Jakarta, Optimaise News – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau LRT Jakarta di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis, 13 Agustus 2026. Yang masih tertahan bukan rel, melainkan persinyalan di beberapa titik, dengan target rampung 20 Agustus 2026 sebelum rute Velodrome, Manggarai diharapkan diresmikan Agustus ini.
Inti artikel
- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau LRT Jakarta di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis, 13 Agustus 2026
- Setelah Fase 1B beroperasi, Pemprov DKI merencanakan perpanjangan ke Dukuh Atas mulai 2027
- Dana disebut sudah tersedia lewat pembahasan dengan Asisten Keuangan Eli dan Jakpro
Setelah Fase 1B beroperasi, Pemprov DKI merencanakan perpanjangan ke Dukuh Atas mulai 2027. Dana disebut sudah tersedia lewat pembahasan dengan Asisten Keuangan Eli dan Jakpro. Target penyelesaian Agustus 2028. Itulah kerangka di balik pernyataan Pramono: LRT Rute Velodrome-Manggarai Diperpanjang ke Dukuh Atas Mulai 2028, yang menyambung empat wilayah ibu kota.
Sisa kerja: persinyalan hingga 20 Agustus 2026
Pramono membedakan LRT Jakarta dari LRT Jabodebek. Lintasan LRT Jakarta disebut 12,2 kilometer, investasi Rp12,1 triliun, dan 11 titik pemberhentian. Saat dicek, seluruh stasiun dinilai sudah siap dipakai, kecuali sistem persinyalan.
“Kalau ditanya berapa kesiapan secara keseluruhan? Sekarang ini sudah di angka 97,99 ya, jadi hampir 98 persen,” kata Pramono. Yang kurang hanya persinyalan di beberapa titik, dengan janji selesai 20 Agustus 2026. Tanpa sinyal aman, layanan publik belum dibuka meski struktur fisik hampir selesai.
Fase 1B Velodrome, Manggarai sendiri sekitar 6,4 kilometer dan menambah lima stasiun: Rawamangun, Pramuka BPKP, Pasar Pramuka, Matraman, dan Manggarai. Setelah menyatu dengan lintas Pegangsaan Dua, Velodrome, total jaringan menjadi sekitar 12,2 kilometer. Waktu tempuh Kelapa Gading, Manggarai disebut sekitar 28 menit.
Empat wilayah tersambung setelah Dukuh Atas

Sudut yang ingin ditekankan Pramono bukan sekadar jadwal proyek. Lintasan yang sudah ada menyambung Kelapa Gading di utara, Jakarta Timur, lalu kawasan selatan di sekitar Manggarai. Bila ditarik ke Dukuh Atas, Jakarta Pusat masuk dalam satu rangkaian.
“Nanti kalau kemudian kita sambungkan sampai Dukuh Atas, empat kota. Jadi Jakarta Utara, Timur, Selatan, dan Jakarta Pusat,” katanya. Bagi penumpang harian, itu berarti satu moda ringan bisa menjangkau empat wilayah tanpa pindah ke pojok kota yang terputus.
Kawasan Dukuh Atas juga mulai mendapat pedestrian deck. Jembatan pejalan itu dirancang mempermudah pindah moda. Optimaise News mencatat dari keterangan narasumber bahwa kerangka empat wilayah ini yang membedakan proyek lanjutan dari sekadar perpanjangan rel.
Fase 1B hampir 98 persen, harap diresmikan Agustus 2026

Pramono berharap peresmian jatuh pada Agustus 2026 karena menilai layanan sudah siap. Tanggal pasti masih difinalisasi. Ia meminta pengumuman diserahkan ke Istana, sambil memastikan koordinasi sudah berjalan.
“Saya sungguh berharap bisa diresmikan pada Agustus, karena memang sudah siap. Dan sekarang ini kita sedang finalisasi, dan mudah-mudahan apakah tanggalnya berapa nanti biar Istana yang menyampaikan, tetapi kami sudah berkoordinasi untuk bisa diresmikan pada Agustus ini,” ucap Pramono.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi sempat menyebut rencana peresmian 26 Agustus 2026. Angka itu belum dikunci gubernur sebagai tanggal resmi. Yang jelas, warga Jakarta Selatan diharapkan bisa naik LRT menuju Kelapa Gading begitu layanan dibuka.
Anggaran lanjutan dan hub Manggarai, Dukuh Atas
“Untuk penyambungan atau penyelesaian trase ini, saya sudah berdiskusi dengan Asisten Keuangan, dengan Ibu Eli, dan juga dengan Jakpro, kita akan mulai tahun depan ini, dan dananya sudah tersedia. Dan diharapkan selesai pada Agustus 2028,” ucap Pramono.
Jalur lanjutan disebut sekitar 2 kilometer sehingga total Velodrome, Dukuh Atas sekitar 14,5 kilometer. Perkiraan biaya pembangunan Manggarai, Dukuh Atas sekitar Rp2,1 triliun dari APBD. Pramono menilai pembebasan lahan tidak menjadi hambatan.
Stasiun KRL Manggarai disebut melayani sekitar 1,8 juta pelanggan per hari. Dengan stasiun LRT di sisi yang sama, kawasan itu dinilai bisa menjadi hub baru selain Dukuh Atas. Direktur Utama LRT Jakarta Roberto Akyuwen mengatakan stasiun Manggarai ditujukan agar fasilitas modern dan nyaman, sehingga budaya bepergian ikut berubah, bukan hanya beton yang berubah.
Kawasan itu juga diarahkan ke konsep transit oriented development. Pramono membuka wacana integrasi kereta bandara dari Manggarai agar penumpang tidak perlu pindah moda di BNI City. Menurut rangkuman Optimaise News, alur keputusan melibatkan Eli, Jakpro, dan Istana, dari anggaran 2027 hingga tanggal peresmian Fase 1B.
Proyeksi penumpang, jam layanan, dan rute berikutnya
Perkiraan penumpang awal rute Kelapa Gading, Manggarai sekitar 60.000 orang per hari. Setelah operasional normal, angka itu diproyeksikan naik menjadi sekitar 80.000. Jam layanan direncanakan pukul 05.00, 24.00 WIB, mengikuti pola KRL.
Penggunaan angkutan umum di Jakarta disebut naik sekitar 15 persen berdasarkan data bulan sebelumnya, menurut Pramono. Ia merencanakan cabang berikutnya ke Jakarta International Stadium, dengan izin Kementerian Perhubungan, serta sambungan dari Velodrome ke Whoosh di Halim. Skema creative financing disebut sebagai salah satu opsi pembiayaan.
Tarif jalur baru belum diputuskan. Garis waktu yang bisa dipegang pembaca: persinyalan hingga 20 Agustus 2026, operasi Fase 1B pada Agustus 2026, groundbreaking perpanjangan 2027, target Dukuh Atas Agustus 2028, lalu wacana JIS dan Halim.







