Optimaise News, Gempa bumi magnitudo 7,1 yang mengguncang Pulau Kyushu pukul 16.27 waktu setempat memicu ledakan hebat di lantai dua AEON Mall Kumamoto di Kashima. Lantai dua mall ambruk total hanya satu jam setelah gempa utama, menjebak puluhan pengunjung di reruntuhan. Ledakan itu menimpa sekitar 200 orang yang sedang berlindung di area parkir gedung saat peristiwa terjadi.
Payoff dari insiden ini adalah ratusan korban terjebak, dengan laporan media lokal menyatakan beberapa orang tewas. PM Jepang Sanae Takaichi menyebut kerusakan sangat luas, sementara peringatan tsunami masih berlaku di wilayah itu.
Ledakan di Lantai Dua Mall Aeon Kumamoto
Ledakan terjadi sekitar satu jam setelah gempa utama mengguncang daerah tersebut. Bangunan mall yang terletak di Kashima langsung terdampak berat. Reruntuhan lantai dua menyisakan reruntuhan yang rumit diakses petugas evakuasi.
Sekitar 200 orang sempat berlindung di area parkir gedung saat ledakan terjadi. Media lokal TBS melaporkan beberapa orang tewas di pusat perbelanjaan tersebut. Ledakan itu sendiri muncul karena guncangan yang kuat memicu instabilitas struktur bangunan.
Korban Tewas dan Orang Terjebak di Mall

Otoritas Jepang belum merilis jumlah resmi korban jiwa atau luka. Namun, menurut laporan media lokal, beberapa orang tewas di pusat perbelanjaan. Sekitar 200 orang terjebak di area parkir gedung saat ledakan terjadi, menambah jumlah yang menunggu penyelamatan.
Peristiwa ini menunjukkan betapa rapuhnya struktur bangunan publik di wilayah rawan gempa. Puluhan pengunjung terjebak di reruntuhan setelah lantai dua ambruk total. Tim penyelamat kini berusaha mengevakuasi yang selamat dengan peralatan khusus.
Skala Gempa Shindo 7 dan Peringatan Tsunami

Gempa M7.1 ini tercatat dengan intensitas tertinggi Shindo 7. Gempa yang berlangsung di Pulau Kyushu memiliki skala Shindo 7 di beberapa titik di sekitar mall. Setelah gempa utama, otoritas Jepang langsung mengeluarkan peringatan tsunami untuk pantai-pantai di sekitar Prefektur Kumamoto.
Peringatan tsunami ini berlaku sejak detik pertama gempa. Masyarakat di wilayah pantai disarankan segera menjauh dari tepi laut. Skala Shindo 7 menandakan kekuatan yang sangat dahsyat, setara dengan gempa sebelumnya di wilayah yang sama.
Pernyataan PM Jepang soal Kerusakan Luas
PM Sanae Takaichi menyatakan ada luka-luka, bangunan ambruk, kebakaran, dan pemadaman listrik akibat gempa ini. Kerusakan di Prefektur Kumamoto terlihat sangat luas, termasuk di AEON Mall Kumamoto. PM mengingatkan akan risiko lanjutan setelah gempa.
PM Sanae Takaichi menyatakan kerusakan luas ini mengakibatkan gangguan transportasi dan komunikasi di wilayah. Ia juga mengapresiasi kerja sama antar negara untuk bantuan pemulihan. Pernyataan ini disampaikan melalui konferensi pers di ibu kota.
Update Dampak ke Infrastruktur Kumamoto
Dampak gempa ini meluas ke infrastruktur di Prefektur Kumamoto, termasuk jembatan dan bangunan-bangunan penting. Gempa ini diikuti oleh gempa sebelumnya pada 25 Juni 2026 dengan magnitudo 7.2 tanpa korban parah. Kali ini kekuatan dan jumlah korban jauh lebih besar.
Timeline lengkap menunjukkan perbedaan antara gempa utama dan ledakan di mall. Gempa M7.2 pada 25 Juni menjadi pengingat bahwa wilayah ini masih rawan gempa berkala. Dampak ledakan saat ini mencakup pemadaman listrik yang memengaruhi ratusan rumah warga terdekat.
Tim penyelamat saat ini sedang menyusun data lengkap tentang korban. Sumber daya darurat dibawa dari berbagai wilayah untuk mengatasi situasi. Pemulihan di AEON Mall Kumamoto akan butuh waktu lama mengingat ambruknya total lantai dua.





