Juventus menutup laga persahabatan pertama musim 2026/2027 dengan skor 0-0 saat bertandang ke Basel, Sabtu 18 Juli 2026. Kick-off pukul 15.30 waktu setempat di St. Jakob-Park menandai debut singkat Jeff Ekhator yang terpaksa diganti karena cedera di menit ke-28.
Luciano Spalletti memakai basel vs juventus sebagai laboratorium rotasi di tengah absensi panjang pemain terkait Piala Dunia. Menurut pantauan Optimaise News, rekrutan baru Zeki Celik juga belum masuk daftar yang dibawa ke Swiss.
Absensi pemain kunci dan daftar skuad yang dipanggil Spalletti
Sejumlah bintang Bianconeri absen karena masih terikat agenda Piala Dunia. Nama-nama yang tidak tersedia mencakup Bremer, Koopmeiners, Yildiz, McKennie, Conceicao, Jonathan David, dan Nico Gonzalez.
Celik, bek kanan Turki yang baru bergabung gratis dari Roma, belum dipanggil sama sekali. Spalletti hanya membawa skuad campuran antara senior dan opsi muda untuk menimbang ritme pramusim.
Di antara yang dibawa, kiper diisi Di Gregorio, Perin, serta Pinsoglio. Lini belakang memuat Kalulu, Gatti, Kelly, Cambiaso, Rugani, Cabal, dan beberapa pemain akademi.
Sektor tengah dan serang menampilkan Locatelli, Douglas Luiz, Miretti, Arthur, Adzic, Boga, Zhegrova, Ekhator, Openda, Milik, Joao Mario, ditambah nama-nama muda seperti Rouhi, Owusu, Gil Puche, Oboavwoduo, Licina, Durmisi, dan Van Aarle. Formasi awal Juventus disusun 4-2-3-1.
Debut Ekhator terhenti cedera di menit ke-28

Ekhator menjadi sorotan karena ini penampilan perdananya bersama Bianconeri. Mantan pemain Genoa itu memulai sebagai striker tunggal di depan formasi Spalletti.
Pada menit ke-28 ia terlibat benturan, lalu rebah sambil mengeluhkan area lutut. Ia sempat berdiri dan terlihat siap melanjutkan, tetapi pelatih segera menariknya digantikan Openda.
Saat istirahat babak pertama, laporan Sky menyebutkan kemungkinan masalah otot paha. Debut yang ditunggu fans pun berakhir dalam waktu kurang dari setengah jam.
Rotasi hampir total di babak kedua dan peluang yang terbuang
Memasuki babak kedua, Spalletti mengganti hampir seluruh starter. Openda yang sudah masuk menggantikan Ekhator menjadi satu-satunya yang bertahan di lapangan dari gelindingan awal babak kedua.
Peluang tetap muncul meski susunan berubah-ubah. Sekitar menit ke-40, Cambiaso melepaskan tendangan kaki kiri dari jarak 25 meter yang melebar tipis.
Douglas Luiz sempat mencoba sentuhan jarak dekat, namun kiper Basel menghentikannya. Boga juga dihadang Omlin, sementara Adzic menembak keras dari jarak dekat yang ditepis.
Di sisi Basel, free-kick Xherdan Shaqiri di menit ke-45 digagalkan Di Gregorio. Menjelang akhir, Miretti memanfaatkan blunder build-up lawan lalu berhadapan satu lawan satu, tetapi tembakannya diblok.
Ada pula ketegangan singkat di bangku cadangan setelah pelanggaran Locatelli terhadap Metinho. Spalletti sempat menukas kepada pelatih Basel, Stephan Lichtsteiner: “Kami tidak mengatakan apa-apa”.
Latar venue bersejarah St. Jakob-Park serta kesiapan Basel
St. Jakob-Park menyimpan memori manis bagi Juventus. Di stadion yang sama pada 1984, Bianconeri menundukkan Porto 2-1 di final Piala Winners, trofi yang diangkat kapten Gaetano Scirea.
Kini lawan mereka dilatih eks winger Juventus, Stephan Lichtsteiner. Basel datang dengan kesiapan relatif lebih matang karena kompetisi domestik Swiss segera dibuka pada 25 Juli melawan Servette.
Susunan Basel memakai 4-2-3-1 dengan Omlin di bawah mistar, didukung Tsunemoto, Daniliuc, Cissé, Metinho, Malachowski, Shaqiri, Otele, dan Ajeti di depan. Satu kartu kuning dicatat untuk Cambiaso dari pihak Juventus.
Untuk pembaca yang mencari Basel vs Juventus live score, H2H and lineups, laga ini belum banyak memberi indikasi kualitas musim depan. Data Basel-Juventus Head-to-head di level formal kompetisi Eropa pun terpisah dari konteks uji coba pramusim ini.
Hasil akhir 0-0 dan peluang yang nyaris tercipta
Skor basel juventus jul tetap 0-0 hingga peluit akhir. Tidak ada pencetak gol, dan kedua tim lebih banyak menguji rotasi ketimbang memaksakan kemenangan.
Spalletti sebelumnya menekankan bahwa Juventus masih jauh dari ambisi Scudetto. Ia menyatakan: “Kami menyadari kekurangan kami, namun kami juga tahu kemampuan yang kami miliki.”
Dalam ringkasan Optimaise News, laga ini lebih berfungsi sebagai pemanasan struktural setelah lima hari pemusatan latihan. Rutinitas pramusim berlanjut, sementara pemulihan Ekhator dan kesiapan skuad absen akan jadi isu berikutnya.
Hasil imbang tanpa gol wajar untuk uji coba perdana, tetapi frekuensi peluang yang gagal dimanfaatkan menjadi catatan evaluasi staf kepelatihan. Fans menanti komposisi lebih lengkap saat bintang Piala Dunia mulai kembali.







