Jakarta, Optimaise News – Deepal S05 REEV hadir lewat Indomobil Group dengan cara kerja yang membedakannya dari mobil listrik biasa. Model ini menjaga sensasi full-electric drive sepenuhnya di setiap putaran roda. Generator mandiri di dalamnya menghapus range anxiety, cocok buat perjalanan antarkota di Indonesia yang sering membuat pengemudi ragu.
Inti artikel
- Deepal S05 REEV hadir lewat Indomobil Group dengan cara kerja yang membedakannya dari mobil listrik biasa
- Model ini menjaga sensasi full-electric drive sepenuhnya di setiap putaran roda
- Generator mandiri di dalamnya menghapus range anxiety, cocok buat perjalanan antarkota di Indonesia yang sering membuat pengemudi ragu
Pada REEV, 100 persen penggerak roda berasal dari motor listrik. Mesin bensin efisien tidak pernah menyentuh roda. Ia hanya mengisi baterai secara otomatis saat daya menipis. Hasilnya tenaga instan dan kehalusan khas mobil listrik tetap utuh, tanpa ketergantungan mutlak pada SPKLU.
REEV Bukan Hybrid Biasa: Roda Hanya Digoyang Motor Listrik
REEV Deepal S05 bukan hybrid konvensional. Di hybrid biasa, mesin bensin kadang masih menggerakkan roda langsung. Di sini roda hanya digoyang motor listrik sepanjang waktu. Tenaga 160 kW dan torsi 320 Nm mengalir murni dari motor ke roda belakang.
Pengalaman berkendara terasa silent dan responsif seperti BEV murni. Tidak ada getaran atau jeda saat mesin bensin menyala. Sistem platform EPA1 RWD memastikan penyaluran daya tetap mulus. Ini yang membuat sensasi full-electric drive terjaga tanpa kompromi.
Banyak orang masih menyamakan REEV dengan hybrid. Padahal bedanya jelas. Roda tidak pernah menerima tenaga mekanis dari mesin bensin. Hanya motor listrik yang bekerja. Kehalusan dan akselerasi instan jadi ciri utama yang dipertahankan.
Mesin Bensin Cuma Jadi Generator Onboard Otomatis

Mesin bensin di REEV berfungsi murni sebagai generator onboard. Ia tidak terhubung ke roda sama sekali. Saat baterai menipis, sistem menyalakan mesin secara otomatis untuk mengisi daya. Pengemudi tidak perlu mengatur apa pun.
Prosesnya mirip genset mandiri yang selalu siap. Baterai 27,28 kWh mendapat isi ulang tanpa mengganggu laju kendaraan. Kamu tetap merasakan tarikan motor listrik yang lembut. Tidak ada perubahan karakter berkendara saat generator aktif.
Inilah inti teknologi REEV yang membedakannya. Mesin bensin hanya cadangan daya, bukan penggerak. Sistem mendeteksi level baterai lalu mengisi seperlunya. Hasilnya jangkauan jauh tanpa mengorbankan kehalusan full-electric.
Kombinasi Baterai Penuh Plus Tangki Penuh Tembus 1.100 Km

Dengan baterai penuh ditambah tangki bensin penuh, total jarak tempuh Deepal S05 REEV tembus lebih dari 1.100 km. Pure EV range dari baterai saja mencapai sekitar 170 km. Generator menambah sisa jarak secara signifikan.
Ambil contoh konkret rute Jakarta-Bali. Perjalanan jauh itu biasanya memicu range anxiety di EV murni. Kamu harus hitung lokasi SPKLU di setiap kota. Dengan REEV, generator siap mengisi baterai di tengah jalan. Tidak perlu khawatir kehabisan daya di tol atau pegunungan.
Kombinasi ini jadi solusi praktis buat infrastruktur charging yang belum merata. Fast charging 15 menit tetap tersedia bila ada SPKLU. Tapi cadangan bensin membuatmu bebas merencanakan perjalanan panjang tanpa stres mencari colokan.
Varian BEV Murni 470 Km untuk Kebutuhan Harian Kota
Selain REEV, Deepal S05 juga menawarkan varian BEV murni. Klaim jarak tempuhnya 470 km NEDC. Baterai LFP 68,8 kWh mendukung pemakaian harian di kota. Tenaga motor 200 kW dan torsi 290 Nm memberi respons lebih kencang untuk lalu lintas padat.
Pilih REEV jika kamu sering tempuh jarak jauh antarkota atau liburan ke luar kota. Generator mandiri menghapus kekhawatiran di rute panjang. Sebaliknya, pilih BEV murni jika aktivitasmu lebih banyak bolak-balik kantor atau jalan-jalan di dalam kota. Akses charging di rumah atau mall sudah cukup.
Kedua opsi memakai desain Symbiotic Aesthetics yang sama. Wheelbase 2.880 mm dan Cd 0,25 memberi ruang kabin lega serta efisiensi aerodinamika. Layar 15,4 inci Sunflower, AR-HUD, dan kursi ventilated-heated-memory jadi fitur interior yang memanjakan.
Mengapa Teknologi Ini Menjawab Keraguan Konsumen EV Lokal
Banyak konsumen Indonesia masih ragu beralih ke EV. Alasan utamanya infrastruktur SPKLU yang belum merata dan takut kehabisan daya di perjalanan jauh. REEV menjawab keraguan itu secara langsung. Ia tetap memberi pengalaman full-electric drive, plus cadangan bensin sebagai jaring pengaman.
Tenaga instan dan kehalusan tetap ada meski generator aktif. Tidak ada kompromi pada karakter mobil listrik. Dirancang untuk hilangkan kekhawatiran di rute seperti Jakarta-Bali, REEV jadi solusi anti-cemas tanpa ketergantungan mutlak pada stasiun pengisian.
Mobil ini masuk sebagai CBU dari Thailand. Rencana perakitan lokal CKD di Purwakarta sudah disiapkan Indomobil Group. Langkah itu berpotensi menekan harga ke depan. Pre-order sudah mencapai sekitar 300 unit. Minat tinggi menunjukkan teknologi REEV relevan buat pasar yang masih ragu pada EV murni. Harga mulai Rp500 jutaan dengan promo potongan hingga Rp20 juta untuk beberapa varian, termasuk REEV, menambah daya tarik di segmen SUV listrik.







