Malang, Optimaise News – Seorang pengendara Honda Beat bernomor N 3886 EEO, SA (37), bersama anak yang diboncengnya meninggal di tempat kejadian usai tabrakan adu banteng dengan Mitsubishi L-300 di Jalan Raya Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjingwetan, Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska menyampaikan, motor yang melaju dari timur ke barat di jalur menurun diduga mengambil haluan terlalu kanan saat mendahului truk tak dikenal hingga masuk lajur lawan.
Inti artikel
- Di lokasi, SA berupaya mendahului kendaraan di depannya
- Manuver itu membuat roda motor melewati batas jalur
- Dari arah berlawanan datang L-300 bernomor N 9626 EC
Dalam rangkuman Optimaise News, penumpang ketiga, LN (32), mengalami luka dan ikut dievakuasi, sementara pengemudi L-300, Hasan Basori (41), dilaporkan hanya terluka ringan. Kedua korban tewas dilarikan ke RSUP Turen bersama LN untuk penanganan dan administrasi.
Korban dan kronologi tabrakan adu banteng
Menurut keterangan AKP Alif, rangkaian kejadian berawal saat Honda Beat membawa SA, anaknya, dan LN melaju ke barat. Di lokasi, SA berupaya mendahului kendaraan di depannya. Manuver itu membuat roda motor melewati batas jalur.
Dari arah berlawanan datang L-300 bernomor N 9626 EC. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat kedua pengemudi tidak punya ruang menghindar. Tabrak depan terjadi keras, korban motor terpental, dan SA serta anaknya dinyatakan meninggal di TKP akibat luka serius.
Bagian depan kedua kendaraan rusak berat. Petugas gabungan kemudian mengevakuasi seluruh korban ke RSUP Turen. Unit Laka Lantas Polres Malang memulai pemeriksaan di lapangan.
Penyebab langsung: motor terlalu berhaluan kanan
“Kendaraan sepeda motor melaju dari timur ke barat lalu mendahului truk yang tidak dikenal dan terlalu berhaluan ke kanan hingga melewati batas jalur,” ujar Alif. Ia menegaskan jarak yang sudah rapat menyebabkan tidak ada peluang elak yang aman.
Optimaise News mencatat dari keterangan itu bahwa manuver mendahului di jalur menurun memperbesar risiko masuk lajur lawan. Analisis urutan lalu lintas dari pernyataan polisi menunjuk kelalaian posisi di lajur lawan sebagai faktor penentu, bukan sekadar kontroversi merek kendaraan.
Bagi pengendara motor di jalan lokal, kejadian ini menjadi pengingat agar menunda mendahului bila jarak pandang terbatas, terutama mendekati sore ketika cahaya mulai berubah.
Tim laka lantas Polres Malang olah TKP
Polisi melakukan olah TKP di Jalan Raya Desa Druju. Unit Laka Lantas mengumpulkan keterangan, memeriksa kondisi kendaraan, dan memastikan rangkaian peristiwa secara lebih lengkap.
Penyelidikan masih berjalan. Belum ada pernyataan resmi di luar kronologi yang sudah disampaikan Kasatlantas tentang status hukum pengemudi atau putusan akhir perkara.
Kerusakan kendaraan dan penanganan di RSUP Turen
Benturan depan merusak struktur depan motor dan L-300. SA serta anaknya tewas di lokasi; LN luka-luka. Semua korban dievakuasi ke RSUP Turen.
Hasan Basori (41) sebagai pengemudi L-300 hanya mengalami luka ringan menurut informasi penanganan lapangan. Dokumen olah TKP Humas Polres Malang turut menjadi rujukan visual petugas di lokasi.
Kasus mirip adu banteng motor-pikap di Ponorogo
Peristiwa serupa pernah terjadi di Ponorogo: Al Hafidz Sandiaga Ashari (7), anak Kepala Desa Kalisat Imron Ashari (55), tewas usai motor Scoopy adu banteng dengan pikap Daihatsu di Jalan Ponorogo-Bungkal KM 15-16, Desa Bancar, Kecamatan Bungkal. Kejadian terekam CCTV warga di depan toko daging sapi Mbak Putri.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo Abdul Kholik menjelaskan pikap AE-1023-TF dikemudikan Zahrial Zamzami (46) melaju terlalu ke kanan hingga tabrak depan. Imron dan istri Siti Remolah (48) luka dirawat di RSUD dr Harjono; pengemudi pikap hanya luka lecet.
Perspektif perbandingan dengan Sumbermanjingwetan menunjukkan pola yang berulang: kendaraan roda dua atau penumpangnya rentan saat berhadapan front-to-front dengan kendaraan niaga di lajur yang menyempit. Waspada saat mendahului di jalan menurun sore hari, jaga lajur, dan jangan memaksakan overtaking jika jarak ke lawan arah sudah dekat.







