Logo Baru Instagram Mirip AI Slop

Instagram merilis logo tulisan baru setelah 10 tahun, tapi netizen langsung bilang 'Instagzam'. Ars Technica sebut mirip kesalahan AI. Wajar atau justru karya.

Author Image

Dyah

Logo Baru Instagram Mirip AI Slop

– Instagram merilis logo tulisan baru setelah sepuluh tahun tak berubah. Desain tersebut dinilai lebih ramping dan modern, tapi justru memunculkan reaksi panas dari pengguna. Mereka menyebutnya mirip AI slop berkualitas rendah. Netizen langsung memberi label Instagzam di kolom komentar unggahan Head of Instagram Adam Mosseri.

Inti artikel

  • Instagram merilis logo tulisan baru setelah sepuluh tahun tak berubah
  • Desain tersebut dinilai lebih ramping dan modern, tapi justru memunculkan reaksi panas dari pengguna
  • Mereka menyebutnya mirip AI slop berkualitas rendah

Pembaruan ini diumumkan pada 13 Agustus 2026 melalui unggahan di Threads dan akun Instagram pribadinya. Klaim resmi digoyang banyak orang karena hasilnya tampak begitu jelas tertiru pola kesalahan tipografi generasi AI saat ini.

Pembaruan Logo Teks yang Tertunda 10 Tahun

Sebelumnya, Instagram hanya mengubah logo ikon pada 2016, meninggalkan wordmark tulisan berbasis kursif sejak sekitar sepuluh tahun lalu. Kali ini, perubahan pertama kali dilakukan sejak logo asli diluncurkan di 2010. Mosseri menyebut perubahan ini sebagai bentuk penyegaran agar tampil lebih tajam tanpa menghilangkan fondasi kesederhanaan yang jadi ciri khas platform.

Desain baru mengganti sebagian huruf dengan gaya cetak sederhana sambil mempertahankan sebagian lain dengan gaya kursif. Paduan dua gaya ini menciptakan kesan yang unik dan, menurut banyak pengguna, kurang natural.

Mengapa Netizen Langsung Panggil ‘Instagzam’

Netizen langsung ramai dengan kritik di komentar. Yang paling sering dibahas adalah huruf ‘r’ yang mirip sekali dengan huruf ‘z’. Bagi yang melihatnya, bentuk tersebut membuat orang membayangkan ‘Saya robot dan tidak tahu seperti apa bentuk huruf r’.

Huruf ‘s’ yang awalnya sengaja dilengkung untuk menghormati gaya kursif lama justru terlihat acak. Jarak antarhuruf di sekitar ‘g’ juga terasa tidak seimbang. Kombinasi ini membuat tampilan baru langsung dipersalahkan sebagai hasil generasi AI yang masih buruk dalam merancang tipografi presisi.

Tiruan Pola Kesalahan AI dari Ars Technica

Creative Director Ars Technica, Aurich Lawson, mengomentari bahwa logo baru ini bukan hasil penggunaan AI oleh tim desainer Instagram. Namun, hasilnya memang meniru pola kesalahan yang kerap muncul saat AI generasi saat ini berusaha menggambar huruf. Lawson menjelaskan bahwa huruf yang terlihat terpotong, spasi tidak seimbang, serta struktur teks yang seolah-acak.

Baginya, meski tidak disengaja, bentuk tersebut bisa dilihat sebagai simbol zaman. Desainer Instagram memang ingin mengikuti gaya tulisan sambung khas Instagram lama, tapi akhirnya justru terlihat mengambil font secara acak. Ini menunjukkan betapa sensitifnya tipografi terhadap detail kecil.

Kelebihan Sekaligus Kekeliruan dalam Tipografi Baru

Di satu sisi, gaya cetak sederhana yang dipilih memang lebih bersih dan mudah dibaca daripada font kursif yang kadang kurang konsisten. Di sisi lain, kekhawatiran tentang ukuran font dan jarak huruf masih ada. Kombinasi kedua gaya ini memang menciptakan kesan modern, tapi kurang sempurna untuk tugas sebagai identitas merek.

Beberapa media seperti The Verge dan MobileSyrup juga menyebut tampilan baru ini dengan sarkasme sebagai ‘Instagzam’. Kritik serupa muncul dari kolom komentar unggahan Mosseri, menunjukkan betapa langsungnya reaksi netizen terhadap perubahan kecil ini.

Bayang-Bayang Era AI untuk Branding Media Sosial

Logo baru ini tak bisa dipisahkan dari isu AI yang lagi ramai dibahas. Instagram sendiri menekankan bahwa mereka memandang AI sebagai peluang untuk meningkatkan kreativitas pengguna, bukan menggantikannya. Namun, bagi sebagian orang, tampilan ini justru jadi simbol bahwa teknologi AI masih belum bisa memahami huruf dengan presisi tinggi.

Secara tak langsung, logo ini bisa dilihat sebagai karya jenius yang tidak disengaja. Ia menggambarkan bagaimana masa depan branding digital mungkin terbentuk dari sentuhan teknologi yang masih kasar. Instagram belum mengumumkan jadwal penerapan resmi pada semua pengguna, tapi perubahan ini sudah cukup menggoyang citra kesederhanaan yang selama ini menjadi keunggulan.

FAQ
Kapan logo baru dirilis?
Perubahan logo tulisan diumumkan pada 13 Agustus 2026 oleh Adam Mosseri.
Apa yang membuatnya dibandingkan AI?
Netizen dan analis menyebut huruf ‘r’ mirip ‘z’, jarak huruf di ‘g’ tidak seimbang, serta font terasa acak seperti kesalahan generasi AI.
Apakah tim Instagram pakai AI untuk desain ini?
Tidak, sebutan Ars Technica bahwa mereka tidak menggunakan AI, meski hasilnya mirip.
Akan diubah kapan secara resmi?
Instagram belum mengumumkan jadwal penerapan di semua akun pengguna.
Dyah
Redaktur Hiburan

Dyah adalah redaktur hiburan Optimaise News. Meliput film, selebriti, drama Asia, dan industri hiburan regional. Menyusun berita hiburan berbasis rilis, unggahan resmi, dan konteks industri agar pembaca mendapat ringkasan yang jelas, bukan sekadar copas judul viral.