Malang, Optimaise News – Perum Jasa Tirta I (PJT I) melalui ajang Selorejo Run Challenge 2026 mengajak sekitar 700 pelari menikmati kawasan Waduk Selorejo di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, pada Minggu 9 Agustus 2026. Acara dengan tema Run with View ini sekaligus memperkenalkan pentingnya pengelolaan sumber daya air sambil melibatkan pelaku ekonomi lokal melalui pameran UMKM.
Inti artikel
- Selebrasi berbasis lingkungan ini menjadi bagian dari program PJT I menjelang HUT RI ke-81
- Pelari berlalu lintas menyusuri jalan sekeliling danau yang indah, ditemani pemandangan alami dan fasilitas pendukung
- Lokasi yang strategis di kawasan waduk membantu mengenalkan alam persampahan kepada masyarakat luas
Selebrasi berbasis lingkungan ini menjadi bagian dari program PJT I menjelang HUT RI ke-81. Pelari berlalu lintas menyusuri jalan sekeliling danau yang indah, ditemani pemandangan alami dan fasilitas pendukung.
PJT I Kenalkan Waduk Lewat Selorejo Run Challenge di Malang
Aktivitas lari berlangsung dengan dua kategori jarak, yakni delapan kilometer untuk pemula dan tujuh belas kilometer untuk pelari berpengalaman. Lokasi yang strategis di kawasan waduk membantu mengenalkan alam persampahan kepada masyarakat luas.
PT AIPA yang menangani ranah itu mengulas bahwa ruh ajakan itu adalah menjaga ekosistem bersama-sama. Semangat JEJAK yang diusung secara gamblang mendorong peserta untuk meninggalkan jejak positif guna melindungi udara dan sumber daya.
Dari sisi manfaat, para pelari menyadari bahwa waduk Selorejo bukan sekadar tampungan saja, melainkan tempat hidup yang harus dijaga keberlanjutannya oleh semua pihak.
Directur Utama Fahmi Hidayat Paparkan Dampak Positif Event

Fahmi Hidayat mengatakan kegiatan partisipatif seperti ini bisa mendekatkan pengelolaan sumber daya air dengan cara yang seru dan melibatkan banyak orang. Beliau menekankan agar masyarakat tidak sekadar berlari, tapi ikut mengenal waduk dan mengerti peran menjaga ekosistem sumber air.
Waduk, ulas dia, merupakan bagian dari ruang kehidupan masyarakat yang keberlangsungannya bergantung pada usaha bersama. Ajakan ini pun dorong tumbuhnya rasa memiliki terhadap kawasan sumber daya air secara keseluruhan.
Pelibatan pelaku ekonomi lokal pun menjadi agenda penting. Dengan hadirnya ratusan peserta, dampak ekonomi bisa dirasakan masyarakat sekitar melalui perluasan kegiatan UMKM sekitar waduk.
Melibatkan Pelaku Ekonomi Lokal dalam Kegiatan Berbasis SDA
Program ini menjadi ruang terbuka bagi pelaku usaha kecil menengah di sekitar. Kehadiran peserta yang cukup banyak membuka peluang bagi pengrajin makanan, souvenir, atau jasa lokal untuk menjual produknya.
Selain itu, suasana peristiwa yang menyenangkan turut mendorong minat wisatawan domestik. Secara bertahap, itu bisa menggerakkan sektor pariwisata sekaligus ekonomi masyarakat setempat.
Manfaat Lain dari Selorejo Run Challenge bagi Masyarakat
Aktivitas ini sekaligus jadi ajakan kolaborasi antarpihak dalam menjaga kawasan. Dengan serangkaian kegiatan pendukung seperti pameran dan edukasi lingkungan, pelatih umkm lokal bisa meningkatkan penjualan sambil turut merawat lingkungan.
Respons positif dari ribuan orang semakin menegaskan pentingnya pendekatan berbasis partisipasi. Baik dari segi fisik maupun kesadaran konservasi, semuanya bertambah manfaatkan pengelolaan air secara keseluruhan.







