Jakarta, Optimaise News – Kylian Mbappe menjadi pahlawan Real Madrid saat Los Blancos comeback 2-1 atas Olympique Marseille pada babak utama Liga Champions di Santiago Bernabeu, Rabu (17/9/2025) dini hari WIB. Dua gol penalti di menit 28 dan 81 mengunci tiga poin setelah Timothy Weah unggul lebih dulu.
Inti artikel
- Dua gol penalti di menit 28 dan 81 mengunci tiga poin setelah Timothy Weah unggul lebih dulu
- Dua gol ke gawang Marseille menandai pencapaian numerik penting
- Mbappe kini mengumpulkan 50 gol untuk Real Madrid hanya dalam 64 pertandingan
Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, brace itu membuat Mbappe tembus 50 gol bersama Madrid dalam 64 laga dan menggeser peran Vinicius Junior di lini depan. Frasa pencarian marseille vs bilbao ikut naik di sejumlah platform saat nama dua klub Eropa tersebut digandeng di prediksi bilbao vs marseille dan rekap kemenangan Arsenal atas Bilbao di matchday yang sama.
Mbappe Tembus 50 Gol Madrid dalam 64 Laga
Dua gol ke gawang Marseille menandai pencapaian numerik penting. Mbappe kini mengumpulkan 50 gol untuk Real Madrid hanya dalam 64 pertandingan. Ritme itu menempatkannya sebagai wajah baru serangan Los Blancos yang cepat mengunci gelar protagonis.
Di tengah musim yang baru bergulir, torehan ini juga menambahkan catatan musim: enam gol dari lima laga, empat di antaranya di La Liga. Angka tersebut menegaskan ketergantungan Madrid pada finishing Mbappe di fase liga Champions dan kompetisi domestik.
Dua Penalti Putuskan Laga usai Weah Unggul Dulu

Pertandingan dibuka dengan ancaman Mbappe lewat tendangan salto yang meleset. Cedera Trent Alexander-Arnold di menit kelima memaksa Dani Carvajal masuk. Marseille malah unggul menit 22: Mason Greenwood merebut bola dari Arda Guler lalu memberi umpan pendek kepada Timothy Weah yang menyelesaikan serangan balik.
Wasit menunjuk titik putih menit 28 setelah Rodrygo ditekel Geoffrey Kondogbia. Mbappe mengeksekusi penalti pertama dengan rapi, skor 1-1. Babak kedua berubah dramatis. Carvajal menerima kartu merah menit 71 usai menanduk kiper Geronimo Rulli. Madrid tinggal 10 pemain, namun handball Facundo Medina di kotak penalti menit 80 memberi penalti kedua. Mbappe lagi-lagi berhasil, skor akhir 2-1.
Courtois masih sempat menepis usaha on target Greenwood di sisa waktu. Susunan awal Madrid menempatkan Mbappe sebagai striker dengan Rodrygo, Arda Guler, dan Franco Mastantuono di belakangnya, sementara Marseille mengandalkan Aubameyang-Weah-Greenwood di depan.
Geser Vinicius: Statistik Musim dan Kariernya Kini
Dengan brace penalti, Mbappe perlahan menggeser Vinicius Junior sebagai sosok paling berpengaruh di lini depan Madrid. Enam gol dari lima laga musim ini menempatkannya di puncak daftar pencetak gol internal klub pada periode tersebut.
Total karier juga melonjak: 340 gol dari 447 pertandingan. Sintesis angka ini menunjukkan bahwa marseille vs bilbao dan frasa sejenis seperti athletic bilbao vs marseille sering muncul bersamaan di mesin pencari, padahal laga aktual yang memicu keramaian adalah duel Madrid-Marseille yang membesarkan nama Mbappe di Bernabeu.
Posisi Ketujuh Sepanjang Masa UCL Sejajar Muller
Dua gol di matchday pembuka menempatkan Mbappe di peringkat ketujuh top skor sepanjang masa Liga Champions dengan 57 gol. Ia sejajar Thomas Muller. Status itu memperkuat narasi superstar Madrid yang ketagihan mencetak gol di kompetisi elit Eropa.
Bagi pembaca yang membandingkan prediksi marseille vs bilbao atau nostalgia marseille vs athletic bilbao uefa europa league 2015-16, data UCL terbaru ini jauh lebih relevan: fokusnya pada adiksi scoring Mbappe, bukan pertemuan historis Bilbao-Marseille.
Konteks 10 Pemain dan Reaksi De Zerbi
Madrid memenangkan laga dengan 10 pemain setelah kartu merah Carvajal. Comeback dari ketertinggalan di kandang, plus empat kemenangan beruntun La Liga sebelumnya, memberi fondasi solid di fase liga Champions. Marseille datang dengan catatan tandang Ligue 1 yang buram: kalah 4-0 dari Lorient dan 1-0 dari Lyon.
Pelatih Marseille Roberto De Zerbi sempat menyatakan ambisi meraih hasil terbaik di Madrid meski sejarah sulit. Selepas laga, pihak Marseille juga menyoroti keputusan wasit soal penalti kedua yang dinilai memalukan. Optimaise News mencatat dari keterangan sumber media bahwa laga disiarkan lewat platform streaming populer di Indonesia, sehingga skor 2-1 dan statistik Mbappe cepat tersebar.
Ringkasnya, brace penalti Mbappe tidak hanya menyelamatkan poin Madrid. Ia menetapkan standar baru di lini depan Los Blancos, menggeser hierarki lama, dan menempatkan dirinya sejajar legenda top skor UCL hanya dalam hitungan puluhan laga.







