Jakarta, Optimaise News – Vivo mematangkan lini flagship X500, X500 Pro, dan X500 Pro Max dengan pembeda utama ukuran layar dan desain. Leaker Digital Chat Station di Weibo, dikutip 12 Agustus 2026, merevisi rumor lama 6,7, 6,8 inci menjadi 6,59; 6,37; dan 6,85 inci, plus chipset MediaTek Dimensity 9600 di model dasar.
Inti artikel
- Vivo mematangkan lini flagship X500, X500 Pro, dan X500 Pro Max dengan pembeda utama ukuran layar dan desain
- Model reguler X500 diklaim memakai panel 6,59 inci
- X500 Pro justru 6,37 inci, lebih kecil dari saudara regulernya
Dalam rangkuman Optimaise News, spesifikasi penting yang membedakan tiga kelas itu kini lebih jelas: Pro justru paling ringkas, Pro Max paling lebar, dan basis data IMEI menempatkan model V2610 sebagai kandidat Pro Max. Itu membantu pembaca memilah harga spesifikasi berita versus rumor yang masih bergerak.
Segmentasi pasar berbasis ukuran layar X500
Model reguler X500 diklaim memakai panel 6,59 inci. X500 Pro justru 6,37 inci, lebih kecil dari saudara regulernya. X500 Pro Max memegang layar terlebar 6,85 inci sebagai varian premium.
Pola itu memecah satu seri menjadi beberapa kelas genggam, bukan sekadar naik spesifikasi linier. Revisi dari kisaran 6,7, 6,8 inci menandai perubahan strategi: Pro sebagai unit kompak, Max sebagai perangkat media.
Untuk Pro, bocoran panel menyebut OLED BOE 6,37 inci, resolusi 1,5K+, dan refresh 144Hz LTPO. Sertifikasi TKDN Indonesia 40,33 persen tercatat untuk model V2610, isyarat persiapan pasar lokal.
| Varian | Layar | Chipset (bocoran) |
|---|---|---|
| vivo X500 | 6,59 inci | Dimensity 9600 |
| vivo X500 Pro | 6,37 inci OLED BOE 144Hz LTPO | Dimensity 9600 Pro 2nm |
| vivo X500 Pro Max | 6,85 inci | Flagship seri (V2610 IMEI) |
Detail chipset dan performa Dimensity 9600

X500 dikabarkan memakai MediaTek Dimensity 9600. X500 Pro memakai Dimensity 9600 Pro dengan fabrikasi 2nm. Proses yang lebih rapat biasanya menekan panas dan boros daya pada sesi foto atau game panjang, meski angka resmi belum diumumkan pabrik.
Nomor model V2610 muncul di daftar IMEI untuk kandidat Pro Max. Sertifikasi 3C di China untuk jalur Pro Max disebut mendukung pita n79 dan komunikasi satelit BeiDou. Perangkat berjalan Android 17 berbasis OriginOS 7, dengan sidik jari ultrasonik di bawah layar.
Rating IP68/69 dikaitkan ke Pro Max. Itu relevan buat pengguna yang sering di luar ruangan. Spesifikasi berita reviews masih menunggu uji lab resmi, jadi angka chip tetap berstatus rumor leaker.
Tren kamera flagship Sony LYT-838 dan periskop 200MP
Kamera utama Pro Max dikabarkan Sony LYT-838 50MP, sensor 1/1,28 inci, plus teknologi LOFIC. Kombinasi itu diarahkan ke rentang dinamis tinggi, bukan sekadar megapiksel di kertas.
Lensa periskop 200MP dengan sensor 1/1,4 inci dan fokus setara 85 mm menempatkan zoom sebagai senjata utama seri atas. Bagi yang sering memotong foto jarak jauh, resolusi besar memberi ruang crop tanpa langsung pecah.
Beberapa panduan di hasil pencarian menumpuk daftar harga, spesifikasi, berita, reviews & fitur banyak merek. Artikel ini merangkai satu seri X500 agar perbandingan antar-varian tidak tercerai.
Baterai 8000 mAh dan fitur pendukung Pro Max
X500 Pro Max dikabarkan baterai 8000 mAh, pengisian kabel 90W, serta nirkabel 40, 50W. Kapasitas besar plus isi cepat mensinyalkan pemakaian harian berat: navigasi, rekam 4K, dan zoom lama.
Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, sertifikasi 3C memperkuat klaim 90W. IP68/69, sidik ultrasonik, dan OriginOS 7 melengkapi sisi harian. Harga ritel Indonesia belum resmi di bocoran ini.
Bagi pembeli, pilih Pro jika genggam kecil jadi prioritas, pilih Max jika layar dan daya lebih penting. Chip 2nm di Pro menjanjikan efisiensi; kamera LOFIC dan periskop 200MP menahan sisi foto seri atas.







