Xavi Hernandez mengakui Lionel Messi masih memimpin Timnas Argentina secara spiritual menuju final Piala Dunia 2026 di usia 39 tahun.
Bintang Inter Miami mencatat delapan gol dan empat assist sepanjang turnamen, menempatkannya di puncak daftar top skor, sementara Argentina bersiap menghadapi Spanyol di Stadion New York New Jersey pada Senin, 20 Juli 2026.
Statistik Messi yang Masih Memimpin Top Skor di Usia 39
Di edisi Piala Dunia 2026, La Pulga kembali jadi tumpuan utama skuad Albiceleste hingga babak puncak. Delapan gol plus empat umpan gol membuatnya memimpin klasemen pencetak gol turnamen.
Usia 39 tahun biasanya jadi fase pelambatan karier striker papan atas. Namun catatan Optimaise News menunjukkan pengaruh Messi di lapangan dan di ruang ganti justru tetap terasa di setiap babak yang dilalui Argentina.
Performa itu mengulang pola yang sudah familiar sejak juara di Qatar. Bedanya, burden skor dan penciptaan peluang kini lebih besar di pundak pemain yang berkostum Inter Miami di level klub.
Pujian Xavi soal Kerendahan Hati dan Daya Saing Abadi

Mantan rekan setim di Barcelona itu mengaku kehabisan kata usai menyaksikan daya juang Messi. Xavi Hernandez menekankan bukan hanya angka gol, melainkan sikap yang tetap lapar meski lemari trofi hampir penuh.
“Saya mengatakan kepadanya: ‘Saya benar-benar tidak tahu harus berkata apa lagi kepadamu’. Kami terdiam oleh seseorang yang memiliki kerendahan hati untuk terus kompetitif,” ujar Xavi dikutip dari Mundo Deportivo.
Ia menambahkan sisi kepemimpinan yang jarang terukur di papan skor. “Dia adalah sosok yang sangat kompetitif. Dia telah memainkan peran sebagai pemimpin secara spiritul dalam timnya dengan sangat baik,” jelasnya.
Bingkai pujian serupa sempat muncul di liputan lain yang mengangkat narasi Xavi Samakan Lionel Messi dengan Michael Jordan. Kali ini, penekanan Xavi lebih ke kerendahan hati dan peran spiritual di ruang ganti Argentina.
Argentina Pertahankan Gelar Lawan Spanyol di New York
Final digelar di Stadion New York New Jersey pada Senin, 20 Juli 2026. Argentina datang sebagai juara bertahan dan membidik gelar dunia keempat jika menang.
Spanyol membawa generasi muda jebolan akademi La Masia, sementara Argentina masih bertumpu pada Messi sebagai produk paling sukses dari jalur yang sama. Xavi dan Javier Mascherano sempat menyinggung jejak Barcelona yang terasa di kedua kubu final ini.
Menurut pantauan Optimaise News, duel itu jadi ujian ganda: mempertahankan mahkota dunia sekaligus membuktikan regenerasi tanpa kehilangan sentuhan sang kapten berusia 39 tahun.
Rekam Prestasi Lengkap yang Sudah Diraih La Pulga
Di level tim nasional, Messi sudah mengoleksi satu Piala Dunia, dua Copa America, dan trofi Finalissima. Di level individu, delapan Ballon d’Or menempatkannya di puncak pengakuan dunia yang hampir tak terbantahkan.
Hampir setiap gelar kompetisi yang ia kejar sudah pernah digenggam. Justru karena lemari trofi itu penuh, Xavi terkesan melihat hasrat Messi yang belum padam di panggung terbesar.
Bagi timnas, angka Ballon d’Or kurang relevan dibanding kemampuan menjaga rasa lapar kolektif. Itulah poin yang Xavi sebut sebagai kepemimpinan spiritual.
Perbandingan Kontribusi Messi 2022 versus 2026
Di Piala Dunia 2022, Messi menyumbang tujuh gol dan tiga assist serta dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen. Empat tahun berselang, kontribusinya naik menjadi delapan gol dan empat assist sebelum final digelar.
Pola “menggendong” Albiceleste terasa berulang, hanya dengan beban skor yang lebih tebal di edisi Amerika Utara. Argentina butuh gelar itu untuk mengunci status juara dunia keempat dalam sejarah mereka.
Perbandingan angka itu menegaskan satu hal: usia 39 tahun belum memadamkan daya cipta di fase kompetisi paling padat. Final kontra Spanyol akan jadi ujian terakhir apakah pola 2022 bisa ditutup dengan hasil serupa.
FAQ
Berapa gol dan assist Messi di Piala Dunia 2026 sejauh ini?
Messi sudah mengemas delapan gol dan empat assist, sehingga memimpin daftar top skor turnamen menjelang final.
Kapan dan di mana final Spanyol vs Argentina digelar?
Final Piala Dunia 2026 digelar Senin, 20 Juli 2026 di Stadion New York New Jersey, mempertemukan Spanyol dengan juara bertahan Argentina.
Apa yang membuat Xavi Hernandez kagum pada Messi?
Xavi menekankan kerendahan hati Messi yang tetap kompetitif meski hampir semua gelar sudah digapai, plus perannya sebagai pemimpin spiritual di dalam tim.
Prestasi apa saja yang sudah dimiliki Messi bersama Argentina?
Messi meraih satu Piala Dunia, dua Copa America, dan Finalissima bersama Argentina, serta delapan Ballon d’Or di level individu.







