Petugas Pos IX Sagaranten memilih banjiri sumur sempit dengan air dari armada damkar. Mereka menolak opsi tarik paksa demi memanfaatkan gaya apung alami tubuh sapi pejantan. Langkah itu diambil agar evakuasi berlangsung aman tanpa cedera pada hewan maupun petugas yang terlibat.
Inti artikel
- Petugas Pos IX Sagaranten memilih banjiri sumur sempit dengan air dari armada damkar
- Mereka menolak opsi tarik paksa demi memanfaatkan gaya apung alami tubuh sapi pejantan
- Langkah itu diambil agar evakuasi berlangsung aman tanpa cedera pada hewan maupun petugas yang terlibat
Sapi pejantan seberat 500 kilogram milik warga Gojali akhirnya berhasil diselamatkan. Peristiwa dramatis itu terjadi Senin 20 Juli 2026 sore hari di Kampung Cihaur RT 09/RW 02 Desa Curugluhur Sagaranten Sukabumi. Tim damkar tiba cepat dan menerapkan teknik unik tersebut.
Tali Lepas, Sapi Pejantan Jatuh ke Sumur Dekat Kandang
Sore itu Gojali sedang menggembalakan sapinya di sekitar kandang. Tiba-tiba tali pengikat pejantan lepas dari genggamannya. Hewan seberat setengah ton itu langsung terperosok ke dalam sumur tua di dekatnya.
Jarak sumur dari kandang hanya 15 meter saja. Sumur tersebut sudah lama tidak digunakan dan kedalamannya mencapai enam meter. Diameter lubangnya cukup sempit sehingga sapi tidak bisa bergerak leluasa.
Posisi tubuh sapi di dasar sumur membujur menyulitkan. Hewan itu tampak panik namun tidak bisa keluar sendiri. Warga setempat segera melaporkan kejadian darurat ini ke pos pemadam kebakaran terdekat.
Empat Personel Tiba 10 Menit Hadapi Lubang Sempit 6 Meter
Laporan darurat diterima pukul 17.00 WIB. Empat personel Pos IX Sagaranten langsung bergerak menuju lokasi. Mereka terdiri dari Supyadin, Randi Koswara, Abdul Fatah, dan Ricky Gian Romansyah. Perjalanan memakan waktu hanya 10 menit.
Setibanya di tempat, tim langsung menilai situasi. Mereka menghadapi lubang sumur sempit sedalam enam meter. Sapi pejantan tergeletak membujur di dasarnya dengan ruang gerak sangat terbatas.
Kondisi itu menuntut kehati-hatian ekstra. Akses masuk ke sumur hampir mustahil untuk manusia. Petugas harus memikirkan metode yang tidak memperburuk keadaan hewan tersebut.
Webbing dan Towing Tak Cukup untuk Bobot Setengah Ton
Alat bantu yang tersedia hanyalah webbing tali lintasan dan towing kendaraan. Peralatan standar itu ternyata tak memadai untuk bobot setengah ton. Ruang terbatas di dalam sumur menambah kerumitan operasi.
Jika dipaksa ditarik, tali bisa putus atau melukai tubuh sapi. Risiko cedera juga mengancam petugas yang menarik. Mereka menyadari tarik paksa justru berbahaya di kondisi seperti ini.
Diskusi singkat di lokasi menghasilkan keputusan lain. Tim memilih pendekatan yang memanfaatkan sifat alami air. Cara itu dinilai lebih aman untuk semua pihak yang terlibat.
Selang Armada Isi Tiga Tangki hingga Sapi Naik ke Permukaan
Petugas segera menyambungkan selang dari unit damkar ke sumur. Air mulai dialirkan masuk ke dalam lubang sempit. Mereka terus mengisi hingga total tiga tangki air penuh terpakai.
Ketinggian air di dalam sumur naik secara bertahap. Tubuh sapi pejantan perlahan terdorong ke atas berkat tekanan air. Sifat alami yang membuat benda mengapung bekerja sempurna pada hewan itu.
Beberapa saat kemudian kepala sapi muncul di permukaan. Petugas siap membantu menariknya keluar dengan hati-hati. Sapi pejantan akhirnya berdiri kembali di tanah datar tanpa kesulitan.
Gaya Apung Jadi Kunci Selamatkan Hewan tanpa Risiko
Gaya apung menjadi kunci utama keberhasilan operasi penyelamatan ini. Petugas Yusuf menjelaskan bahwa teknik penggenangan dipilih supaya evakuasi lebih aman. Cara itu menghindari risiko cedera yang tinggi jika menggunakan tarik paksa.
Sapi pejantan milik Gojali keluar dari sumur dalam kondisi sehat. Tidak ada luka atau trauma yang terlihat pada tubuhnya. Warga dan petugas sama-sama lega melihat hasil tersebut.
Operasi sore itu menunjukkan kreativitas tim damkar di lapangan. Mereka memanfaatkan sumber daya yang ada untuk solusi efektif. Kejadian ini juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan saat menggembala hewan di dekat lubang terbuka.






