Direskrimum TF Damaikan Korban Bill Irzano

Direskrimum Polda Sumbar Damai dengan Korban Bill Irzano setelah kejadian di Padang. Korban cabut laporan, keluarga minta maaf serta laporan dicabut Polri.

Author Image

Bagus

Direskrimum TF Damaikan Korban Bill Irzano

Direskrimum Polda Sumbar Kombes Teddy Fanani bertemu keluarga korban Bill Irzano untuk tandatangani kesepakatan damai pada Senin pagi 10/8/2026 di Padang. Acara tersebut berlangsung di ruang kerja Wakil Kapolda Sumbar. Bill Irzano melaporkan langsung kepada Dirskrimum Teddy Fanani saat kejadian berlangsung.

Inti artikel

  • Acara tersebut berlangsung di ruang kerja Wakil Kapolda Sumbar
  • Bill Irzano melaporkan langsung kepada Dirskrimum Teddy Fanani saat kejadian berlangsung
  • Korban bertindak sebagai tenaga honorer di Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumbar ketika sedang menjemput Kepala Perpustakaan RI di Bandara Min

Korban bertindak sebagai tenaga honorer di Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumbar ketika sedang menjemput Kepala Perpustakaan RI di Bandara Minangkabau.

Kejadian yang Terjadi di Jalan Adinegoro

Peristiwa dimulai saat mobil polisi plat 9-III mendahului mobil Bill di Jalan Adinegoro, Lubuk Buaya, Padang pada pukul 10.20 WIB, 7 Agustus 2026. Bill sedang menunggu giliran untuk menyeberang ketika Dirskrimum TF membuka lampu strobo dan sirene.

Sekitar itu pula, TF belok dari kiri secara mendadak sambil menggertak dengan suara alarm. Mobil Bill sudah berhenti dan Bill meminta maaf. Namun sebelum Bill selesai bicara, seorang ajudan turun dan merangkulnya hingga ke belakang mobil polisi. TF lalu menghantam keras wajah korban hingga Bill jatuh dan mengalami luka lebam serta kacamata patah.

Tanggapan Orang Tua Korban

Tanggapan Orang Tua Korban
Ilustrasi Tanggapan Orang Tua Korban.

Orang tua Bill Irzano, Susi Suzanna, menyampaikan melalui akun media sosial bahwa damai ini sengaja dibuat. Ia ingin memberikan contoh agar kedua anaknya tidak dendam dan belajar nilai pengampunan. Keluhan keluarga muncul karena pemukulan tetap terjadi meski korban sudah berusaha minta maaf.

Langkah Hukum yang Diambil Polri

Setelah korban menarik kembali laporan kepolisian LP/B/218/VIII/2026/SPKT/Polda Sumbar beserta pengaduan ke Propam, Brigjen Solihin selaku Wakil Kapolda Sumbar menyatakan Polri akan mencabut seluruh dokumen tersebut. Dirskrimum TF kemudian dilepas dari ancaman pidana pasal 456 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.

Optimaise News menyampaikan bahwa Polda Sumbar juga memberikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Sumbar atas kegaduhan yang terjadi akibat insiden ini di ruang kerja Wakil Kapolda. Kasus ini menjadi contoh bahwa kepemimpinan polisi di Sumbar terus berupaya menjaga kepercayaan publik dengan mengedepankan penghargaan pada setiap interaksi.

Reaksi Publik dan Pentingnya Kedisiplinan

Banyak yang melihat kasus ini sebagai pelajaran bagi masyarakat agar selalu menjaga kesabaran saat berhadapan dengan petugas. Bill sebagai tenaga honorer yang melakukan tugas penting seperti memenuhi perintah dinas di Bandara Minangkabau tetap menjadi korban kerapuhan protokol. Masyarakat UMKM di Sumbar ikut merasa prihatin karena suasana aman dan tertib sering menjadi prioritas utama.

FAQ
Apa yang menjadi akibat pemukulan terhadap Bill Irzano?
Bill mengalami luka lebam di wajah dan kacamata patah setelah dirangkul lalu dihantam petugas.
Kapan pertemuan damai dilaksanakan?
Pertemuan damai berlangsung pada Senin pagi, 10 Agustus 2026, di Padang dengan Dirskrimum Polda Sumbar.
Apa alasan laporan polisi dicabut?
Karena korban Bill Irzano secara resmi menarik kembali laporan dan pengaduan ke Propam.
Mengapa keluarga Bill Irzano mendukung perdamaian?
Orang tua Bill ingin anak-anaknya belajar tidak dendam dan menjadi contoh perilaku positif di tengah masyarakat.
Bagus
Redaktur Berita & Game

Bagus adalah redaktur berita Optimaise News. Meliput isu nasional, kriminal, dan game. Menyusun hard news dan berita umum dengan prioritas kejelasan siapa-apa-kapan-di mana, cocok untuk halaman beranda dan pembaca yang butuh ringkasan cepat.