Jakarta, Optimaise News – Mikel Arteta memimpin daftar manajer dengan masa kerja terpanjang di Premier League musim 2026/27. Pelatih Arsenal itu sudah di bangku The Gunners sejak 2019 dan kini menjadi wajah paling senior usai era Jurgen Klopp serta Pep Guardiola tidak lagi mendominasi daftar tenure.
Inti artikel
- Mikel Arteta memimpin daftar manajer dengan masa kerja terpanjang di Premier League musim 2026/27
- Gelar Premier League 2025/26 memperkuat posisinya di puncak ranking senioritas sebelum musim baru dimulai
- Lima nama teratas disusun berdasarkan tahun mulai kerja di klub masing-masing
Menurut pantauan Optimaise News, Arteta juga satu-satunya di papan atas yang sudah meraih trofi liga. Gelar Premier League 2025/26 memperkuat posisinya di puncak ranking senioritas sebelum musim baru dimulai.
Lima manajer paling lama masa kerja di Premier League
Lima nama teratas disusun berdasarkan tahun mulai kerja di klub masing-masing. Arteta (Arsenal, 2019) di urutan pertama. Unai Emery (Aston Villa, 2022) menyusul di posisi kedua.
Daniel Farke (Leeds, 2023) mengisi peringkat ketiga. Regis Le Bris (Sunderland) dan Fabian Hurzeler (Brighton) sama-sama sejak 2024, menempati posisi keempat dan kelima.
| Peringkat | Manajer | Klub | Sejak |
|---|---|---|---|
| 1 | Mikel Arteta | Arsenal | 2019 |
| 2 | Unai Emery | Aston Villa | 2022 |
| 3 | Daniel Farke | Leeds | 2023 |
| 4 | Regis Le Bris | Sunderland | 2024 |
| 5 | Fabian Hurzeler | Brighton | 2024 |
Ringkasan di atas merangkum sintesis ranking yang jarang ditampilkan utuh di liputan gelar saja. Pembaca bisa melihat seberapa jauh Arteta unggul dari rekan-rekannya yang lebih baru.
Era Klopp dan Guardiola berakhir dominasi
Satu dekade terakhir, Klopp dan Guardiola sering disebut sebagai manajer paling lama masa kerja sekaligus rival papan atas. Situasi itu berubah memasuki musim 2026/27.
Keduanya tidak lagi mengisi posisi senioritas tertinggi di liga. Ruang itu diisi Arteta dan manajer-manajer yang bertahan lebih lama di klubnya masing-masing.
Pergeseran ini menandai babak baru Premier League. Stabilitas bangku pelatih tidak lagi digambarkan lewat duet Liverpool-City di era sebelumnya.
Sembilan manajer baru hadir di Liga Inggris
Musim mendatang mencatat sembilan manajer baru di Liga Inggris. Di antaranya Andoni Iraola di Liverpool, Enzo Maresca di Manchester City, dan Xabi Alonso di Chelsea.
Iraola pernah melatih Bournemouth. Maresca pernah memegang Chelsea. Keduanya tetap dihitung sebagai manajer baru di klub tujuan masing-masing untuk musim depan.
Gelombang pergantian ini membuat daftar tenure lebih pendek di banyak klub besar. Arteta, Emery, dan Farke justru menonjol karena bertahan lebih lama.
Peringkat detail masa kerja manajer Premier League
Di luar lima besar, pergantian di Liverpool, City, dan Chelsea mempertegas betapa jarangnya manajer bertahan lama di puncak. Optimaise News mencatat, konteks itu yang membuat posisi Arteta semakin menonjol di awal musim 2026/27.
Le Bris dan Hurzeler baru dua musim di Sunderland dan Brighton, tetapi sudah masuk lima teratas. Fakta itu menggambarkan seberapa cepat rotasi pelatih terjadi di liga.
Emery di Villa sejak 2022 menjadi jembatan antara generasi Arteta dan pelatih yang datang belakangan. Farke di Leeds sejak 2023 melengkapi urutan tengah ranking.
Mengapa Arteta satu-satunya yang menang trofi liga
Arteta bukan hanya paling senior. Dia satu-satunya di daftar itu yang sudah menjuarai Premier League sebagai pelatih. Arsenal mengunci gelar 2025/26 setelah Manchester City ditahan Bournemouth 1-1, lalu menutup musim dengan 85 poin usai menang 2-1 atas Crystal Palace.
Gelar itu adalah Premier League ke-14 Arsenal dan yang pertama sejak 2004, setelah 22 tahun. Arteta menjadi manajer kedelapan yang membawa The Gunners juara liga, dan yang termuda di usia 44 tahun 54 hari.
Dia juga meraih Manajer Terbaik Liga Inggris 2025/26 lewat pemungutan suara publik dan panel pakar, mengalahkan Keith Andrews, Michael Carrick, Pep Guardiola, Andoni Iraola, dan Regis Le Bris. Arteta adalah pelatih Arsenal pertama yang meraih penghargaan itu sejak Arsene Wenger.
Rekor lain: manajer pertama yang juara liga bersama klub yang pernah dia bela sebagai pemain (Arsenal 2011-2016), plus persentase kemenangan tertinggi di Arsenal, 60,4 persen atau 212 dari 351 laga. Fondasi musim juara ditopang 19 clean sheet dan hanya 27 gol kebobolan.







