kejadian. Pola bayar separuh tetap dapat tiket menjadi ciri khas aksi di titik itu.

Pengakuan Berulang dari Lebih dari Satu Sopir

Pengakuan Berulang dari Lebih dari Satu Sopir

Pengakuan tidak hanya datang dari Wiwin. Sopir lain bernama Ramos juga mengaku pernah mengalami kejadian serupa di lokasi yang sama. Ia menceritakan pengalaman itu setelah melihat video viral beredar luas.

Ramos sempat menolak permintaan uang pada saat kejadian. Ia tegas menyatakan hanya melintas dan tidak memarkir armada sama sekali di bahu jalan. Penolakan itu dilakukan karena ia yakin tak ada dasar untuk menarik biaya parkir.

Cerita berulang dari lebih dari satu sopir mengungkap adanya pola yang menarget armada angkutan barang. Mereka yang baru keluar dari mal menjadi sasaran utama. Bukan para pengunjung yang parkir resmi di dalam area perbelanjaan, melainkan yang sekadar lewat usai menyelesaikan urusan.

Interval yang sangat dekat, yakni dicegat hanya beberapa meter setelah keluar kawasan, memperbesar peluang keberhasilan aksi. Sopir belum sempat mempercepat kendaraan atau mencari jalur alternatif. Kondisi lalu lintas di sekitar mal yang padat turut mendukung kelancaran penangkapan semacam itu.

Polsek Tanah Abang Pastikan Verifikasi Informasi Viral

Polsek Tanah Abang pastikan akan memverifikasi informasi viral tersebut. AKBP Dhimas Prastyo selaku Kapolsek menyatakan pihaknya segera mengecek semua keterangan yang muncul. Video yang diunggah di akun Instagram dan media sosial lain menjadi salah satu acuan.

Status penanganan masih berada di tahap cek awal. Belum ada konfirmasi resmi mengenai identitas pelaku maupun langkah penindakan yang sudah diambil. Kepolisian berhati-hati agar data terkumpul lengkap sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

Pihak kepolisian mengumpulkan keterangan dari lebih dari satu sopir yang mengaku mengalami. Rekaman video yang beredar juga diteliti secara saksama. Langkah ini untuk memastikan fakta di lapangan sesuai dengan pengakuan publik.

Verifikasi dini ini penting agar isu tidak berlarut. Masyarakat menunggu kejelasan dari aparat soal dugaan pungli berbalut tiket parkir di kawasan itu.

Ancaman Proses Hukum Jika Dugaan Terbukti

Jika dugaan pelanggaran terbukti benar, polisi akan menindak pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ancaman proses hukum dijatuhkan agar modus serupa tidak berkembang lebih jauh. Pemberian tiket parkir siluman dianggap sebagai upaya menutupi aksi penarikan paksa.

Proses hukum dapat dilayangkan kepada pihak yang terbukti memaksa penarikan uang dari sopir yang hanya melintas. Polsek Tanah Abang berkomitmen penuh menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan padat seperti Tanah Abang. Mereka tak ingin armada angkutan merasa waswas setiap kali keluar mal.

Sopir angkutan dan masyarakat umum diimbau untuk segera melapor bila mengalami atau menyaksikan kejadian serupa. Hasil verifikasi yang sedang berjalan diharapkan membawa kejelasan dalam waktu dekat. Transparansi penanganan menjadi kunci agar kepercayaan publik tetap terjaga.

Bagus
Redaktur Berita & Game

Bagus adalah redaktur berita Optimaise News. Meliput isu nasional, kriminal, dan game. Menyusun hard news dan berita umum dengan prioritas kejelasan siapa-apa-kapan-di mana, cocok untuk halaman beranda dan pembaca yang butuh ringkasan cepat.