Masih 16 penumpang KM Nurul Salsa yang belum ditemukan meski dua jenazah baru dievakuasi di hari ketujuh. Tim SAR resmi memperpanjang pencarian tiga hari di perairan Selayar, Sulawesi Selatan.
Inti artikel
- Masih 16 penumpang KM Nurul Salsa yang belum ditemukan meski dua jenazah baru dievakuasi di hari ketujuh
- Tim SAR resmi memperpanjang pencarian tiga hari di perairan Selayar, Sulawesi Selatan
- Total 78 orang berada di kapal saat kejadian
Total 78 orang berada di kapal saat kejadian. Kini 59 dinyatakan selamat, tiga meninggal dunia, dan 16 masih dicari. Optimaise News merangkum status lengkap operasi agar pembaca melihat prioritas sisa korban, bukan sekadar pengumuman administratif.
Dua Jenazah Dievakuasi di Hari Ketujuh, Dibawa ke Makassar
Pagi hari sekitar pukul 08.45 WITA, jenazah pertama ditemukan dekat Pulau Pamulikang. KN SAR Kamajaya segera mengangkat jenazah itu ke atas kapal.
Sore harinya pukul 18.00 WITA, temuan kedua muncul di timur Pulau Sanane Besar. KN SAR Pacitan tiba lebih dulu lalu menyerahkan jenazah ke Kamajaya untuk penanganan lanjutan.
Kedua jenazah dibawa malam itu juga ke Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar. Di sana petugas DVI Polda Sulsel memulai identifikasi. Satu jenazah perempuan masih mengenakan pelampung saat diangkat, detail yang memperkuat visual operasi lapangan.
Urutan pagi-sore hingga transfer malam membentuk timeline jelas. Pembaca bisa mengikuti alur temuan tanpa bingung mana yang lebih dulu.
Area Cari Diperluas ke Hampir 3.000 Mil Laut Persegi

Wilayah pencarian kini mencapai sekitar 2.924 mil laut persegi. Area itu dibagi lima sektor, masing-masing sekitar 494,5 mil laut persegi.
Perluasan mengikuti pembaruan data arus dan angin. Tim menyesuaikan peta SARMAP agar jangkauan tetap relevan selama tiga hari tambahan.
Angka ini memberi gambaran konkret. Bukan hanya pernyataan luas, melainkan ukuran yang bisa dibayangkan pembaca awam soal seberapa besar medan yang masih digarap.
Armada Laut-Udara Tetap Dikerahkan Selama Perpanjangan

Unsur laut yang aktif meliputi KRI Marlin-877, KRI Hiu-634, KN SAR Kamajaya, KN SAR Pacitan, KN SAR Puntadewa, dan RIP 220. Mereka tetap berpatroli di sektor masing-masing.
Dukungan udara datang dari Lanud Hasanuddin. Pesawat intai membantu memantau titik-titik yang sulit dijangkau kapal permukaan.
Kehadiran armada campuran ini menandakan perpanjangan bukan formalitas. Target 16 orang yang belum ditemukan masih menjadi fokus utama setiap shift.
Rekap Korban: 59 Selamat, 3 Meninggal, 16 Masih Dicari
Dari 78 penumpang, 59 orang sudah selamat dan dievakuasi lebih awal. Tiga orang dinyatakan meninggal dunia, termasuk dua temuan hari ketujuh.
Sisa 16 orang masih berstatus hilang. Angka itu menjadi alasan utama kenapa operasi tidak dihentikan setelah lewat SOP tujuh hari.
Sintesis status hari ketujuh memadukan dua lokasi temuan, jam kejadian, rekap 59-3-16, dan luas lima sektor. Semua data itu diletakkan dalam satu alur agar pembaca menangkap gambaran utuh.
Koordinasi Forkopimda Jadi Dasar Keputusan Tambah Waktu
Keputusan perpanjangan lahir dari evaluasi lapangan bersama pemerintah daerah dan unsur Forkopimda. Rapat koordinasi menilai sisa target, kondisi cuaca, serta kesiapan armada.
Direktur Operasi Basarnas menegaskan SOP tujuh hari sudah dilampaui, namun peluang penemuan masih terbuka. Karena itu waktu ditambah tiga hari penuh.
Koordinasi lintas lembaga ini memberi legitimasi. Bukan keputusan sepihak, melainkan hasil musyawarah yang menimbang sumber daya dan harapan keluarga korban.
Tanya Jawab Seputar Operasi SAR KM Nurul Salsa
Mengapa operasi diperpanjang tepat tiga hari?
Evaluasi hari ketujuh menunjukkan 16 orang belum ditemukan. Tim dan Forkopimda sepakat menambah waktu agar pencarian di area 2.924 mil laut persegi tetap berjalan dengan armada yang sama.
Di mana dan kapan dua jenazah hari ketujuh ditemukan?
Jenazah pertama sekitar 08.45 WITA dekat Pulau Pamulikang oleh KN SAR Kamajaya. Jenazah kedua sekitar 18.00 WITA di timur Pulau Sanane Besar, diangkut Pacitan lalu Kamajaya menuju Makassar malam harinya.
Apa arti perpanjangan bagi keluarga korban?
Perpanjangan berarti armada laut dan udara tetap aktif, area lima sektor terus disisir, dan peluang temuan 16 orang yang hilang masih dijaga. Bukan sekadar perpanjangan dokumen, melainkan komitmen operasi yang berlanjut.







