Hasil Prancis Vs Spanyol raih 2-0

Author Image

Dwi

18 Juli 2026

Hasil Prancis Vs Spanyol raih 2-0

Spanyol menundukkan Prancis 2-0 pada semifinal Piala Dunia 2026 dan memastikan tiket partai puncak. Dua gol La Roja lahir lewat penalti Mikel Oyarzabal menit 22 serta penyelesaian Pedro Porro di menit 58 di AT&T Stadium, Arlington, 15 Juli 2026 dini hari WIB.

Menurut pantauan Optimaise News, kemenangan taktis itu menonjol dari eksekusi set-piece dan kombinasi cepat lini tengah, bukan hanya dominasi bola semata. Spanyol kini menunggu lawan final dari laga Inggris versus Argentina.

Momen penalti dan kombinasi yang membuka keunggulan

Sejak peluit awal, pasukan Luis de la Fuente lebih sering menguasai permainan dan menekan dari kedua sayap. Lamine Yamal berulang kali merepotkan lini belakang Les Bleus lewat akselerasi di sisi kanan.

Keunggulan pertama tercipta setelah Yamal dijatuhkan Lucas Digne di dalam kotak pinalti. Wasit menunjuk titik putih, dan Oyarzabal mengeksekusi dengan tenang hingga mengelabui Mike Maignan.

Babak kedua memperlihatkan prancis spanyol menang bergeser ke arah yang lebih tegas. Di menit 58, Dani Olmo memainkan duet umpan pendek sebelum Porro menuntaskan peluang lewat tembakan akurat yang tak mampu dihalau.

Catatan Optimaise News menunjukkan, gol Yamal pada menit 60 sempat tercatat namun dibatalkan karena posisi offside. Skor 2-0 tetap bertahan untuk Spanyol.

Dampak cedera dan pergantian yang mengubah ritme Prancis

Dampak cedera dan pergantian yang mengubah ritme Prancis

Pada menit 30, William Saliba harus diganti Maxence Lacroix karena cedera hamstring. Kehilangan bek inti itu memaksa Didier Deschamps mengubah pola bangun serangan.

Les Bleus kerap mengandalkan umpan lambung setelah struktur pertengahan retak. Rabiot diganti Kone di babak kedua, sementara Barcola digeser Doue saat intensitas ditekan naik.

Meski Mbappe dan Dembele mencoba mempercepat serangan balik, barisan Spanyol yang dipimpin Rodri tetap rapi. Peluang berbahaya Prancis jarang sampai menguji Unai Simon secara maksimal.

Tekanan akhir yang gagal membuahkan hasil

Tekanan akhir yang gagal membuahkan hasil

Prancis menaikkan intensitas di sepertiga akhir laga demi memangkas ketertinggalan. Beberapa tendangan bebas dan serbuan sayap muncul, tetapi semua redaman Spanyol cukup disiplin.

Luis de la Fuente memperkuat area depan gawang kala tekanan memuncak. Ferran Torres, yang baru beberapa menit masuk, nyaris menjebol lewat sundulan, namun bola melebar tipis di sisi gawang Maignan.

Hingga peluit panjang, gawang Spanyol tetap steril. Spanyol menang roja final semakin jelas setelah skor 2-0 bertahan penuh.

Formasi awal serta rotasi pemain kedua kubu

Prancis memulai dengan Maignan di bawah mistar, ditopang Kounde, Upamecano, Saliba, dan Digne. Di lini tengah ada Tchouameni serta Rabiot, sementara Dembele, Olise, Barcola, dan Mbappe mengisi lini depan.

Rotasi Prancis meliputi Lacroix (30), Kone (46), Doue (57), lalu Theo Hernandez dan Cherki (72). Susunan itu mencerminkan upaya menambal lubang di belakang sekaligus menyegarkan serangan.

Spanyol menurunkan Simon; di belakang Porro, Cubarsi, Laporte, dan Cucurella. Rodri bersama Ruiz mengontrol tengah, sementara Yamal, Olmo, Baena, dan Oyarzabal mengisi jalur ofensif.

Pergantian La Roja mencakup Ferran Torres (74), Pedri dan Merino (77), serta Llorente dan Nico (84). Rotasi itu menjaga keseimbangan tanpa merusak struktur yang sudah unggul.

Tantangan final: menanti lawan dari laga Inggris-Argentina

Dengan spanyol roja final sudah dipastikan, La Roja menunggu pemenang duel Inggris melawan Argentina. Siapa pun lawannya, tantangan final menuntut kontrol tempo yang sama ketatnya seperti semifinal ini.

Hasil Prancis Vs Spanyol menegaskan efektivitas Spanyol dalam memanfaatkan pelanggaran di kotak pinalti dan menuntaskan kombinasi cepat. Roja final piala dunia 2026 kini menjadi target konkret setelah menepis ancaman Les Bleus.

Bagi pembaca di Indonesia, laga ini menutup drama semifinal satu bracket dengan skor bersih. Menang roja final berikutnya akan menentukan apakah dominasi penguasaan bola Spanyol berlanjut hingga trofi.