Observatorium Vera C. Rubin di Chile dalam waktu kurang dari sepuluh jam pengamatan uji coba berhasil menangkap jutaan galaksi, bintang Bima Sakti, dan ribuan asteroid. Capaian kamera raksasa itu dilaporkan Reuters dan menjadi sorotan pada Jumat, 17 Juli 2026.
Optimaise News merangkum, sesi singkat itu sudah menghasilkan citra langit berskala besar meski fasilitas masih dalam tahap uji coba.
Hasil uji coba kamera raksasa di Chile
FOTO: Kamera Raksasa Di Chile Temukan Ribuan Asteroid merujuk pada penangkapan objek langit dalam volume tinggi hanya dalam rentang di bawah 10 jam. Sejumlah ringkasan berita menyebut kamera beresolusi sangat tinggi di observatorium tersebut, termasuk angka 3.200 megapiksel.
Data awal mencakup jutaan galaksi sekaligus bintang di Bima Sakti. Ribuan asteroid juga terekam dalam sesi yang sama.
Observatorium Vera C. Rubin dan kamera 3.200 MP
Fasilitas Vera C. Rubin dipasang di Chile dan menjadi rumah bagi instrumen pemetaan langit berukuran raksasa. Kamera 3.200 MP ini temukan ribuan asteroid dalam 10 jam pengamatan uji, sejalan dengan frasa yang muncul di laporan seputar topik yang sama.
Menurut pantauan Optimaise News, rincian teknis lanjutan masih terbatas pada ringkasan singkat dan materi foto yang diedarkan media.
Kenapa penemuan ribuan asteroid jadi sorotan
Deteksi ribuan asteroid dalam sesi uji coba menandai kemampuan survei cepat instrumen tersebut. Volume citra yang mencakup galaksi hingga objek di tata surya menunjukkan skala kerja observatorium sejak fase awal.
Informasi inti yang tersedia tetap berpijak pada laporan Reuters: kurang dari sepuluh jam pengamatan, jutaan galaksi, bintang Bima Sakti, dan ribuan asteroid.






