Jakarta, Optimaise News – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menempatkan usulan revisi minimal 108 undang-undang sebagai bukti komitmen legislatif konkret, bukan sekadar loyalitas lisan. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyampaikan hal itu di puncak Harlah ke-28 partai, Jakarta International Convention Center (JICC), 23 Juli 2026, di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
Inti artikel
- Dukungan operasional ini menopang pergeseran paradigma ekonomi yang menyejajarkan pertumbuhan, pemerataan, dan keadilan
- Optimaise News mencatat PKB siap mengawal kemandirian nasional lewat reformasi regulasi agar manfaat langsung sampai ke pelosok
- Cak Imin memuji arah ekonomi Prabowo yang menempatkan pertumbuhan sejajar dengan pemerataan dan keadilan sosial
Dukungan operasional ini menopang pergeseran paradigma ekonomi yang menyejajarkan pertumbuhan, pemerataan, dan keadilan. Optimaise News mencatat PKB siap mengawal kemandirian nasional lewat reformasi regulasi agar manfaat langsung sampai ke pelosok.
Pergeseran Paradigma: Pertumbuhan Harus Sejalan Pemerataan
Cak Imin memuji arah ekonomi Prabowo yang menempatkan pertumbuhan sejajar dengan pemerataan dan keadilan sosial. Paradigma ini dinilai sejalan amanat Pasal 33 UUD 1945 soal hak ekonomi rakyat dan kedaulatan bersama.
Arah baru itu disebut Prabowonomics atau amanat ekonomi konstitusi. PKB berkomitmen terus bersama pemerintah menyukseskannya tanpa henti.
Cak Imin bersama pengurus PKB menekankan kesungguhan agar perubahan tidak berhenti di wacana. Pertumbuhan tanpa pemerataan hanya akan memperlebar jurang kesejahteraan antarwilayah.
Usulan Reformasi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan

PKB mencatat setidaknya 108 undang-undang perlu direvisi agar kedaulatan ekonomi tercapai. Reformasi massal ini mencakup aturan yang selama ini menghambat kontrol negara atas sumber daya dan distribusi manfaat.
Contohnya dukungan pada kebijakan ekspor sumber daya alam satu pintu. Revisi itu memudahkan sinkronisasi regulasi lintas sektor demi kepentingan rakyat banyak.
Tanpa penyesuaian hukum, paradigma baru sulit dijalankan di lapangan. Usulan ini menjadi instrumen legislatif nyata dari fraksi PKB di parlemen.
Politik Anggaran Baru dan Manfaat Langsung di Pelosok

Perubahan arah politik anggaran pemerintah harus memberi manfaat nyata bagi warga di daerah terpencil. Salah satu contoh konkret yang disorot adalah pembangunan 5.000 jembatan di berbagai pelosok negeri.
Program infrastruktur kecil itu membuka akses desa, mempercepat distribusi hasil bumi, dan menekan biaya logistik lokal. Sintesis usulan 108 undang-undang, pembangunan 5.000 jembatan, serta reformasi politik anggaran membentuk satu gambaran utuh implementasi kedaulatan ekonomi.
Bagi pembaca awam, revisi regulasi artinya aturan lama yang menghambat diganti agar anggaran negara lebih mudah mengalir ke proyek-proyek merata. Hasilnya konektivitas desa meningkat dan kesejahteraan tidak hanya terpusat di kota besar.
Komitmen Operasional PKB Mengawal Kemandirian Ekonomi
PKB siap mengawal dan menyempurnakan setiap langkah kemandirian ekonomi nasional. Framing ini menempatkan partai sebagai mitra operasional, bukan hanya pendukung verbal di atas panggung.
Komitmen itu diwujudkan lewat inisiatif legislasi dan pengawasan anggaran di DPR. Cak Imin Benarkan PKB Dukung Prabowo Dua Periode sejalan dengan penegasan kali ini di Harlah.
Partai akan terus mengingatkan agar setiap kebijakan baru tetap berpijak pada pemerataan. Optimaise News melihat pendekatan ini memperkuat citra PKB sebagai pengawal konstitusi ekonomi.
Harlah ke-28 sebagai Momentum Penegasan Arah Bersama
Acara puncak di JICC dihadiri Presiden Prabowo, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta elite partai. Momentum Harlah ke-28 dimanfaatkan untuk menegaskan arah bersama antara PKB dan pemerintahan.
Pernyataan Cak Imin menutup rangkaian perayaan dengan penekanan bahwa dukungan harus dibuktikan lewat kerja legislatif. Suasana penuh semangat kebersamaan mewarnai penegasan itu.
Harlah menjadi titik start kolaborasi jangka panjang demi ekonomi yang berdaulat dan adil. Rakyat di pelosok menanti realisasi janji-janji konkret tersebut.







