KMP Putri Yasmin Terbakar! 172 Selamat dan 1 Tewas di Lombok

KMP Putri Yasmin terbakar di Selat Lombok saat melintas rute Bali-Lombok. 1 penumpang tewas dan 172 orang selamat dievakuasi, penyebab masih misteri.

Author Image

Adel

KMP Putri Yasmin Terbakar! 172 Selamat dan 1 Tewas di Lombok

– Insiden kebakaran KMP Putri Yasmin berlangsung saat melintasi Selat Lombok pada Rabu 12 Agustus 2026 pagi. Kapal asal Bali itu berangkat dari Pelabuhan Padangbai menuju Lembar, Lombok Barat, sekitar pukul 02.00 WITA. Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi ribuan penumpang feri rute Bali-Lombok yang biasa bergantung pada jasa penyeberangan ini.

Inti artikel

  • Insiden kebakaran KMP Putri Yasmin berlangsung saat melintasi Selat Lombok pada Rabu 12 Agustus 2026 pagi
  • Kapal asal Bali itu berangkat dari Pelabuhan Padangbai menuju Lembar, Lombok Barat, sekitar pukul 02.00 WITA
  • Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi ribuan penumpang feri rute Bali-Lombok yang biasa bergantung pada jasa penyeberangan ini

Evakuasi Cepat Tim SAR Selamatkan Puluhan Korban

Tim SAR gabungan langsung bertindak cepat setelah laporan kebakaran masuk pukul sekitar 03.30-04.20 WITA. Kapal Portlink II, KMP Salindo, dan beberapa kapal patroli Angkatan Laut turun tangan memberikan bantuan segera. VTS Benoa dan SROP Padangbai sempat mengeluarkan siaran MAYDAY tiga kali untuk mengkoordinasikan armada pertolongan.

Secara keseluruhan 172 orang berhasil dievakuasi selamat menuju Pelabuhan Lembar dan Denpasar. Satu WNA Australia termasuk dalam jumlah tersebut, yang menambah beban pada fasilitas pemulihan di wilayah NTB.

Penumpang Selamat Terdampak Besar setelah Terendam Air Laut

Penumpang Selamat Terdampak Besar setelah Terendam Air Laut
Ilustrasi Penumpang Selamat Terdampak Besar setelah Terendam Air Laut.

Banyak penumpang yang dievakuasi mengalami kerusakan barang pribadi mereka. Satu-satunya barang yang berhasil diselamatkan sering kali hanya handphone, yang kemudian tidak bisa digunakan karena terendam air laut. Hal ini menyulitkan kontak dengan keluarga saat kejadian masih berlangsung.

Pada pagi hari yang sama, penumpang dari Sumba yang terdampar di Dermaga Lembar mengakui situasi tersebut. Mereka berusaha mengeringkan uang yang berhasil mereka simpan sekaligus memperbaiki perangkat yang mereka bawa.

Menhub Tunggu Hasil Investigasi KNKT soal Penyebab Api

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan belum bisa mengidentifikasi penyebab kebakaran tersebut. Kapal dinyatakan laik melaut berdasarkan pemeriksaan terakhir Juni 2026, namun insiden ini memerlukan penyelidikan mendalam dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi.

Prioritas saat ini tetap pada proses evakuasi dan penanganan korban, sementara Menhub mengunjungi Pelabuhan Lembar untuk melihat kondisi lapangan.

Manifes Kapal dan Kronologi Kebakaran dari Sore ke Malam

Manifes kapal menyatakan membawa sekitar 131 orang, terdiri dari 114 penumpang dan 17 awak kapal ditambah beberapa kendaraan roda dua, roda empat, dan truk. Kebakaran dilaporkan lebih kurang empat jam setelah kapal berangkat dari Bali, dengan kru langsung mengalihkan perhatian ke aksi penyelamatan.

Kronologi menunjukkan keberangkatan pukul 02.00 WITA, laporan api masuk pukul 03.30, dan pemanggilan radio darurat pukul 04.40 WITA. Evakuasi baru selesai saat menghampiri siang hari dengan bantuan berbagai kapal nelayan dan patroli laut.

Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.