Absen Lawan DPMM FC: Butuh Istirahat

Mariano Peralta tiba Senin malam lewat Whoosh di Tegalluar. Absen lawan DPMM FC esok, istirahat dulu, debut tunggu semifinal Piala Presiden 2026.

Author Image

Robbi Cahya Yudha

– Mariano Peralta tiba di Bandung Senin (27/7) malam lewat Whoosh. Penyerang anyar Persib Bandung ini langsung dipastikan absen melawan DPMM FC esok hari.

Inti artikel

  • Mariano Peralta tiba di Bandung Senin (27/7) malam lewat Whoosh
  • Penyerang anyar Persib Bandung ini langsung dipastikan absen melawan DPMM FC esok hari
  • Kedatangan itu disambut manajer Umuh Muchtar di stasiun

Kedatangan itu disambut manajer Umuh Muchtar di stasiun. Baik pemain maupun manajer menyampaikan pesan sabar ke Bobotoh. Fisik masih butuh pemulihan usai perjalanan lintas benua dari Argentina.

Turun di Tegalluar, Disambut Langsung Manajer Persib

Peralta turun di Stasiun Tegalluar sekitar pukul 21.19 WIB. Dia naik kereta cepat Whoosh setelah mendarat di Bandara Soekarno-Hatta dari Buenos Aires.

Umuh Muchtar menjemput langsung di peron. Sambutan sederhana itu menandai resmi bergabungnya rekrutan anyar Maung Bandung.

Perjalanan panjang memakan waktu berjam-jam. Peralta tampak lelah namun tetap tersenyum saat berjabat tangan dengan manajer. Bobotoh yang menunggu di luar stasiun menyambut dengan sorak singkat.

Ini penundaan kedua setelah urusan administrasi sebelumnya menahan kedatangannya. Dia sempat absen saat Persib hadapi Arema. Statusnya sebagai salah satu pemain terbaik Super League musim sebelumnya membuat penantian Bobotoh makin panjang.

Peralta: Senang di Klub Besar, Tapi Jangan Dikebut Main

Di depan media di stasiun, Peralta mengaku senang berada di klub besar seperti Persib. Dia siap membantu tim secepat mungkin.

Namun dia menolak dimainkan terburu-buru. Saat ditanya peluang main lawan DPMM FC, dia tertawa kecil. “Jangan dikebut,” katanya dengan nada ringan.

Nada itu menandai kesiapan mental tanpa kesiapan fisik. Dia tahu tubuhnya masih butuh waktu pulih. Laga DPMM digelar Selasa (28/7) di Stadion Si Jalak Harupat.

Peralta menekankan prioritasnya adalah beradaptasi dulu. “Saya di sini untuk bantu, tapi harus sehat dulu,” ujarnya. Sikap itu meredam ekspektasi berlebihan di hari pertama.

Umuh: Masih Capek, Istirahat Dulu Sebelum Gabung Skuad

Umuh Muchtar menegaskan kondisi Peralta masih capek. Wajib istirahat dulu sebelum bergabung dengan skuad latihan.

“Dia baru tiba malam ini. Biarkan tubuhnya pulih,” kata Umuh. Keputusan kapan main sepenuhnya ada di tangan pelatih, bukan hanya soal istirahat semata.

Setelah istirahat, Peralta diharapkan menyusul sesi latihan. Umuh tidak ingin memaksakan. “Pelatih yang tentukan. Kita hormati prosesnya,” tegasnya.

Pernyataan itu memberi kejelasan. Bobotoh tak perlu spekulasi harian. Fokus tim tetap pada laga DPMM tanpa memaksakan rekrutan anyar masuk skema.

Peluang Debut Lewat Jalur Semifinal Piala Presiden 2026

Debut Peralta kemungkinan besar menunggu jika Persib lolos semifinal Piala Presiden 2026. Itu jalur realistis untuk melihatnya bermain.

Saat ini fokus tetap pada fase grup. Pelatih belum tentu langsung memasukkan Peralta ke skema meski dia sudah di Bandung. Istirahat dulu, adaptasi, baru pertimbangkan.

Alur utuhnya sederhana: tiba malam ini, absen DPMM besok, wajib istirahat, lalu peluang debut hanya jika lolos semifinal. Pelatih yang putuskan momen tepatnya.

Bobotoh bisa atur ekspektasi dari sekarang. Jangan buru-buru menuntut main di laga berikutnya. Proses ini menjaga kualitas penampilan Peralta saat akhirnya turun lapangan.

Persib punya peluang lolos semifinal. Jika itu terjadi, Peralta siap menyambut momen tersebut. Sampai saat itu, istirahat dan adaptasi jadi prioritas utama.

Robbi Cahya Yudha
Head of Editorial

Robbi Cahya Yudha adalah Head of Editorial (kepala redaksi) Optimaise News. Latar SEO Specialist / digital marketing, termasuk pengalaman di KATADATA (Business dan Partnership). LinkedIn: https://id.linkedin.com/in/robbi-cahya-yudha-593a6b20b