Surakarta, Optimaise News – Bintang Brasil Real Madrid, Vinicius Junior, tampak bercanda bersama staf teknis Los Blancos usai laga Deportivo vs Madrid. Ia terlihat menertawakan bentuk unik trofi Teresa Herrera setelah kemenangan tipis 1-0 di Stadion Abanca Riazor, Kamis dini hari waktu Indonesia.
Inti artikel
- Bintang Brasil Real Madrid, Vinicius Junior, tampak bercanda bersama staf teknis Los Blancos usai laga Deportivo vs Madrid
- Optimaise News merangkum, momen tersebut jadi sorotan setelah solo gol Maroko itu mengunci laga pramusim edisi ke-81
- Trofi Teresa Herrera punya desain khas besar yang terinspirasi Menara Hercules, landmark ikonik La Coruna
Gol tunggal Brahim Diaz di menit 45+1, hasil umpan jauh kiper Andriy Lunin, memastikan gelar ke-10 Madrid di turnamen musim panas tertua Spanyol. Optimaise News merangkum, momen tersebut jadi sorotan setelah solo gol Maroko itu mengunci laga pramusim edisi ke-81.
Asal dan cerita trofi Teresa Herrera yang berbentuk Menara Hercules
Trofi Teresa Herrera punya desain khas besar yang terinspirasi Menara Hercules, landmark ikonik La Coruna. Bentuknya yang mencolok justru memancing gelak di ruang ganti Madrid.
Turnamen ini digelar pertama kali pada 1946. Tujuannya mengumpulkan donasi untuk kaum miskin, sehingga gelarnya bukan sekadar piala pramusim biasa. Bagi klub tuan rumah, trofi ini punya nilai filantropi yang dilestarikan puluhan tahun.
Gol Brahim Diaz tunjukkan kekuatan Los Blancos di Riazor
Real Madrid menekan sejak awal, meski Deportivo bertahan rapi di bawah kiper Leo Roman. Percobaan Camavinga dan Endrick sempat diamankan sebelum kebuntuan pecah di injury time babak pertama.
Diaz menerima bola panjang dari Lunin, menggiring dari area tengah ke kotak penalti, lalu menyelesaikan dengan tembakan rendah akurat. Skor 1-0 bertahan hingga peluit akhir meski tuan rumah sempat menekan di babak kedua. Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, laga ini jadi ujian ketiga Jose Mourinho bersama skuad baru.
Vinicius Junior bangun komunikasi dengan staf teknik Madrid
Vinicius tampil sebagai starter di lini serang bersama Endrick. Usai laga, ia berbincang dengan staf teknis sambil menertawakan bentuk trofi yang baru saja mereka juarai.
Gestur itu tidak terkesan meremehkan kompetisi, melainkan kelegaan dan kekompakan di ruang ganti. Di bawah Mourinho, momen seperti ini bisa dibaca sebagai signal mental longgar tapi tetap fokus sebelum musim resmi dimulai.
Sejarah panjang tren juara Teresa Herrera Los Blancos
Madrid sudah sembilan kali juara sebelumnya: 1949, 1953, 1966, 1976, 1978, 1979, 1980, 1994, dan 2013. Kemenangan atas Deportivo mengantarkan mereka ke gelar kesepuluh.
Deportivo baru saja memastikan promosi dan memandang duel ini sebagai ujian terakhir sebelum kembali ke La Liga. Edisi ke-81 tetap jadi panggung tradisional di Galicia yang ramai diikuti klub besar Spanyol.
Real Madrid siap hadapi laga terakhir sebelum La Liga
Los Blancos belum terkalahkan di pramusim: menang 4-1 atas Leganes, imbang 2-2 dengan Fiorentina, lalu 2-1 versus Ferencvaros, dan kini 1-0 di Riazor. Satu laga sisa menanti lawan Schalke 04 di Jerman.
Pembukaan La Liga dijadwalkan 22 Agustus melawan Espanyol. Mourinho memanfaatkan rotasi, termasuk penampilan Bernardo Silva dan Denzel Dumfries, untuk merapikan komposisi menjelang musim kompetisi penuh.







