Palembang, Optimaise News – Dusan Vlahovic, mantan striker Juventus berusia 26 tahun, kini berstatus bebas transfer setelah menolak perpanjangan di Turin dan digoda tawaran gaji fantastis dari Besiktas. Menurut laporan yang merujuk Gazzetta dello Sport, raksasa Super Lig Istanbul menyodorkan paket kontrak yang membuat opsi elite Serie A dan Premier League kian terdesak.
Inti artikel
- Musim lalu berakhir dengan kontrak Dusan Vlahovic juventus yang putus
- Klub bianconeri sempat berupaya keras mempertahankan bomber Serbia itu, namun kesepakatan tidak tercapai
- Ia meninggalkan Turin sebagai pemain bebas transfer usai kontrak berakhir 30 Juni
Di rangkuman Optimaise News dari sumber berita hingga 11 Agustus 2026, alur keputusan itu jelas: perpanjangan di Juventus gagal, Arsenal mundur, nego Barcelona mandek, lalu jalur Turki muncul sebagai opsi gaji bersih paling realistis. Pembaca mendapat peta utuh dari status free agent hingga angka pasar Transfermarkt tanpa harus merangkai empat berita terpisah.
Penolakan perpanjangan di Turin hingga status bebas transfer
Musim lalu berakhir dengan kontrak Dusan Vlahovic juventus yang putus. Klub bianconeri sempat berupaya keras mempertahankan bomber Serbia itu, namun kesepakatan tidak tercapai. Ia meninggalkan Turin sebagai pemain bebas transfer usai kontrak berakhir 30 Juni.
Hingga pertengahan Agustus 2026, statusnya masih “pengangguran” kurang lebih satu setengah bulan. Itu membuka pintu bagi klub mana pun untuk merekrut tanpa biaya transfer, meski gaji dan komisi agen tetap menjadi tembok tinggi.
Minat elite Serie A dan mundurnya Arsenal buka jalan lain
Napoli, Milan, dan Inter sempat dikaitkan dengan mantan pemain Dusan Vlahovic fiorentina. Karakter striker murni, tinggi sekitar 190 cm, serta habit dua digit gol dalam empat musim terakhir di Serie A membuat namanya tetap menarik di papan atas Italia.
Di Inggris, Arsenal sempat berminat kuat. Mundurnya Mikel Arteta dari perburuan itu membuka ruang bagi Chelsea dan Manchester United. Namun, negosiasi tidak bergerak cepat. Sementara itu, Barcelona sempat masuk radar setelah Robert Lewandowski pergi, sebelum pelatih Hansi Flick menolak opsi tersebut dan manajemen beralih ke Julian Alvarez.
Tawaran Besiktas dan faktor gaji yang mengubah arah
Besiktas, menurut Gazzetta dello Sport, menyodorkan gaji fantastis lewat skema Bosman. Presiden klub Serdal Adali membenarkan bahwa negosiasi intensif berjalan dengan perwakilan pemain dan klub buru-buru mengamankan jasa Vlahovic sebelum tenggat bursa.
Optimaise News mencatat dari himpunan laporan bahwa pemain dan klub sempat saling mengulur waktu sambil menunggu sinyal liga papan atas Eropa. Ketika signal itu melemah, tawaran Istanbul menjadi jalur yang paling siap ditandatangani.
Perbandingan tuntutan gaji lama dengan realitas bursa
Di Juventus, gaji Vlahovic sempat di kisaran 12 juta euro per musim. Klub ingin menurunkannya ke sekitar 6 juta plus bonus, sedangkan pemain hanya mau turun hingga 8 juta sebelum bonus. Meja nego ditinggalkan. Juventus kemudian merekrut Randal Kolo Muani sebagai pengganti di lini depan.
Data Dusan Vlahovic transfermarkt menempatkannya sebagai free agent paling bernilai: pasar sekitar 35 juta euro atau setara kurang lebih 720,4 miliar rupiah. Komisi agen yang dilansir di rentang 15, 25 juta euro, plus tuntutan gaji besar, membuat nego dengan Barcelona dan Besiktas sempat mandek. Kelebihan Super Lig Turki adalah beban pajak atlet yang lebih rendah, sehingga gaji bersih bisa tetap tinggi tanpa membengkak beban klub sebanding klub Eropa Barat.
Apa arti langkah ke Liga Super Turki bagi kariernya
Bagi striker yang masih ideal di usia 26 dan konsisten dua digit gol, pindah ke Besiktas bukan sekadar “laku di luar top five”. Itu pilihan pragmatis untuk gaji bersih maksimal pada 2026, sambil menghindari stalemate gaji di klub yang terikat FFP atau batasan anggaran ketat.
Implikasinya ganda: karier tetap di klub dengan fan base besar dan ambisi juara domestik, tetapi eksposur Liga Champions tidak otomatis sama dengan Juventus atau Barcelona. Bagi fans Indonesia yang mengikuti bursa, ini menjelaskan mengapa nama Vlahovic tren di pencarian: free agent mahal yang sulit “laku” karena harga paket, bukan karena kualitas lapangan.







