Lautan Pasir Bromo Ganjal Damkar Surabaya, Tim Pulang Selamat

Medan berpasir menghambat Damkar Surabaya di Bromo. Truk terperosok, AFT backpack dipakai, semua personel selamat setelah bantu karhutla.

Author Image

Adel

Lautan Pasir Bromo Ganjal Damkar Surabaya, Tim Pulang Selamat

– Medan Berpasir Jadi Kendala Damkar Surabaya Padamkan Kebakaran Bromo ketika unit Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya tiba di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru untuk membantu karhutla. Kepala DPKP Surabaya Laksita Rini Sevriani menjelaskan kendaraan sempat terperosok di lautan pasir pada kedatangan pertama, sehingga akses pagi yang masih bisa dilalui berubah jauh lebih licin dan berat pada siang hari.

Inti artikel

  • Seluruh anggota dinyatakan selamat dan sehat
  • Untuk lokasi yang tidak bisa dijangkau truk, tim mengandalkan AFT Backpack portabel bertekanan tinggi
  • Peralatan gendong itu dipakai menyemprot sisa bara di celah yang terlalu dalam atau terlalu jauh dari jalur kendaraan

Seluruh anggota dinyatakan selamat dan sehat. Operasi pemadaman menyasar titik seperti kawasan Tepelan, Watu Tulis, serta Resort Ranu Pane bersama BPBD Jawa Timur, unit daerah lain, Manggala Agni, BPBD setempat, dan relawan, lalu personel kembali ke markas di Surabaya dan beraktivitas seperti biasa.

Armada 3.000 liter dan ranger tersangkut di pasir siang hari

Menurut Laksita, dua kendaraan yang dibawa adalah truk pemadam berkapasitas 3.000 liter plus satu mobil ranger. Di pagi hari permukaan pasir masih relatif bisa dilintasi, tetapi panas siang membuat roda mudah terbenam sehingga pergerakan antarblok menjadi lambat.

Untuk lokasi yang tidak bisa dijangkau truk, tim mengandalkan AFT Backpack portabel bertekanan tinggi. Peralatan gendong itu dipakai menyemprot sisa bara di celah yang terlalu dalam atau terlalu jauh dari jalur kendaraan.

Optimaise News mencatat respons lintas instansi ini muncul karena permintaan bantuan ke Surabaya dianggap cepat dan cekatan. Laksita menekankan bahwa pengendalian api di kawasan konservasi adalah perhatian bersama, bukan tugas satu kota saja.

Kolaborasi lintas lembaga hingga personel kembali ke markas

Selain unit Surabaya, lapangan diisi petugas BPBD Provinsi Jawa Timur, damkar kabupaten atau kota lain, Manggala Agni, BPBD wilayah setempat, serta relawan. Pembagian tugas merapatkan titik api yang menyebar di beberapa blok dalam kawasan taman nasional.

Setelah api dikendalikan, anggota tidak berlama-lama di pos lapangan. Mereka kembali ke markas di Surabaya dan langsung merapikan peralatan serta menjalani tugas harian berikutnya.

Kondisi fisik seluruh personel dilaporkan baik. Tidak ada korban luka dari rombongan yang terjun ke medan berpasir itu.

Bagi pembaca yang mengelola usaha atau logistik di sekitar jalur wisata, kisah ini mengingatkan bahwa waktu tempuh bisa berubah drastis hanya karena perubahan suhu pasir. Perencanaan cadangan air, rute cadangan, dan alat portabel menjadi keputusan operasional, bukan pelengkap.

Laksita menutup bahwa permintaan bantuan ke Surabaya datang karena reputasi sigap. Kolaborasi itu, katanya, harus jadi pola tetap setiap musim kemarau di kawasan Bromo Tengger Semeru.

Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.