Tim evakuasi menemukan dua mayat di reruntuhan bangunan mewah yang meledak Senin sore di kompleks Grand Polonia, Medan. Korban pertama teridentifikasi sebagai Jesika, istri pemilik rumah, sedangkan korban kedua berjenis kelamin perempuan yang diduga bekerja sebagai ART atau babysitter.
Inti artikel
- Tim evakuasi menemukan dua mayat di reruntuhan bangunan mewah yang meledak Senin sore di kompleks Grand Polonia, Medan
- Penemuan itu diumumkan pimpinan Polrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak
- Satu orang lagi masih dicari di lantai dua, titik pencarian diperkirakan dekat lokasi temuan kedua
Penemuan itu diumumkan pimpinan Polrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak. Satu orang lagi masih dicari di lantai dua, titik pencarian diperkirakan dekat lokasi temuan kedua. Kedua jenazah dibawa ke RS Columbia Asia Medan untuk proses identifikasi forensik.
Kronologi Temuan Mayat di Lantai Dua
Dentuman keras terdengar Senin sekitar pukul 15.30 WIB dari unit 3B di kompleks perumahan Grand Polonia, wilayah Kecamatan Medan Polonia. Bangunan bertingkat tiga itu ambruk parah sehingga operasi pencarian digelar sepanjang malam hingga siang keesokan harinya.
Korban pertama, Jesika, ditemukan sekitar pukul 02.20 WIB tertimbun material di bawah reruntuhan. Evakuasi jenazah dilakukan pada dini hari itu juga. Hampir 13 jam kemudian, sekitar pukul 15.45 WIB, petugas kembali menemukan mayat perempuan kedua di lantai dua.
Identitas korban kedua belum dipastikan secara resmi. Aparat menduga yang bersangkutan merupakan asisten rumah tangga atau babysitter di keluarga pemilik. Kedua jenazah dipindahkan ke rumah sakit Columbia Asia Medan agar tim medis dan kepolisian bisa menyelesaikan identifikasi lengkap.
Pencarian belum berhenti. Satu orang terakhir masih dikejar di area lantai dua. Petugas memperkirakan titiknya tidak jauh dari lokasi temuan mayat perempuan kedua. Operasi dijalankan hati-hati karena sisa struktur berisiko longsor susulan.
Kerusakan Bangunan Tiga Lantai dan Dampak ke Tetangga

Rumah tiga lantai mengalami kehancuran hebat. Mayoritas struktur ambruk sehingga lantai dan dinding hancur berantakan. Material reruntuhan menutupi area di mana korban terjebak, mempersulit proses penyelamatan.
Tiga mobil yang terparkir di depan bangunan ikut tertimpa material. Kerusakan merembet ke rumah di kiri, kanan, dan depan lokasi kejadian. Warga sekitar merasakan guncangan serta kerusakan sekunder pada properti mereka.
Kompleks Grand Polonia dikenal sebagai kawasan hunian berukuran besar. Insiden ini membuat akses di sekitar lokasi dibatasi selama operasi pencarian berlangsung. Tim gabungan kepolisian, pemadam kebakaran, dan relawan terus membersihkan puing secara bertahap.
Optimaise News mencatat penanganan di lapangan memprioritaskan keselamatan petugas sambil mempercepat evakuasi sisa korban. Kondisi reruntuhan yang tidak stabil menuntut penggunaan alat berat secara terbatas agar tidak memperburuk situasi di sekitar bangunan.
Dugaan Awal Penyebab Masih Diuji Penyidik

Penyebab pasti ledakan masih dalam tahap penyelidikan. Dari investigasi awal, aparat mengarah pada kemungkinan gas bocor lewat saluran pipa yang terpasang di bawah permukaan tanah. Dugaan itu belum menjadi kesimpulan final.
Polisi mengumpulkan barang bukti di lokasi untuk menguji hipotesa teknis. Pemeriksaan jaringan utilitas bawah tanah dan kondisi instalasi di dalam rumah menjadi fokus. Hasil analisis forensik akan menentukan arah kasus selanjutnya.
Sementara itu, keluarga korban dan warga menunggu kejelasan. Temuan dua mayat mengurangi ketidakpastian, namun pencarian orang terakhir tetap menjadi prioritas utama. Identitas korban kedua yang belum final juga masih menunggu konfirmasi keluarga atau data administrasi.
Tanya Jawab Seputar Tragedi di Grand Polonia
Berapa mayat yang sudah ditemukan petugas?
Dua orang. Korban pertama adalah Jesika, istri pemilik rumah, ditemukan sekitar pukul 02.20 WIB. Korban kedua, perempuan yang diduga ART atau babysitter, ditemukan sekitar pukul 15.45 WIB di lantai dua.
Apakah semua korban sudah dievakuasi?
Belum. Satu orang terakhir masih dicari di lantai dua. Titik pencarian diperkirakan tidak jauh dari lokasi temuan mayat perempuan kedua.
Ke mana jenazah dibawa setelah dievakuasi?
Kedua jenazah dibawa ke RS Columbia Asia Medan untuk proses identifikasi.
Apa yang diduga memicu ledakan?
Investigasi awal mengarah pada kemungkinan gas bocor dari pipa jaringan di bawah permukaan tanah. Penyebab pasti masih diselidiki dan belum ditetapkan secara resmi oleh penyidik.







