Surabaya, Optimaise News – Arif Fathoni, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, mendorong insentif kelonggaran pembayaran sewa selama satu tahun bagi investor yang memanfaatkan aset Pemerintah Kota Surabaya. Usulan ini dilayangkan saat aset pemkot bernilai lebih dari Rp6 triliun masih belum sepenuhnya dimaksimalkan.
Inti artikel
- Usulan ini dilayangkan saat aset pemkot bernilai lebih dari Rp6 triliun masih belum sepenuhnya dimaksimalkan
- Investor biasanya memerlukan waktu dan modal besar sebelum aset yang disewa langsung menghasilkan keuntungan
- Ketika proses pembangunan belum selesai, mereka menghadapi kendala arus kas yang berat
Langkah deregulasi ini dianggap penting untuk mengatasi keterbatasan skema pemanfaatan aset yang saat ini dianggap kurang fleksibel, sehingga kurang menarik calon investor.
Alasan Investor Butuh Kelonggaran di Tahap Awal
Investor biasanya memerlukan waktu dan modal besar sebelum aset yang disewa langsung menghasilkan keuntungan. Ketika proses pembangunan belum selesai, mereka menghadapi kendala arus kas yang berat. Dengan kelonggaran sewa satu tahun, investor bisa memfokuskan sumber daya pada pengembangan tanpa tekanan pembayaran sewa yang berjalan.
Skema ini bertujuan mengurangi beban tahap awal sekaligus membuka peluang baru pengembangan aset. Setelah lahan mulai beroperasi, Pemkot tetap memperoleh penerimaan tetap dari sewa yang diatur secara normal.
Kelonggaran Ini Mendorong Optimalisasi Aset Daerah

Arif Fathoni menilai kerja sama pemanfaatan aset pemkot harus berorientasi pada potensi manfaat ekonomi jangka panjang. Dengan fleksibilitas lebih tinggi, investor lebih termotivasi untuk berkolaborasi. Hasilnya, aset yang selama ini tidak dimaksimalkan bisa berubah menjadi aset produktif.
Optimalisasi aset daerah berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Pemkot Surabaya. Selain itu, aset produktif dapat menekan angka Tingkat Pengangguran Terbuka dan menciptakan lapangan kerja baru.
Dampak Jangka Panjang bagi Investasi Surabaya
DPRD Surabaya dorong pemanfaatan aset untuk hasilkan PAD yang lebih maksimal melalui cara-cara baru seperti ini. Skema kelonggaran sewa diharapkan memberikan efek jangka panjang berupa peningkatan volume investasi yang berkelanjutan.
Melalui insentif ini, pemkot Surabaya bisa menarik lebih banyak investor tanpa kehilangan sumber pendapatan tetap saat aset sudah berjalan normal. Pendekatan ini sejalan dengan dorongan agar aset daerah menjadi sumber pendapatan utama sekaligus memengaruhi kebijakan deregulasi yang lebih adaptif.
Optimaise News mencatat bahwa langkah ini bisa menjadi katalisator penting agar aset pemkot tidak hanya memikat investor tapi juga berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi setempat.







