Jakarta, Optimaise News – Lima orang ditunjuk memimpin likuidasi setelah keputusan pembubaran sukarela di dana pensiun bank. Tanggal efektif ditetapkan 30 April 2026 untuk Bank CIMB Niaga meski surat keputusan baru keluar 13 Juli 2026.
Inti artikel
- Lima orang ditunjuk memimpin likuidasi setelah keputusan pembubaran sukarela di dana pensiun bank
- Tanggal efektif ditetapkan 30 April 2026 untuk Bank CIMB Niaga meski surat keputusan baru keluar 13 Juli 2026
- Otoritas Jasa Keuangan menerbitkan KEP-53/D.05/2026 pada 13 Juli 2026
Optimaise News menyoroti penunjukan tim ini sebagai inti utama. Proses berawal dari permohonan pendiri. Bukan sanksi. Fokus kini beralih ke penyelesaian hak peserta secara tertib dan transparan.
SK OJK dan Tanggal Efektif yang Berlaku Mundur
Otoritas Jasa Keuangan menerbitkan KEP-53/D.05/2026 pada 13 Juli 2026. Isinya menetapkan pembubaran Dana Pensiun Bank CIMB Niaga. Tanggal efektifnya 30 April 2026.
SK tersebut berlaku mundur. Selisih waktu hampir tiga bulan antara efektif dan penerbitan. Pengumuman publik baru menyebar sekitar 22 hingga 23 Juli 2026.
Timeline lengkapnya permohonan pendiri lebih dulu diajukan. Lalu SK terbit Juli. Efektif April. Baru diumumkan akhir Juli. Framing berlaku mundur ini jadi poin penting. Peserta perlu paham urutan agar tidak bingung soal status hukum sejak April.
Siapa Saja yang Ditunjuk Memimpin Likuidasi

Ketua yang ditunjuk adalah Ferdinand Renaldi Wawolumaya. Empat anggota mendampinginya. Mereka adalah Ilvia R. M. Aritonang, Michael Mangasa Halomoan Hutabarat, Nency W. Abdullah, dan Roni Nofriyanto.
Daftar terstruktur ini memudahkan pemindaian. Tidak tercerai berai di teks panjang. Semua nama resmi sesuai pengumuman OJK.
Tim ini memimpin di bank cimb niaga. Mereka bertugas sampai proses likuidasi tuntas total. Tidak ada tambahan personel di luar lima orang tersebut. Format scan-friendly membantu pemantauan publik.
Alasan Resmi: Permohonan dari Pendiri Dana Pensiun

Alasan resmi yang dicatat OJK adalah permohonan dari pendiri dana pensiun. Permohonan itu dikabulkan sehingga status pembubaran sukarela. I Wayan Wijana dari OJK menegaskan langkah ini murni inisiatif internal.
Bukan karena pelanggaran atau sanksi paksa. Ini inisiatif pendiri. Konteks praktis membantu pembaca fokus ke proses bukan isu negatif.
Pembubaran dana pensiun bank seperti ini wajar jika pendiri menilai sudah tidak diperlukan lagi. Peserta dilindungi lewat aturan ketat OJK. Tidak ada gejolak yang menyertai keputusan.
Tugas Tim Likuidator dan Lokasi Operasional
Tugas mereka menjalankan likuidasi sesuai ketentuan pembubaran dana pensiun. Harus selesaikan hak dan kewajiban semua pihak. Proses dilangsungkan secara bertahap demi ketertiban.
Lokasi operasional sama dengan alamat lama dana pensiun. Gedung Bank CIMB Niaga Lantai 2, Jalan RS Fatmawati Nomor 20, Jakarta Selatan 12420.
Kesamaan alamat operasional ini memudahkan. Pihak terkait tidak perlu cari lokasi baru. Tim siap melayani di sana selama proses berjalan. Efisiensi jadi kunci penyelesaian.
Apa yang Harus Diselesaikan dalam Proses Likuidasi
Yang utama diselesaikan adalah hak peserta atas manfaat pensiun. Juga kewajiban lembaga seperti aset yang perlu dicairkan atau penyesuaian akhir. Semua harus sesuai regulasi OJK penuh.
Likuidator wajib patuh pada ketentuan. Setelah semua tuntas dana pensiun bank resmi bubar. Pengumuman lanjutan bisa diikuti lewat OJK atau langsung ke tim.
Dengan demikian proses diharapkan lancar. Transparan dan melindungi semua pemangku kepentingan tanpa sisa masalah. Optimaise News akan pantau perkembangan lebih lanjut agar pembaca selalu update.
FAQ seputar Pembubaran Dana Pensiun Bank CIMB Niaga
Mengapa disebut berlaku mundur?
Karena tanggal efektif 30 April 2026 lebih dulu dari SK 13 Juli 2026. Status hukum dihitung dari April sesuai keputusan OJK.
Siapa ketua tim likuidator yang ditunjuk?
Ferdinand Renaldi Wawolumaya sebagai ketua bersama empat anggota yang sudah disebutkan lengkap di atas.
Apakah alamat likuidator berubah dari sebelumnya?
Tidak. Tetap di Gedung Bank CIMB Niaga Lt. 2 Fatmawati Jakarta Selatan. Sama seperti alamat dana pensiun semula.







