Bandung, Optimaise News – Diki Akbari, driver ShopeeFood berusia 23 tahun warga Bojongkoneng Cibeunying Kidul Kota Bandung, hilang sejak Sabtu malam 25 Juli 2026 usai mengantar pesanan ke kawasan Dago. Istri Arni Mariniani (27) terakhir menerima chat lowbat dengan ceklis satu sekitar pukul 22.30 sebelum HP suami benar-benar sunyi.
Inti artikel
- Istri Arni Mariniani (27) terakhir menerima chat lowbat dengan ceklis satu sekitar pukul 22.30 sebelum HP suami benar-benar sunyi
- Kronologi 72 jam dari makan malam keluarga, rute order beruntun, hingga laporan ke Polsek Cibeunying Kidul kini jadi fokus pencarian
- Sabtu malam itu Diki sempat makan bersama istri dan keluarga di rumah
Kronologi 72 jam dari makan malam keluarga, rute order beruntun, hingga laporan ke Polsek Cibeunying Kidul kini jadi fokus pencarian. Optimaise News merangkum alur lengkap, ciri fisik, motor, dan langkah praktis agar warga bisa bantu tanpa mengulang info yang sudah tersebar.
Dari Makan Malam Keluarga ke Order Beruntun Malam Minggu
Sabtu malam itu Diki sempat makan bersama istri dan keluarga di rumah. Usai makan, dia mengaktifkan aplikasi ShopeeFood dan menerima order beruntun di area Bandung timur.
Rute pengantaran dimulai dari Cihaurgeulis. Lalu lanjut ke Saparua. Titik terakhir yang diketahui adalah kawasan Dago. Istri sempat mengingatkan agar segera pulang, namun Diki masih ingin menyelesaikan order malam minggu.
Keputusan tetap di jalan malam itu jadi awal rangkaian yang berujung sunyi total. Keluarga mengingat suasana rumah masih hangat sebelum Diki berangkat.
Chat Terakhir di Resto: Lowbat, Ceklis Satu, Lalu Sunyi
Sekitar pukul 22.00 Arni meminta suami pulang. Diki menjawab singkat dengan kata tanggung. Dia masih menunggu pesanan di sebuah resto kawasan Dago.
Chat terakhir masuk sekitar 22.30. Diki bilang baterai HP hampir habis atau lowbat. Balasan WhatsApp hanya menunjukkan ceklis satu. Setelah itu tidak ada lagi pesan masuk maupun keluar.
Perangkat tak ditemukan saat dicek lewat email. Dugaan kuat baterai benar-benar habis. Percakapan yang semula rutin tiba-tiba terputus tanpa kabar lanjutan.
Jam 02.00 Belum Pulang: Upaya Keluarga hingga Lapor Polsek
Arni bangun sekitar pukul 02.00 dini hari. Suami belum pulang. Dia mencoba menelepon berulang kali, tapi tidak tersambung. Keluarga mulai gelisah dan mencari informasi di antara rekan sesama driver.
Setelah melewati batas 1×24 jam, Senin 27 Juli 2026 mereka resmi melapor ke Polsek Cibeunying Kidul. Petugas menerima laporan dan mulai menelusuri jejak terakhir Diki di Dago.
Upaya awal keluarga mencakup pengecekan rute order dan status perangkat. Hingga kini posisi Diki masih belum diketahui. Pencarian melibatkan rekan dan warga sekitar Bojongkoneng.
Ciri Fisik, Pakaian, dan Motor yang Dicari Publik
Diki berpostur tinggi 160 cm dan berat sekitar 70 kg. Kulitnya sawo matang. Ada tato di kedua lengan. Saat terakhir terlihat dia memakai hoodie krem dan helm KYT hitam.
Kendaraan yang dikendarai Honda Genio hitam polos. Spion berbentuk bulat. Kaca depan menempel stiker EK. Ciri ini jadi penanda utama bagi warga yang mungkin melihat motor tersebut.
Keluarga membuka dua nomor kontak darurat. Hubungi 0813-1349-3191 atau 0857-9574-2204 jika menemukan jejak. Data ini digabung dari beberapa laporan agar mudah disebar.
Cara Masyarakat Bantu Jika Menemukan Jejak Diki
Warga yang melihat motor Genio hitam dengan stiker EK atau pria berciri di atas diminta segera menghubungi nomor keluarga. Jangan mendekati sendiri jika situasi terasa rawan. Serahkan penanganan ke polisi.
Bagikan foto atau lokasi sejelas mungkin lewat pesan. Hindari menyebarkan spekulasi di media sosial. Fokus pada fakta yang terlihat agar pencarian tetap akurat.
Polsek Cibeunying Kidul sudah menerima laporan. Bantuan publik mempercepat pelacakan di kawasan Dago dan sekitarnya. Setiap info kecil bisa membuka petunjuk baru.


