Asia 2026/27: Viking Sukabumi Percaya Igor Tolic & Skuad Upgrade

Fahmi Aziz Ketua Viking Kerajaan Sukabumi yakin Igor Tolic meracik Persib juara Asia 2026/27 meski empat kompetisi. Skuad lebih unggul, Barba diganti level.

Author Image

Robbi Cahya Yudha

– Ketua Umum Viking Kerajaan Sukabumi Fahmi Aziz menyatakan keyakinan kuat bahwa Igor Tolic mampu meracik fondasi baru Persib Bandung usai era Bojan Hodak. Target juara Asia musim 2026/2027 tetap digaungkan meski Maung Bandung harus menjalani empat kompetisi padat sekaligus.

Inti artikel

  • Target juara Asia musim 2026/2027 tetap digaungkan meski Maung Bandung harus menjalani empat kompetisi padat sekaligus
  • Fahmi menilai Igor (48 tahun) sudah punya pondasi ilmu dan material pemain
  • Skuad dinilai lebih unggul kualitasnya dibanding musim lalu

Fahmi menilai Igor (48 tahun) sudah punya pondasi ilmu dan material pemain. Skuad dinilai lebih unggul kualitasnya dibanding musim lalu. Tinggal meracik chemistry agar tim siap bersaing di Super League, AFC Champions League Two atau AFC Challenge League, ASEAN Club Championship (Shopee Cup), dan League Cup.

Keyakinan Lokal Bobotoh Sukabumi pada Transisi Igor Tolic

Fahmi Aziz berbicara dari sudut organisasi Bobotoh lokal yang menanti transisi pelatih. Bojan Hodak pergi setelah tiga gelar liga beruntun. Harapan kini dialihkan penuh ke Igor Tolic.

Menurut Fahmi, Igor membawa ilmu yang matang dan skuad yang sudah lebih siap. Chemistry menjadi pekerjaan rumah utama agar permainan selaras. Keyakinan itu lahir dari penilaian langsung terhadap kualitas individu yang ada di kamp latihan.

Bobotoh Sukabumi melihat transisi ini bukan sekadar ganti nama di bangku pelatih. Mereka menaruh taruhan emosional pada kemampuan Igor menyusun pola yang cocok untuk panggung Asia. Optimisme juara Asia muncul justru dari sudut fans daerah yang jarang diangkat media klub.

Empat Kompetisi 2026/2027: Ujian Padat Maung Bandung

Persib dipastikan tampil di empat front kompetisi musim depan. Super League menjadi tumpuan domestik. Di Asia ada AFC Champions League Two atau AFC Challenge League. ASEAN Club Championship atau Shopee Cup menambah beban regional. League Cup menutup daftar turnamen dalam negeri.

Pramusim digelar lewat Piala Presiden 2026 sebagai uji coba awal. Jadwal padat memaksa rotasi pemain dan pemulihan cepat. Fahmi mengakui ujian ini berat, namun justru menjadi bukti kesiapan skuad yang sudah ditingkatkan.

Optimaise News mencatat bahwa beban empat kompetisi menuntut kedalaman bangku cadangan. Viking Sukabumi melihat tekanan itu sebagai kesempatan membuktikan fondasi yang diracik Igor. Dukungan jarak jauh dari Bobotoh Kabupaten dan Kota Sukabumi diarahkan untuk menjaga semangat skuad di setiap laga.

Barba Pergi, Optimisme Naik karena Kualitas Level Asia

Kepergian Federico Barba sempat membuat khawatir. Bek tengah itu disebut sebagai salah satu yang terbaik di lini belakang Persib. Namun Fahmi menekankan penggantinya dinilai berkualitas level Asia.

Level Asia di sini berarti pemain yang siap tampil di kompetisi kontinental tanpa penyesuaian lama. Bobotoh lokal melihat rekrutmen baru sebagai langkah naik kelas. Optimisme juara Asia justru meningkat karena material yang masuk dinilai mampu mengisi celah yang ditinggalkan Barba.

Sintesis pandangan fans dan tantangan klub menjadi narasi utuh di sini. Kehilangan bek andalan tidak meruntuhkan keyakinan. Justru memperkuat penilaian bahwa skuad 2026/2027 lebih siap menghadapi lawan-lawan dari Asia Tenggara maupun Asia Timur.

Viking Sejak 2006: Wadah Bobotoh Jauh dari Stadion

Viking Kerajaan Sukabumi berdiri sejak 2006. Organisasi ini menjadi wadah resmi bagi Bobotoh yang tinggal di Kabupaten dan Kota Sukabumi. Mereka mendukung Persib dari jarak jauh tanpa harus selalu hadir di stadion Bandung.

Dukungan jarak jauh dipandang sebagai hobi murni. Menang atau kalah tetap didukung. Viking menyediakan fasilitas komunikasi dan silaturahmi agar Bobotoh daerah tetap terhubung dengan perkembangan klub.

Peran ini jarang dibahas media non-lokal. Bagi pembaca di luar Sukabumi, Viking berfungsi sebagai jembatan emosional. Mereka menjaga semangat kolektif meski fisik berjauhan dari markas Maung Bandung. Optimaise News menyoroti fungsi wadah ini sebagai contoh dukungan fans daerah yang berkelanjutan.

Harapan 20 Tahun: Jaga Silaturahmi dan Kekompakan

Usia kepengurusan Viking mendekati dua dekade. Fahmi Aziz menekankan harapan utama: menjaga silaturahmi, komunikasi, dan rasa kekompakan. Rumah bersama Bobotoh Sukabumi harus tetap hangat.

Dua puluh tahun bukan sekadar angka. Itu menjadi momentum menguatkan ikatan antaranggota. Keyakinan pada Igor Tolic dan target juara Asia digandeng dengan doa agar organisasi fans tetap solid.

Harapan eksplisit ini menjadi pembeda. Kompetitor sering berhenti di kutipan pelatih atau jadwal. Viking Sukabumi menambahkan dimensi jangka panjang: jaga rumah, jaga komunikasi, dan terus dukung dari jauh sebagai hobi yang sehat.

FAQ Keyakinan Viking Sukabumi dan Persiapan Persib
Mengapa Fahmi Aziz yakin Igor Tolic bisa bawa Persib juara Asia?
Karena Igor sudah punya pondasi ilmu dan skuad yang dinilai lebih unggul. Tinggal meracik chemistry agar permainan selaras di empat kompetisi sekaligus.
Apa arti dukungan jarak jauh Viking Kerajaan Sukabumi?
Sejak 2006 organisasi ini menjadi wadah Bobotoh Kabupaten dan Kota Sukabumi. Mereka mendukung menang atau kalah sebagai hobi, menjaga silaturahmi tanpa harus selalu hadir di stadion.
Bagaimana Viking memandang kepergian Federico Barba?
Barba disebut bek terbaik, namun penggantinya dinilai berkualitas level Asia. Optimisme juara Asia justru naik karena material baru siap tampil di panggung kontinental.
Robbi Cahya Yudha
Head of Editorial

Robbi Cahya Yudha adalah Head of Editorial (kepala redaksi) Optimaise News. Latar SEO Specialist / digital marketing, termasuk pengalaman di KATADATA (Business dan Partnership). LinkedIn: https://id.linkedin.com/in/robbi-cahya-yudha-593a6b20b