Jakarta, Optimaise News – Asep Nana Mulyana sebagai Wakil Jaksa Agung menolak tegas anggapan bahwa pergantian pejabat struktural di Kejaksaan Agung berkaitan dengan penanganan perkara Febrie Adriansyah. Klarifikasi itu disampaikan di Gedung Kejagung, Jakarta, Jumat 24 Juli 2026.
Inti artikel
- Klarifikasi itu disampaikan di Gedung Kejagung, Jakarta, Jumat 24 Juli 2026
- Sebanyak 29 pejabat struktural dimutasi atau dipromosikan lewat Keputusan Jaksa Agung Nomor 831 Tahun 2026 yang ditetapkan 22 Juli 2026
- Langkah tersebut digambarkan sebagai penyegaran organisasi yang sudah diprogram jauh sebelumnya dan bersifat rutinitas lembaga
Sebanyak 29 pejabat struktural dimutasi atau dipromosikan lewat Keputusan Jaksa Agung Nomor 831 Tahun 2026 yang ditetapkan 22 Juli 2026. Langkah tersebut digambarkan sebagai penyegaran organisasi yang sudah diprogram jauh sebelumnya dan bersifat rutinitas lembaga.
Penyegaran Organisasi Bukan Reaksi terhadap Perkara Tertentu
Asep menekankan bahwa jadwal mutasi disusun dalam rencana kerja internal jauh hari. Ia menepis narasi yang menghubungkan pergantian pejabat dengan dinamika kasus yang sedang berjalan di jajaran pusat.
Konteks publik sempat diwarnai liputan di pertengahan Juli. Judul [HEADLINE NEWS, 15/07] Kejagung Usulkan Rotasi Jabatan sempat memunculkan spekulasi soal arah pergantian. Pelaksanaan mutasi terbaru kini diklaim murni mengikuti kalender organisasi.
Menurut pantauan Optimaise News, penegasan resmi ini ditujukan agar publik memisahkan manajemen sumber daya manusia dari proses penanganan perkara. Lembaga ingin menjaga citra bahwa rotasi pejabat tidak menjadi instrumen reaksi terhadap nama tertentu.
Rincian Pergantian di Direktur Penyidikan dan Kejaksaan Tinggi

Posisi Direktur Penyidikan pada jajaran Jampidsus kini diisi Rinaldi Umar. Ia merupakan eks Wakil Kajati Banten. Ia menggantikan Syarief Sulaeman Nahdi yang berpindah ke pos Direktur III Jamintel.
Muhammad Syarifuddin naik pangkat menjadi Kajati Sulawesi Selatan. Kursi yang ditinggalkannya kemudian diisi Erich Folanda. Erich datang dari pengalaman sebelumnya sebagai eks Wakil Kajati Jateng.
Di wilayah Sumatera, Taufan Zakaria ditetapkan sebagai Kajati Lampung. Teuku Rahmatsyah mengisi jabatan Kajati Aceh. Pola pergeseran lintas provinsi ini menunjukkan cakupan rotasi yang mencakup pusat dan daerah sekaligus.
Seluruh nama di atas masuk dalam daftar 29 pejabat yang terdampak SK 831 Tahun 2026. Perubahan jabatan disusun agar rantai komando tetap utuh selama proses transisi berlangsung.
Pelantikan Empat Pejabat Eselon I di Hari yang Sama

Bersamaan dengan pengumuman mutasi, berlangsung pelantikan eselon I. Kuntadi ditunjuk memimpin Jampidsus. Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengisi Jampidum.
Harli Siregar dilantik sebagai Kabandiklat. Patris Yusrian Jaya menjadi Kepala BPA. Keempat pejabat memperkuat struktur pimpinan tertinggi di bidang masing-masing.
Rangkaian pelantikan dan mutasi yang berdekatan menandakan koordinasi manajemen yang sudah disiapkan. Lembaga berupaya memastikan pergantian pejabat tidak mengganggu kinerja penuntutan maupun penyidikan.
Optimaise News melihat keserentakan agenda ini sebagai sinyal bahwa pimpinan Kejaksaan Agung ingin menutup ruang spekulasi dengan langkah formal yang transparan. Publik diberi daftar nama dan dasar hukum yang jelas.







