Surabaya, Optimaise News – Polisi merapikan laporan saksi yang saling bertentangan soal jenis mobil di basement apartemen wilayah Genteng, Surabaya Pusat. Konfirmasi resmi menyebut merek Hyundai Santa Fe putih milik inisial HAK, warga Rungkut Lor, Kalirungkut. Dugaan kuat korsleting kelistrikan pada kendaraan yang terparkir dalam kondisi mati.
Inti artikel
- Polisi merapikan laporan saksi yang saling bertentangan soal jenis mobil di basement apartemen wilayah Genteng, Surabaya Pusat
- Konfirmasi resmi menyebut merek Hyundai Santa Fe putih milik inisial HAK, warga Rungkut Lor, Kalirungkut
- Dugaan kuat korsleting kelistrikan pada kendaraan yang terparkir dalam kondisi mati
Kejadian terjadi Jumat, 24 Juli 2026, sekitar pukul 16.27 hingga 16.30. Asap tebal mengepul dari dua lantai di bawah tanah dan membuat penghuni serta pengendara di jalan sekitar terkejut. Tidak ada korban jiwa. Kerugian hanya bersifat materi pada satu unit mobil.
Kronologi Deteksi: Alarm Hydrant, CCTV, hingga Asap Pekat
Sekuriti Wibowo lebih dulu tahu lewat alarm hydrant yang berbunyi kencang. Ia segera cek pantauan CCTV dan menemukan sumber asap di area parkir basement. Asap mulai menebal dalam hitungan menit.
Penghuni di lantai atas melihat asap keluar deras dari ventilasi basement. Orang yang lewat di luar juga kaget karena asap tampak pekat. Situasi mencekam karena titik api berada di ruang tertutup bawah tanah.
Laporan resmi masuk ke polisi sekitar pukul 16.30. Dari bunyi alarm hingga penemuan visual lewat kamera memakan waktu singkat. Namun asap sudah cukup padat untuk menghalangi akses cepat ke titik api.
Tiga Versi Jenis Mobil: Listrik, LCGC, atau Hyundai Santa Fe

Laporan awal saksi dan sekuriti menyebut mobil listrik. Versi lain dari petugas lapangan menyebut mobil LCGC putih. Kedua klaim itu beredar sebelum pemeriksaan formal selesai.
Kapolsek Genteng kemudian mengonfirmasi bahwa kendaraan itu Hyundai Santa Fe berwarna putih. Konfirmasi ini merapikan kontradiksi tiga versi yang sempat membingungkan publik. Mobil terparkir dalam keadaan mesin mati total.
Status pemilik sebagai penghuni apartemen memberi konteks tambahan. Area basement dipakai warga sendiri, sehingga risiko korsleting di ruang tertutup menjadi perhatian serius. Pemeriksaan teknis masih berlanjut untuk memastikan sumber korsleting.
Respons Sekuriti APAR Gagal, DPKP Padamkan dan Basahi
Sekuriti mencoba padamkan api dengan APAR atau alat pemadam api ringan. Upaya itu gagal karena api cepat membesar. Asap pekat juga menghalangi mereka masuk lebih dalam ke titik api.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya tiba dan langsung turun ke basement. Mereka memakai masker karena asap sangat tebal. Api berhasil dipadamkan, lalu dilanjutkan pembasahan agar tidak menyala lagi.
Petugas Ardian memastikan api sudah padam total. Rangkaian ini menunjukkan alarm hydrant dan CCTV berfungsi baik. Namun kondisi basement dengan asap padat jadi kendala utama di tahap awal respons.
Pemilik HAK dari Rungkut dan Kerugian Hanya Materi
Pemilik berinisial HAK adalah warga Rungkut Lor, Kalirungkut. Ia juga tercatat sebagai penghuni apartemen tersebut. Mobil Hyundai Santa Fe putih miliknya jadi sumber api tunggal.
Polisi menyatakan tidak ada korban jiwa sama sekali. Kerugian sebatas materi pada kendaraan yang hangus. Tidak ada laporan luka atau dampak ke unit apartemen di atasnya.
HAK sudah dihubungi pihak berwenang untuk proses lanjutan. Fokus sementara pada dokumentasi kerusakan dan pemeriksaan teknis penyebab korsleting kelistrikan. Area basement diamankan sementara untuk investigasi.
Api Tidak Merembet: Titik Api Dua Lantai di Bawah Tanah
Titik api berada di dua lantai di bawah lantai dasar. Posisi itu membuat asap terkonsentrasi di ruang tertutup basement. Untungnya api tidak merembet ke kendaraan lain di sekitarnya.
Isolasi api di satu unit mobil memudahkan pemadaman total. Petugas memastikan sisa bara sudah padam lewat basah menyeluruh. Area parkir basement kemudian diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kejadian ini jadi pengingat risiko kelistrikan kendaraan di ruang parkir bawah tanah. Alarm hydrant dan sistem CCTV terbukti bantu deteksi dini. Meski respons awal terhambat asap, api berhasil dikendalikan tanpa korban.







